Manchester United Juara Boyle Sports Cup, Mbeumo dan Zirkzee Tampil Menjanjikan

Manchester United Juara Boyle Sports Cup, Mbeumo dan Zirkzee Tampil Menjanjikan
Pemain Manchester United Joshua Zirkzee dan Bryan Mbeumo. (c) Manchester United

Nexify - Manchester United meraih trofi Boyle Sports Cup setelah mengalahkan Leeds United lewat adu penalti di Croke Park, Dublin. Laga pramusim tersebut berakhir 1-1 dalam 90 menit sebelum Setan Merah memastikan kemenangan dari titik putih.

Joshua Zirkzee membawa Manchester United unggul lebih dulu, memanfaatkan ruang yang diciptakan oleh aksi individu Bryan Mbeumo dari sisi kiri. Leeds menyamakan kedudukan melalui Brenden Aaronson yang memanfaatkan kehilangan bola Tyler Fletcher di area berbahaya.

Hasil akhir ditentukan lewat adu tos-tosan. Bruno Fernandes gagal mengeksekusi penalti, tapi Noussair Mazraoui tampil sebagai penentu kemenangan. Dari permainan terbuka, sejumlah pemain Manchester United memperlihatkan progres, sementara beberapa sektor masih menyisakan pekerjaan rumah.

Mbeumo, Zirkzee, dan Ancaman dari Depan

Kembali dimainkan sebagai penyerang pada pramusim, Bryan Mbeumo menjadi salah satu sumber ancaman utama Manchester United. Kecepatannya dari sisi kiri memicu gol pembuka Zirkzee dan berulang kali menghadirkan tekanan ke pertahanan Leeds.

Zirkzee menyelesaikan peluang dengan tenang untuk membuka skor. Penyerang asal Belanda itu juga memaksa kiper Leeds bekerja keras lewat tembakan lain, serta menunjukkan teknik individu saat membuka kesempatan bagi Amad.

Amad memperlihatkan pergerakan cepat dan nyaris mencetak gol setelah menerima umpan dari Zirkzee. Pemain tersebut juga terus memberikan kontribusi sejak kembali dari Piala Dunia, menjaga intensitas serangan di lini depan.

Peran Patrick Dorgu patut dicatat pada proses gol, melalui umpan yang melepas Mbeumo ke ruang terbuka. Di luar momen itu, tampilannya selama 45 menit cenderung tenang dan fungsional.

Evaluasi Lini Tengah dan Belakang

Andrey Santos tampil meyakinkan dalam membangun serangan dari area pertahanan. Komunikasinya dengan rekan setim berjalan baik dan ia berpeluang menjadi starter ketika Manchester United menghadapi Hull pada pertandingan berikutnya.

Tyler Fletcher mengalami momen sulit ketika terlalu lama menguasai bola di area rawan. Kesalahan itu langsung dibayar mahal dengan gol penyama kedudukan dari Brenden Aaronson.

Bruno Fernandes sempat menghasilkan tembakan berkualitas yang membentur mistar. Namun, kapten Manchester United tersebut gagal pada adu penalti sehingga laga harus ditentukan oleh eksekutor berikutnya.

Di sektor belakang, Leny Yoro tampil nyaman saat menguasai bola dan mampu mengatasi pergerakan Dominic Calvert-Lewin setelah jeda. Ayden Heaven memperlihatkan distribusi yang rapi, disertai peningkatan kualitas bertahan dibandingkan penampilannya sebelumnya.

Pemain Pengganti Beri Dampak Nyata

Dan Armer tampil solid setelah masuk dari bangku cadangan, mampu menghadapi penyerang berpengalaman Leeds dengan disiplin. Dermot Mee mendapat kesempatan penting, melakukan satu penyelamatan tajam dan sukses menggagalkan penalti.

Noussair Mazraoui cukup stabil di posisi bek kanan sepanjang kesempatan bermainnya. Ia kemudian memastikan trofi untuk Manchester United melalui eksekusi penalti penentu kemenangan.

Luke Shaw tampil baik ketika masuk, tapi pengelolaan menit bermainnya perlu diperhatikan oleh klub. Youri Tielemans memberikan beberapa umpan akurat dan mengambil alih tugas sepak pojok menggantikan Fernandes.

Toby Collyer juga tampil baik selama 45 menit. Sementara itu, Tynan Thompson dan Jack Fletcher memperlihatkan keberanian membawa bola saat mendapatkan ruang.

Matheus Cunha tampil tajam setelah dimainkan sebagai penyerang dan melanjutkan momentum positifnya bersama Brasil di Piala Dunia.

Secara keseluruhan, kemenangan atas Leeds memberi Manchester United modal positif sekaligus menggarisbawahi area yang masih perlu diperbaiki sebelum musim kompetitif dimulai.

Sumber: Manchester Evening News