
Nexify - - Paul Merson kembali melayangkan kritikan kepada klub tempatnya bermain dahulu kala, yakni Arsenal. Ia berujar bahwa manajemen The Gunners telah membuat dua kesalahan besar, salah satunya membiarkan Aaron Ramsey pergi dengan status bebas transfer.
Ramsey telah melayani Arsenal selama lebih dari 10 tahun. Sejak bergabung dengan The Gunners dari Cardiff City pada tahun 2008 silam, gelandang asal Wales tersebut telah mempersembahkan lima gelar untuk klub tersebut.
Namun tanpa diduga, manajemen justru tak menerima permintaan Ramsey soal kontrak barunya. Alhasil, ia punya kesempatan ke klub lainnya dengan status bebas transfer pada Juli nanti menyusul kontraknya yang berakhir pada waktu itu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kesalahan Pertama: Membiarkan Ramsey Pergi
Keputusan membiarkan pemain berumur 28 tahun itu pergi dinilai Merson sebagai salah satu kesalahan besar yang dilakukan oleh manajemen. Ia menunjukkan rasa kecewanya terhadap keputusan tersebut kepada Sky Sports.
"Membiarkan kontrak pemain habis di umurnya yang sekarang, betapa besarnya pemain ini telah beri, dan berapa nilainya adalah sebuah kriminal," ujar Merson.
"Membiarkannya meninggalkan klub dan pergi dengan gratis, seseorang dalam masa puncaknya pergi tanpa meninggalkan apapun, itu adalah kriminalitas dalam sepak bola," lanjutnya.
Kesalahan Kedua: Kontrak Besar Ozil
Selain itu, Merson juga mengkritisi kebijakan manajemen yang lebih memilih menyodorkan kontrak tinggi kepada pemain lainnya, Mesut Ozil. Ia merasa keputusan itu akan menyulitkan tim dalam mencari pengganti Ramsey.
"Sekarang mereka butuh penggantinya, dan itu membutuhkan uang. Tapi sebelum masalah Ozil terselesaikan, mereka akan kesulitan untuk memboyong pemain baru," tambahnya.
"Sebab bila mereka menyiapkan uang 50-60 juta pounds untuk seseorang, hal pertama yang akan dikatakan oleh sang pemain adalah, 'saya ingin mendapatkan [gaji] seperti Ozil'. Dan saat klub menolaknya, maka pemain pun akan menolaknya. Sama halnya seperti Ramsey," tandasnya.
Ozil mendapat kontrak baru dengan bayaran senilai 350 ribu poundsterling per pekannya pada tahun lalu. Namun, ia justru sedang menjadi bulan-bulanan kritik lantaran tidak tampil seperti apa yang diharapkan.
Saksikan Juga Video Ini
Ada empat pemain yang sedang dipantau oleh pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, untuk masuk dalam skuat Piala AFF U-22 mendatang. Siapa saja mereka? Cari tahu melalui tautan video di bawah ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 22 Juni 2026 22:13Manchester United Fix Beli Bek Kiri Baru, Ini Target Utamanya
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 23 Juni 2026 14:29Thomas Tuchel Punya Resep Unik untuk Inggris: Jangan Ganggu Musiknya
BERITA LAINNYA
-
inggris 22 Juni 2026 22:13Manchester United Fix Beli Bek Kiri Baru, Ini Target Utamanya
-
inggris 22 Juni 2026 21:01Kabar Baik MU! Klub Inggris Ini Siap Tebus Marcus Rashford
-
inggris 22 Juni 2026 20:352 Alasan MU Pede Mateus Fernandes Tidak akan Berpaling ke Tottenham
-
inggris 22 Juni 2026 19:03Update Transfer Ederson ke MU: Kapan Bakal Diumumkan Setan Merah?
SOROT
-
Liputan6 23 Juni 2026 16:47Nadiem: Saya Dibilang Terlalu 'Lempeng' di Pemerintahan
-
Liputan6 23 Juni 2026 16:42Depan Hakim, Nadiem Ungkap Keluarga Sarankan Tolak Jabatan Menteri
-
Liputan6 23 Juni 2026 16:26Kejagung Tolak Sony Sonjaya Jadi Justice Collaborator
-
Liputan6 23 Juni 2026 16:07Kronologi Kebakaran Toko Material di Setiabudi
-
Liputan6 23 Juni 2026 16:03Dituduh Punya Ilmu Santet, Pria di NTT Dimutilasi
-
Liputan6 23 Juni 2026 16:02Kebakaran di Setiabudi Berasal dari Toko Material
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























