
- Analis sepak bola Sky Sports, Steve McMahon mulai meragukan kualitas Jose Mourinho sebagai salah satu pelatih terbaik di Premier League. Dia percaya Mourinho adalah pelatih hebat saat pertama kali datang ke Premier League beberapa tahun silam, namun kini kualitas Mourinho dinilai sudah jauh berkurang.
Manchester United menelan dua kekalahan di tiga laga awal Premier League 2018/19. Mourinho kembali berulah. Dia lebih banyak mengeluh di hadapan media daripada menunjukkan pekerjaannya di lapangan. Dia bahkan mengaku sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia.
Namun, McMahon sama sekali tak percaya dengan bualan Mourinho. Baginya, Mourinho bahkan bukan pelatih terbaik di Premier League saat ini.
McMahon menilai Mourinho terlalu banyak mengeluh, dan sikap seperti itu sebenarnya tak pantas ditunjukkan oleh pelatih klub sebesar MU. Baca penjelasannya di bawah ini:
Jelas Bukan Terbaik
Adapun McMahon mempertanyakan kepercayaan diri Mourinho saat mendeklarasikan diri sebagai salah satu pelatih terbaik beberapa hari lalu. McMahon percaya Mourinho merasa gelisah karena laju buruk MU dan menilai Mourinho bahkan tak layak menangani Liverpool.
"Dia (Mourinho) jelas bukan pelatih terbaik sekarang. (Nomor satu) Guardiola, lalu Klopp. Bisakah Klopp menangani MU saat ini? 100 persen. Bisakah Mourinho melatih Liverpool? Tidak dalam berjuta-juta tahun," buka McMahon dilansir dari skysports.
"(Pernyataan Mourinho) itu terjadi karena kegelisahan saat ini. Semua orang pernah mengalami masa ketika dia diragukan dengan sangat intens dan anda hanya bisa berkata betapa hebatnya anda dahulu."
Tak Cukup

McMahon mencoba melegitimasi pernyataannya dengan data. Dia mengakui dahulu Mourinho pelatih hebat saat menangani Chelsea. Mourinho juga melakukan tugas baik di tahun pertamanya melatih MU.
Namun, setelah itu tak banyak yang dilakukan Mourinho. McMahon menilai Mourinho belum meraih cukup kesuksesan untuk membuatnya pantas disebut sebagai pelatih terbaik di dunia.
"Saat ini MU tak cukup bagus. Di tahun pertamanya (Mourinho), MU luar biasa, dia melakukan pekerjaan hebat untuk menstabilkan klub dengan pemain yang dia punya dan dia memenangkan Liga Europa."
"Itu adalah awal yang bagus untuk karier kepelatihannya tetapi setelah itu dia tak cukup bagus untuk menempatkan namanya sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia saat ini," tutup McMahon. (sky/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini
Berita video momen-momen tak terlupakan setelah laga atlet Indonesia di Asian Games 2018.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 16 Agustus 2026 10:26Persib Menang 3-0 atas Sabah FC, Marc Klok Ungkap Hal yang Lebih Penting
BERITA LAINNYA
-
inggris 15 Agustus 2026 23:32Hasil AC Milan vs Manchester United: Ruben Amorim Permalukan Sang Mantan di Polandia!
-
inggris 15 Agustus 2026 22:44Chelsea Tutup Pra Musim 2026 dengan Bekuk Real Sociedad 3-1
SOROT
-
Liputan6 16 Agustus 2026 11:58Pemerintah Percepat Penanganan Gempa NTT, Jalan dan Jembatan Rusak Jadi Prioritas
-
Liputan6 16 Agustus 2026 11:47Kendala Penyaluran Bantuan untuk Korban Gempa Manggarai
-
Liputan6 16 Agustus 2026 11:12Cerita Bupati Manggarai, Gempa Lumpuhkan Listrik dan Akses Jalan Putus
-
Liputan6 16 Agustus 2026 10:51Sudaryono Geram Masih Ada Keracunan MBG: Ini Masalah Nyawa!
-
Liputan6 16 Agustus 2026 10:00Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT
-
Liputan6 16 Agustus 2026 10:00Infografis 81 Alutsista Atraksi di HUT ke-81 RI
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...



















