
Nexify - Manchester United sukses meraih tiga poin yang sangat mereka butuhkan saat menjamu Chelsea. Namun, kemenangan 2-1 itu meninggalkan perasaan campur aduk pelatih Ruben Amorim.
Kemenangan di Old Trafford, Sabtu (20/9/2025), ini menjadi angin segar yang meredakan tekanan besar di pundaknya. Hasil ini diraih lewat sebuah laga yang penuh drama dan berjalan sangat panas.
Meskipun pada akhirnya senang dengan raihan poin penuh, Amorim justru menyoroti satu kebiasaan buruk timnya. Ia merasa para pemainnya punya hobi untuk membuat segalanya menjadi lebih sulit.
Secara terbuka, pelatih asal Portugal itu mengaku frustrasi. Ia merasa timnya selalu menemukan cara untuk mempersulit hidup mereka sendiri di atas lapangan.
Hobi Mempersulit Diri Sendiri

Ruben Amorim mengakui bahwa kemenangan ini sangat penting dan pantas didapatkan. Namun, ia tidak bisa menyembunyikan kekesalannya terhadap jalannya pertandingan.
Ia mencontohkan bagaimana timnya sudah berada di atas angin setelah unggul 2-0 dan unggul jumlah pemain. Alih-alih mengontrol laga, mereka justru membuat kesalahan fatal dengan kartu merah Casemiro.
"Kemenangan ini sangat penting. Saya pikir kami pantas mendapatkannya, tetapi kami mempersulit hidup kami di beberapa momen," kata Amorim usai laga.
"Dan dengan segalanya berjalan baik, kami (membuat segalanya) menjadi rumit dengan kartu merah itu. Babak kedua saya pikir kami mengelolanya dengan baik, tetapi, pada akhirnya, 15 menit terakhir terasa berat bagi kami," tambahnya.
Start Agresif yang Berbuah Manis

Di sisi lain, Amorim tidak lupa memberikan pujian atas apa yang ditampilkan timnya di awal laga. Ia sangat puas dengan agresi dan intensitas yang ditunjukkan para pemain.
Menurutnya, start yang eksplosif itu berhasil menyulut semangat para suporter yang memadati Old Trafford. Kartu merah kiper Chelsea, Robert Sanchez, juga diakuinya sebagai buah dari tekanan tinggi tersebut.
"Saya pikir kami memulai pertandingan dengan sangat baik – sangat baik dalam hal agresi dan menekan lawan," ujar Amorim.
"Tentu saja, kartu merah kiper sangat membantu kami, tetapi kami memegang kendali, kami mencetak dua gol," lanjutnya.
Tantangan Baru: Jangan Cepat Puas!
Amorim tidak ingin kemenangan ini membuat timnya terlena. Ia langsung memberikan tantangan baru dan menuntut para pemainnya untuk segera mengalihkan fokus.
Ia mengingatkan bahwa musim lalu, Manchester United gagal meraih kemenangan beruntun di Premier League. Kini, ia menantang skuadnya untuk mematahkan rekor buruk itu saat melawan Brentford pekan depan.
"Menyenangkan bisa menang, tetapi mari lupakan itu dan kembali ke urgensi tersebut. Kami perlu memenangkan pertandingan berikutnya. Itulah yang terpenting," tegas Amorim.
"Karena di klub besar perasaannya bukan, 'Hari ini pertandingan yang sangat bagus, mari sedikit bersantai'. Jadi, mari kembalikan urgensi itu, kami perlu memenangkan laga berikutnya," punggkasnya.
Penyesalan di Kubu Chelsea
Dari pihak lawan, manajer Chelsea Enzo Maresca hanya bisa meratapi nasib. Ia merasa kartu merah cepat Robert Sanchez telah menghancurkan semua rencana permainannya.
Maresca bahkan berandai-andai, ia mengaku lebih baik timnya kebobolan satu gol daripada harus bermain dengan sepuluh orang. Menurutnya, bermain dengan 95 menit tersisa dengan jumlah pemain yang kurang adalah misi yang mustahil.
"Ya, mungkin itu adalah solusi terbaik karena kami masih memiliki 95 menit untuk bermain," kata Maresca saat ditanya apakah lebih baik membiarkan gol terjadi.
"Tetapi, yang pasti, jika Anda bertanya kepada saya, saya lebih memilih tertinggal 1-0 setelah tiga menit daripada kekurangan satu pemain," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:00Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
BERITA LAINNYA
-
inggris 28 Juli 2026 07:00Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
-
inggris 27 Juli 2026 18:30Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
-
inggris 27 Juli 2026 17:39Arsenal Nego Lagi Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
-
inggris 27 Juli 2026 17:29Manchester City Ungguli MU dalam Transfer Ayyoub Bouaddi?
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:05Gebrakan Sudaryono 5 Hari Pimpin BGN
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















