Thomas Partey Siap Tampil di Laga Inggris vs Ghana: Masalah Visa di Luar Kendali Saya

Thomas Partey Siap Tampil di Laga Inggris vs Ghana: Masalah Visa di Luar Kendali Saya
Aksi Thomas Partey dalam laga Real Madrid vs Arsenal, Kamis (17/4/2025). (c) AP Photo/Bernat Armangue

Nexify - Thomas Partey menyatakan siap memperkuat Ghana saat menghadapi Inggris pada laga Grup L Piala Dunia 2026 di Boston, Rabu (24/6/2026) dini hari nanti. Gelandang berusia 33 tahun itu sebelumnya absen pada pertandingan pembuka karena tidak mendapat izin masuk ke Kanada.

Masalah visa membuat Partey tidak bisa bergabung dengan tim saat Ghana meraih kemenangan 1-0 pada laga pertama. Namun, situasinya berbeda untuk dua pertandingan berikutnya yang digelar di Amerika Serikat setelah ia memperoleh visa masuk.

Kehadiran Partey menjadi tambahan penting bagi Ghana yang tengah berupaya memperbesar peluang lolos dari fase grup. Meski demikian, pelatih Carlos Queiroz belum mengonfirmasi apakah sang gelandang akan langsung dimainkan sejak menit pertama.

Dengan duel melawan Inggris semakin dekat, perhatian kini tertuju pada kesiapan Partey setelah melewati pekan yang penuh sorotan di luar lapangan.

Kembali ke Tim Setelah Terkendala Visa

Partey gagal tampil pada laga pembuka Ghana karena persoalan imigrasi di Kanada. Penolakan visa tersebut berkaitan dengan proses hukum yang sedang dihadapinya di Inggris.

Pemerintah Ghana sempat mengkritik keputusan tersebut dan mengajukan upaya hukum agar Partey bisa masuk ke Kanada. Namun, pengadilan federal Kanada menolak permohonan tersebut.

"Saya pikir itu bagian dari sepak bola. Ada hal-hal yang terjadi di luar sepak bola yang tidak bisa Anda kendalikan. Jadi untuk saat ini saya merasa baik dan siap bermain," kata Partey.

Kini situasi telah berubah karena dua pertandingan terakhir Ghana pada fase grup berlangsung di Amerika Serikat, negara yang telah memberikan izin masuk kepadanya.

Reuni dengan Mantan Rekan Arsenal

Pertandingan melawan Inggris juga akan menjadi momen reuni bagi Partey. Ia akan kembali berhadapan dengan mantan rekan setimnya di Arsenal, Declan Rice dan Bukayo Saka.

Gelandang Ghana itu menyambut positif kesempatan tersebut. Ia berharap kedua pemain Inggris itu tampil dalam performa terbaik sehingga pertandingan berlangsung kompetitif.

"Saya sangat senang bisa bertemu mereka lagi. Saya berharap mereka akan menampilkan permainan terbaik mereka dan memberi kami kesempatan bermain melawan yang terbaik, bersaing, dan menikmati pertandingan," ujar Partey.

Ghana saat ini menempati posisi kedua Grup L dan masih memiliki satu pertandingan lagi melawan Kroasia setelah menghadapi Inggris.

Fokus pada Kepentingan Tim

Meski menjadi salah satu pemain yang paling disorot menjelang pertandingan, Partey menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada tim. Ia tidak ingin perhatian tertuju pada pencapaian individu.

Menurutnya, hasil pertandingan hanya bisa diraih melalui kerja sama seluruh pemain di lapangan. Karena itu, kepentingan kolektif menjadi prioritas utama Ghana.

"Ini bukan tentang pencapaian pribadi. Kami akan memainkan pertandingan sepak bola," kata Partey.

"Kami bermain dengan 11 pemain, kami adalah sebuah tim. Kami harus bermain sebagai tim. Jika secara individu saya bisa memainkan permainan terbaik saya, saya akan senang. Namun pada akhirnya seluruh tim harus berada di level tertinggi untuk mencapai apa yang ingin dicapai," lanjutnya.

Laga melawan Inggris akan menjadi ujian penting bagi Ghana sebelum mereka menutup fase grup dengan menghadapi Kroasia pada akhir pekan.