
Nexify - AC Milan meraih kemenangan 4-2 atas Manchester United pada laga pramusim di Tarczynski Arena, Sabtu (15/8/2026) malam WIB. Hasil ini menjadi kemenangan pertama Rossoneri setelah dua kali imbang dan sekali kalah.
MU sempat unggul lewat Harry Maguire dan Patrick Dorgu. Milan kemudian membalikkan keadaan melalui Samuel Chukwueze, Alphadjo Cisse, Goncalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek.
Kemenangan tersebut terasa spesial karena Ruben Amorim sukses mengalahkan klub yang pernah dilatihnya. Namun, pelatih asal Portugal itu menegaskan pertandingan tersebut tidak memiliki makna emosional khusus.
Amorim juga mengingatkan Milan agar tidak terlena dengan hasil pramusim. Fokusnya kini beralih ke pertandingan kompetitif melawan Torino.
Amorim Nilai Kemenangan Belum Krusial
Amorim mengakui kemenangan atas Manchester United memberikan perasaan positif, terutama karena Milan tampil baik. Namun, ia menilai laga melawan Torino akan jauh berbeda karena merupakan pertandingan kompetitif.
"Tentu saja, namun hasil hari ini tidaklah krusial, karena yang terpenting adalah meraih kemenangan pada hari Minggu melawan Torino, pertandingan yang akan sangat berbeda dibandingkan hari ini. Hari ini kami memiliki lebih banyak ruang untuk bermain," ucap Amorim kepada Sky Sports.
Menurut Amorim, perbedaan suasana pertandingan juga terasa ketika tim meraih kemenangan dengan permainan yang bagus. Karena itu, performa Milan tetap menjadi sisi positif yang patut diperhatikan dari laga tersebut.
"Jadi, situasinya akan berbeda. Namun, jelas ada perbedaan besar dalam perasaan tim saat menang biasa dibandingkan saat menang dengan permainan yang bagus," sambung pria asal Portugal.
Tak Ada Sentimen Khusus Lawan Mantan Klub

Amorim mengaku tidak merasakan emosi khusus ketika menghadapi Manchester United. Baginya, status sebagai mantan pelatih MU tidak lagi memengaruhi fokusnya sejak bergabung dengan Milan.
"Tidak. Bagi saya, ini adalah pertandingan biasa. Sejak saya bergabung dengan Milan, saya tidak lagi memiliki ikatan emosional khusus dengan Manchester United," kata Amorim.
Ia tetap bangga pernah menjadi bagian dari Manchester United dan mengaku masih mencintai klub tersebut. Namun, Amorim menegaskan dirinya kini bahagia di Milan dan ingin sepenuhnya melanjutkan kiprahnya bersama Rossoneri.
"Saya bangga pernah berada di Manchester United dan masih mencintai klub itu, namun setelah bergabung dengan Milan, saya tidak menyimpan perasaan negatif apa pun karena saya sangat bahagia; saya berada di tempat yang saya inginkan. Saya hanya ingin melanjutkan kiprah saya di sini," sambungnya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 15 Agustus 2026 23:06Eks AC Milan Ini Merapat ke Juventus?
-
italia 15 Agustus 2026 20:30Link Streaming AC Milan vs Manchester United Malam Ini, 15 Agustus 2026
-
italia 15 Agustus 2026 17:11Pemain Ini Jadi Korban 'Keganasan' Ruben Amorim di AC Milan
SOROT
-
Liputan6 16 Agustus 2026 01:14Unhas Pecat Mahasiswa Lecehkan Mahasiswa Baru
-
Liputan6 16 Agustus 2026 00:58Murid SD di Sukabumi Belajar Berlantai Tanah, Atap Nyaris Bocor
-
Liputan6 16 Agustus 2026 00:30Mantan Anggota DPRD Tanggamus Dipolisikan Wanita
-
Liputan6 16 Agustus 2026 00:18133 Santri di Sukabumi Masuk Rumah Sakit Usai Santap MBG
-
Liputan6 16 Agustus 2026 00:02Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong, Tak Berpotensi Tsunami
-
Liputan6 15 Agustus 2026 23:20Kronologi Pembunuhan Sekuriti Perusahaan Sawit di Way Kanan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...



















