Piala Presiden Bertransformasi, Mulai 2027 Jadi Agenda Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Piala Presiden Bertransformasi, Mulai 2027 Jadi Agenda Timnas Indonesia di FIFA Matchday
Para pemain starteer Timnas Indonesia saat melawan Kamboja pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) (c) Kapanlagi.com/Budy Santoso

Nexify - Erick Thohir mengungkapkan Piala Presiden bakal memasuki babak baru mulai 2027. Turnamen yang selama ini dikenal sebagai ajang pramusim klub direncanakan berubah menjadi agenda Timnas Indonesia pada kalender FIFA Matchday.

Menurut Erick, perubahan tersebut sejalan dengan perkembangan kompetisi sepak bola nasional dalam beberapa musim terakhir. Kehadiran League Cup membuat PSSI mulai menyusun peran baru bagi Piala Presiden.

Ke depan, Piala Presiden diharapkan menjadi ajang internasional bagi Timnas Indonesia, mirip dengan King's Cup yang rutin digelar Thailand. PSSI berharap turnamen tersebut bisa menjadi sarana meningkatkan kualitas Garuda melalui pertandingan melawan tim-tim luar negeri.

Penjelasan Erick Thohir

Penjelasan Erick Thohir

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan pidato di malam penutupan Piala Presiden 2025 (c) Nexify/Bagaskara Lazuardi

Piala Presiden kali pertama digelar pada 2015 ketika sepak bola Indonesia sedang menghadapi masa sulit akibat sanksi yang dijatuhkan kepada PSSI.

Saat itu, turnamen tersebut itu berlangsung untuk memberikan ruang bagi klub-klub yang tidak memiliki kegiatan.

"Ya, karena memang Liga sudah punya Piala Liga sekarang. Kita tahu, Pak Maruarar Sirait dan saya membangun Piala Presiden ini pada 2015 ketika PSSI itu disanksi," ujar Erick Thohir setelah babak final Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8/2026).

"Jadi klub-klub datang ke kami meminta tolong kalau bisa ada kegiatan. Dan alhamdulillah bisa berjalan delapan tahun," jelasnya.

Melihat Peluang

Melihat Peluang

Selebrasi Sandy Walsh usai mencetak gol untuk Timnas Indonesia pada laga Piala AFF 2026 lawan Kamboja (c) Budy Santoso/Kapan Lagi

Seiring berjalannya waktu, jumlah partai yang harus dijalani klub makin meningkat. Sementara di sisi lain, keberadaan League Cup juga mulai mendapatkan pengakuan yang lebih luas.

Karena itu, PSSI melihat peluang untuk mengembangkan Piala Presiden ke format yang berbeda. Satu di antara opsi yang sedang dikaji adalah menjadikannya sebagai turnamen yang melibatkan tim nasional.

Erick Thohir mencontohkan Thailand yang telah memiliki King's Cup sebagai turnamen internasional untuk tim nasional. Kejuaraan tersebut telah berlangsung selama 58 tahun dan menjadi kejuaraan rutin setiap tahun

"Nah tidak ada salahnya, kita coba tingkatkan kualitasnya. Salah satunya bagaimana Piala Presiden ini bisa menjadi pertandingan tim nasional, seperti juga yang sudah dilakukan oleh Thailand yaitu King's Cup, yang sudah berjalan hampir 20 tahun lebih," ucap Erick Thohir.

Masih Terus Dibahas

Namun, Erick Thohir menegaskan masih ada sejumlah keadaan yang harus dibahas sebelum konsep tersebut benar-benar diterapkan. Misalnya adalah penyesuaian dengan kalender internasional yang ditetapkan FIFA.

PSSI juga perlu memastikan Piala Presiden dapat digelar pada periode FIFA Matchday agar seluruh negara peserta dapat menurunkan pemain terbaiknya.

"Nah ini kita coba cari formulanya. Tinggal pertandingan harus tetap ada di FIFA Matchday, di slot jadwal yang ditentukan FIFA. Itu aja dinamikanya yang mungkin agak kompleks," jelas Erick Thohir.

Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adi Yaksa, Benediktus Gerendo Pradigdo) 7 Agustus 2026