Manchester City Makin Butuh Ayyoub Bouaddi Usai Dipermalukan Arsenal

Manchester City Makin Butuh Ayyoub Bouaddi Usai Dipermalukan Arsenal
Ayyoub Bouaddi usai terjun di laga Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026, Minggu (14/6/2026). (c) AP Photo/Adam Hunger

Nexify - Manchester City mendapat pelajaran pahit setelah kalah 0-3 dari Arsenal pada Community Shield. Kekalahan tersebut memperlihatkan persoalan serius di lini tengah sekaligus memperkuat alasan klub untuk bergerak cepat di bursa transfer.

Kepergian Rodri dan Tijjani Reijnders yang semakin dekat membuat Manchester City membutuhkan tambahan tenaga di area sentral. Ayyoub Bouaddi menjadi salah satu nama yang paling menarik perhatian setelah tampil mengesankan bersama Timnas Maroko di Piala Dunia 2026.

City bahkan telah mengeluarkan dana besar untuk merekrut Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan nilai 156 juta dolar (Rp2,79 triliun). Namun, performa melawan Arsenal menunjukkan bahwa tambahan pemain masih diperlukan untuk menjaga keseimbangan lini tengah.

Bouaddi Jadi Target Utama City

Pelatih Lille, Davide Ancelotti, mengakui bahwa negosiasi mengenai Bouaddi sedang berlangsung. Gelandang muda tersebut memiliki nilai sekitar 115 juta dolar (Rp2,06 triliun), tetapi City berada di posisi terdepan dalam perburuan tanda tangannya.

“Dia akan menjadi salah satu gelandang terbaik di Eropa dalam 10 tahun ke depan,” ujar Ancelotti mengenai Bouaddi. Pelatih asal Italia itu tetap berharap Lille mampu mempertahankan pemain muda tersebut meski minat dari sejumlah klub terus berdatangan.

Manajer City, Enzo Maresca, juga menginginkan rekrutan baru tiba secepat mungkin. Menurutnya, pemain baru akan lebih mudah memahami sistem permainan apabila bergabung sebelum Premier League dimulai.

Kekalahan dari Arsenal Buka Masalah

Maresca tidak memiliki banyak pilihan di lini tengah saat menghadapi Arsenal dan memilih Mateo Kovacic sebagai gelandang bertahan. Keputusan tersebut justru menjadi persoalan karena pemain asal Kroasia itu kesulitan menghadapi kekuatan fisik lini tengah Arsenal.

Kovacic gagal memberikan perlindungan yang cukup kepada lini belakang City ketika Arsenal mulai meningkatkan tekanan. Bahkan, sebuah umpan buruknya ke arah Jack Grealish menjadi gambaran betapa sulitnya sang gelandang mengendalikan permainan dalam situasi tersebut.

Elliot Anderson sebenarnya memberikan energi lebih besar di sisi kanan lini tengah. Namun, City tetap membutuhkan pemain yang mampu mengontrol tempo sekaligus menghadapi tekanan lawan secara konsisten.

Bouaddi dan Fernandez Jadi Solusi?

City juga mengincar Enzo Fernandez sebagai alternatif untuk memperkuat lini tengah setelah kehilangan beberapa pemain penting era Pep Guardiola. Kehadiran Fernandez dan Bouaddi secara bersamaan berpotensi memberikan variasi baru bagi Maresca.

Namun, Bouaddi masih berada pada tahap awal karier sehingga membebankan tanggung jawab sebesar Rodri kepadanya akan menjadi risiko. City membutuhkan pemain yang dapat langsung menjaga keseimbangan tim, terutama jika Rodri benar-benar pergi.

Community Shield memberikan gambaran jelas mengenai besarnya ruang yang harus diisi City di lini tengah. Oleh karena itu, perekrutan Bouaddi bukan sekadar investasi untuk masa depan, tetapi juga bagian dari kebutuhan mendesak sebelum musim baru bergulir.

Sumber: Sports Illustrated