
Nexify - Lembaga sepak bola tertinggi Inggris, Football Association (FA) berkomitmen akan mengambil tindakan, atas segala hal yang mengganggu pertandingan.
Hal itu dijelaskan oleh salah seorang petinggi FA, David Bernstein. Sikap tersebut diambil, usai terjadinya insiden pelemparan koin pada laga derby Manchester akhir pekan lalu.
Dalam pengakuannya, Bernstein tampak setuju dengan prospek hukuman yang akan diterapkan FA. Pasalnya ia menilai bahwa sejumlah gangguan tersebut harus ditindak secara serius.
"Menyaksikan kambuhnya insiden seperti itu sungguh mengganggu. Ada pelecehan rasial, serbuan aneh ke lapangan, pelemparan sesuatu kepada pemain, di mana hal itu tidak bisa diterima dan harus ditangani secara serius," keluh Bernstein.
Bernstein mengaku banyak hal hebat yang terjadi di sepak bola. Namun ia menyayangkan adanya sejumlah kejadian aneh, yang justru menjadi perhatian massal. Untuk itu ia berharap FA bisa menyikapi permasalahan tersebut.
"Bagi saya hal ini tertuju kepada FA, di mana seluruh perangkat pertandingan dan otoritas harus bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan yang serius ini," imbuhnya.
"Jika diperlukan, para perusuh ini harus diadili dan dilarang menyaksikan pertandingan untuk selamanya." (mtr/atg)
Hal itu dijelaskan oleh salah seorang petinggi FA, David Bernstein. Sikap tersebut diambil, usai terjadinya insiden pelemparan koin pada laga derby Manchester akhir pekan lalu.
Dalam pengakuannya, Bernstein tampak setuju dengan prospek hukuman yang akan diterapkan FA. Pasalnya ia menilai bahwa sejumlah gangguan tersebut harus ditindak secara serius.
"Menyaksikan kambuhnya insiden seperti itu sungguh mengganggu. Ada pelecehan rasial, serbuan aneh ke lapangan, pelemparan sesuatu kepada pemain, di mana hal itu tidak bisa diterima dan harus ditangani secara serius," keluh Bernstein.
Bernstein mengaku banyak hal hebat yang terjadi di sepak bola. Namun ia menyayangkan adanya sejumlah kejadian aneh, yang justru menjadi perhatian massal. Untuk itu ia berharap FA bisa menyikapi permasalahan tersebut.
"Bagi saya hal ini tertuju kepada FA, di mana seluruh perangkat pertandingan dan otoritas harus bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan yang serius ini," imbuhnya.
"Jika diperlukan, para perusuh ini harus diadili dan dilarang menyaksikan pertandingan untuk selamanya." (mtr/atg)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 15 Juni 2026 13:44Ruben Amorim ke Milan Bisa Bikin Man United Lebih Hemat, Kok Bisa?
-
Liga Inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 16:45Prediksi Piala Dunia 2026: Irak vs Norwegia 17 Juni 2026
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 16:30Menjelang Belgia vs Mesir, Warisan Mohamed Salah yang Tak Tertandingi
BERITA LAINNYA
-
inggris 15 Juni 2026 13:44Ruben Amorim ke Milan Bisa Bikin Man United Lebih Hemat, Kok Bisa?
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:47Demo Mahasiswa, Polisi Terluka Saat Cegah Bakar Ban Depan Gedung DPR
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:19Bupati Kupang Ngamuk Pergoki Pegawai Mabuk Miras di Kantor Dinas PUPR
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:15Prabowo Undang Jerman Investasi Kendaraan Listrik hingga Semikonduktor
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:10Mendagri Waspadai Kenaikan Harga Minyak Goreng
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:00Latar Belakang Unik Yasin Ayari, Pencetak 2 Gol Swedia ke Gawang Tunisia
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























