
Nexify - Elvis Hammond adalah salah satu pemain yang sempat merasakan atmosfer Premier League. Ia memulai karier di akademi Fulham dan melakukan debut untuk tim utama pada tahun 2000.
Sebagai striker, Hammond tampil dalam 13 pertandingan untuk Fulham, termasuk 11 di Premier League. Namun, ia tidak pernah mencetak gol dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan status pinjaman di beberapa klub lain.
Pada tahun 2005, ia bergabung dengan Leicester City, awalnya sebagai pemain pinjaman sebelum akhirnya pindah secara permanen. Selama tiga musim di klub tersebut, ia mencetak delapan gol dalam 58 pertandingan.
Setelah meninggalkan Leicester, Hammond berkelana ke berbagai klub, mulai dari Cheltenham Town, Sutton United, Woking, Farnborough, hingga Eastbourne Borough. Ia juga sempat bermain satu kali untuk tim nasional Ghana pada 2006.
Today's matchday poster was inspired by our 2-1 win at Molineux in 2006. Were you there? 🙌
— Leicester City (@LCFC)
On that day, Levi Porter's late strike won it after Elvis Hammond's opener. pic.twitter.com/YiOxqvITq3
Skandal Narkoba yang Mengguncang

Di tengah perjalanannya sebagai pesepak bola profesional, Hammond tersandung kasus narkoba. Pada 2003, ia diketahui mengonsumsi kokain saat menjalani masa pinjaman di Norwich City.
Kasus ini baru terungkap pada 2011 dalam investigasi Channel 4 Dispatches. Laporan itu juga mengungkap beberapa pemain lain yang pernah gagal dalam tes narkoba selama delapan tahun sebelumnya.
Sanksi terhadap Hammond saat itu adalah skorsing enam bulan. Namun, kasus ini menunjukkan bagaimana narkoba telah menghancurkan karier banyak pesepak bola profesional.
Kasus Pencucian Uang

Kontroversi tidak berhenti di kasus narkoba. Pada 2012, Hammond tersangkut skandal pencucian uang dengan nilai mencapai £278.532 (sekitar Rp5,4 miliar).
Ia bersama rekannya mengakui kesalahan dalam mentransfer dana ilegal dari Ghana. Uang tersebut masuk ke rekening perusahaan yang diduga digunakan sebagai kedok transaksi properti palsu.
Investigasi kepolisian menemukan adanya empat transfer ilegal senilai $1,27 juta (sekitar Rp19,9 miliar) ke Inggris dan Siprus. Bukti lebih lanjut menunjukkan bahwa dokumen yang mereka gunakan untuk pembelaan adalah palsu.
Akhir Karier

Hammond masih sempat bermain di level non-liga bersama Kingstonian hingga 2015. Namun, setelah itu, namanya menghilang dari dunia sepak bola.
Tidak ada informasi jelas mengenai kehidupannya saat ini. Ia seolah memilih untuk menghilang setelah serangkaian skandal yang menghancurkan kariernya.
Dari seorang pemain berbakat yang berpeluang sukses di Premier League, Hammond harus menerima kenyataan pahit. Kesalahannya di luar lapangan menjadi harga mahal yang harus ia bayar.
Sumber: talkSPORT
Klasemen Premier League 2024/2025
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 15 Juni 2026 21:30Bye! MU Mantap Mundur dari Transfer Sandro Tonali
-
inggris 15 Juni 2026 20:45Michael Carrick Buka Pintu MU Balikan dengan Marcus Rashford?
-
inggris 15 Juni 2026 20:15Kabar Baik MU! Real Madrid Mundur dari Perburuan Mateus Fernandes
-
inggris 15 Juni 2026 13:44Ruben Amorim ke Milan Bisa Bikin Man United Lebih Hemat, Kok Bisa?
SOROT
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:55Jembatan III Palu Ditutup Sementara Imbas Gempa M 6,7
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:18Kantor Bupati Sigi Rusak Akibat Gempa Palu
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:05Xbox Tutup Ninja Theory, Nasib Dua Studio Game Ikonik di Ujung Tanduk
-
Liputan6 16 Juni 2026 14:40Wagub Sulteng Sebut Ada Warga Jatuh dari Tangga saat Evakuasi Gempa Palu
-
Liputan6 16 Juni 2026 14:12Gempa M 6,7 Palu, BMKG Ungkap Pemicunya Aktivitas Sesar Sausu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























