
Nexify - Nama Boaz Solossa dan Yustinus Pae kini banyak diperbincangkan. Sebab, dua pemain senior itu dikabarkan bakal terdepak dari skuad Persipura Jayapura untuk musim 2021/2022.
Boaz Solossa dan Pae tidak kunjung bergabung dengan pemusatan latihan Persipura di Batu, Malang sebagai persiapan Liga 1 dan Piala AFC 2021.
Pelatih Persipura, Jacksen Tiago, menolak menjelaskan permasalahan yang terjadi dan meminta polemik ini untuk ditanyakan kepada Boaz Solossa dan Pae.
"Mengenai masalah kedua pemain tersebut, alangkah baiknya kalau ditanyakan langsung kepada mereka berdua, terkait alasan dan masalahnya apa," kata Jacksen kepada Bola.com, Sabtu (3/7/2021).
Kata Benhur Tommy Mano
Ketua Persipura, Benhur Tommy Mano, melemparkan polemik itu kepada Jacksen dan kedua pemain tersebut.
"Untuk dua orang tersebut, kami tidak bisa berkomentar, mungkin bisa tanya langsung ke yang bersangkutan," tutur Benhur dinukil dari RRI, Minggu (4/7/2021).
"Untuk pemain, kami menyerahkan penuh kepada pelatih. Sebab pelatih yang dekat dengan pemain. Kalau mereka indisipliner, mereka sudah ada komitmen. Waktu tanda tangan kontrak, sudah jelas kami serahkan penuh kepada pelatih untuk mengurus dan menangani kalau ada indisipliner."
"Sebab kami butuh tim ini untuk berkualitas dan berbuat yang terbaik untuk Papua dan sepak bola serta menjaga nama baik orang Papua," jelas Benhur.
Legenda
Boaz Solossa dan Pae adalah legenda hidup Persipura. Keduanya telah membela tim berjulukan Mutiara Hitam itu sejak 2000-an.
Khusus Boaz, pemain yang karib dipanggil Bochi ini adalah talenta terbaik bagi Persipura. No debat! Bomber kelahiran Sorong, Papua itu telah mempersembahkan lima gelar Liga Indonesia, termasuk Indonesia Soccer Championship (ISC) A untuk Mutiara Hitam.
Nama Boaz meroket pada 2004. Bochi dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2004 ketika masih berusia 18 tahun!
"Boaz pemain istimewa. Di usianya yang sangat muda permainannya terlihat amat matang. Saya berharap para pemain senior membantunya, agar ia bisa membawa dampak yang menguntungkan bagi tim," kata pelatih Timnas Indonesia kala itu, Peter Withe.
Sejak saat itu, peran Boaz di Timnas Indonesia tidak tergantikan hingga 2018, kecuali ia menderita cedera dan terpaksa absen.
Boaz pernah dua kali mengalami cedera parah di Timnas Indonesia. Pertama, di Piala AFF 2014 ketika kakinya patah setelah ditekel bek Singapura, Baihakki Khaizan.
Cedera kedua Boaz di Timnas Indonesia tidak kalah mengerikan. Adik dari Ortizan Solossa ini mengalami patah tulang kaki kanan ketika melawan Hong Kong pada 2007.
Boaz terpaksa menepi selama hampir dau tahun akibat dua cedera parah itu.
RSSSF merangkum, sejak periode 2004-2018, Boaz bermain 48 kali untuk Timnas Indonesia dan mencetak 14 gol.
Loyalitas

Loyalitas menjadi sebuah barang mahal di sepak bola. Godaan materi membuat kesetiaan mudah tergadaikan. Namun, masih ada pemain di Liga Indonesia yang betah membela satu klub dalam kurun waktu yang lama.
Boaz dan Pae telah memperkuat Mutiara Hitam itu lebih dari sepuluh tahun. Nama pertama pada 2004, sedangkan sosok kedua sejak 2007.
Dalam kurun waktu tersebut, Persipura empat kali menjuarai Liga Indonesia pada 2005, 2008-2009, 2010-2011, 2013 plus satu gelar Indonesia Soccer Championship (ISC) A, kejuaraan pengganti kompetisi pada 2016.
Ketiganya terbilang tidak pernah berpaling dari Persipura. Khusus Boaz, Bochi pernah dipinjamkan ke Borneo FC dan klub Timor Leste, Carsae pada 2015 dan 2016. Namun, kala itu, kompetisi berhenti dan Mutiara Hitam sedang vakum.
"Belum ada pemain yang setia seperti Boaz dan Eduard Ivakdalam. Saya sangat salut dengan mereka. Mereka begitu setia membela tanah kelahirannya," ujar Ketua Persipura, Benhur Tomi Mano, pada Desember 2017.
"Mungkin zaman sudah berubah dan kami tak bisa larang pemain untuk pindah. Jadi sudah sulit sekali memang punya pemain seperti Boaz. Dia bermain dengan hati, bukan kejar uang semata. Kesetiaan seperti Baoz menjadi barang mahal saat ini," terangnya.
Kata Data mencatat Boaz adalah pencetak gol terbanyak keempat di era Liga Indonesia. Bochi membukukan 176 gol, hanya kalah dari Christian Gonzales, Budi Sudarsono, dan Bambang Pamungkas.
Disadur dari Bola.com (Penulis: Muhammad Adiyaksa/Yus Mei Sawitri, 5 Juli 2021)
Baca Ini Juga:
- Lebih Dekat dengan Robert Alberts dan Legiun Belanda di 'Persib BanDutch'
- Marc Klok, Mohammed Rashid, dan Stok Lini Tengah Persib Bandung yang Mengerikan
- 5 Pemain Persebaya dengan Nilai Pasar Termahal
- Persipura Depak Boaz Solossa dan Yustinus Pae?
- Iwan Setiawan Harap PPKM Darurat Tak Berdampak terhadap Program Persela
- Tampil pada Laga Uji Coba, Penampilan Ivan Carlos Belum Sesuai Ekspektasi
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 01:38Link Streaming Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Ekuador
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 00:30Link Live Streaming Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 23:32Jelang Lawan Kroasia, Skuad Inggris Sempat Dihantui Ancaman Tornado
-
Liga Spanyol 14 Juni 2026 23:15Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
-
Liputan6 14 Juni 2026 23:54Dari Istana ke Istiqlal, Ini Agenda Presiden Jerman di Jakarta
-
Liputan6 14 Juni 2026 23:30Tempat Menonton Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026
-
Liputan6 14 Juni 2026 21:55Presiden Jerman Kunjungi Jakarta Besok, 10 Ruas Jalan Ditutup Sementara
MOST VIEWED
Dean Huijsen Liburan ke Bali Usai Tak Main di Piala Dunia 2026, Jaga Kebugaran dengan Berlatih di Markas Bali United
Borneo FC Tunjuk Mantan Pelatih Benfica U-15 Sebagai Pengganti Fabio Lefundes, PSM CLBK dengan Darije Kalezic
Persib Masuk Grup Sulit di ASEAN Club Championship, Igor Tolic Justru Antusias Hadapi Raksasa Asia Tenggara
Resmi! Mentahkan Rumor Persija, Borneo FC Ikat Nadeo Argawinata hingga 2029 dan Pagari Rivaldo Pakpahan 4 Tahun ke Depan
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























