
Nexify - Pertandingan putaran keempat FA Cup mempertemukan dua kekuatan tak berimbang; Cambridge United melawan Manchester United. Pertandingan ini digelar di Abbey Stadium pada Sabtu (24/01).
Meski mendominasi pertandingan, Manchester United tidak mampu menjebol pertahanan berlapis yang dibentuk Cambridge. Tembakan demi tembakan United bisa dihentikan oleh tuan rumah yang memang hanya mengincar hasil imbang.
Laga dimulai dengan skenario yang sudah diperkirakan; Man United mendominasi penuh. Lini tengah United masih terlalu tangguh untuk bisa ditandingi para gelandang Cambridge.
Tuan rumah memilih untuk menumpuk para pemain mereka di daerah sendiri untuk mengantisipasi dominasi United. Sesekali mereka mencoba mengancam dengan melakukan serangan balik lewat umpan-umpan jauh yang tidak terlalu efektif.
Manchester United sebenarnya cukup sabar dalam menghadapi strategi defensif Cambridge. The Red Devils menata serangan dengan sabar dari kaki ke kaki mulai dari belakang. Namun United kerap dipaksa mengalirkan bola ke sayap ketika sudah memasuki sepertiga akhir lapangan.
Pertahanan berlapis Cambridge benar-benar sulit ditembus pada penggawa United yang terlihat kesulitan berkreasi. Kerap kali United dipaksa melepas umpan-umpan silang yang mudah diantisipasi Cambridge yang lebih unggul dalam hal fisik. Hingga babak pertama, skor kacamata tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, United menjadi sedikit lebih agresif. Tusukan-tusukan dari sayap United semakin agresif tetapi tetap saja umpan-umpan silang mereka mudah dipatahkan lawan.
United juga bisa melepas beberapa tembakan yang sayangnya berakhir kurang akurat atau bisa diantisipasi lawan. Melihat kebuntuan ini, Louis van Gaal pun melakukan beberapa pergantian.
Pada menit ke-67, Marouane Fellaini dan James Wilson ditarik keluar untuk digantikan oleh Ander Herrera dan Robin van Persie. Pergantian ini memang mampu menyegarkan penyerangan United meski penyelesaian akhir mereka tetap kurang sempurna.
Intensitas serangan kedua tim meroket naik pada akhir pertandingan. Cambridge sempat mengancam gawang David De Gea dengan memanfaatkan bola-bola atas. Namun ancaman tim dari League Two itu ini masih mudah dihalau para pemain United.
Sementara itu, United juga menciptakan kemelut di gawang Cambridge pada akhir pertandingan. Beberapa tembakan United masih bisa dihentikan Cambridge yang bertahan mati-matian. Hingga laga berakhir, kedua tim tetap tak mampu memecah kebuntuan.
Hasil imbang ini membuat pemenang putaran keempat harus ditentukan lewat pertandingan kedua di Old Trafford. Man United pantas kecewa dengan hasil ini karena mereka sebenarnya tampil sangat dominan dan mampu menciptakan lebih banyak peluang sepanjang pertandingan.
Statistik Cambridge - Manchester United
Meski mendominasi pertandingan, Manchester United tidak mampu menjebol pertahanan berlapis yang dibentuk Cambridge. Tembakan demi tembakan United bisa dihentikan oleh tuan rumah yang memang hanya mengincar hasil imbang.
Laga dimulai dengan skenario yang sudah diperkirakan; Man United mendominasi penuh. Lini tengah United masih terlalu tangguh untuk bisa ditandingi para gelandang Cambridge.
Tuan rumah memilih untuk menumpuk para pemain mereka di daerah sendiri untuk mengantisipasi dominasi United. Sesekali mereka mencoba mengancam dengan melakukan serangan balik lewat umpan-umpan jauh yang tidak terlalu efektif.
Manchester United sebenarnya cukup sabar dalam menghadapi strategi defensif Cambridge. The Red Devils menata serangan dengan sabar dari kaki ke kaki mulai dari belakang. Namun United kerap dipaksa mengalirkan bola ke sayap ketika sudah memasuki sepertiga akhir lapangan.
Pertahanan berlapis Cambridge benar-benar sulit ditembus pada penggawa United yang terlihat kesulitan berkreasi. Kerap kali United dipaksa melepas umpan-umpan silang yang mudah diantisipasi Cambridge yang lebih unggul dalam hal fisik. Hingga babak pertama, skor kacamata tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, United menjadi sedikit lebih agresif. Tusukan-tusukan dari sayap United semakin agresif tetapi tetap saja umpan-umpan silang mereka mudah dipatahkan lawan.
United juga bisa melepas beberapa tembakan yang sayangnya berakhir kurang akurat atau bisa diantisipasi lawan. Melihat kebuntuan ini, Louis van Gaal pun melakukan beberapa pergantian.
Pada menit ke-67, Marouane Fellaini dan James Wilson ditarik keluar untuk digantikan oleh Ander Herrera dan Robin van Persie. Pergantian ini memang mampu menyegarkan penyerangan United meski penyelesaian akhir mereka tetap kurang sempurna.
Intensitas serangan kedua tim meroket naik pada akhir pertandingan. Cambridge sempat mengancam gawang David De Gea dengan memanfaatkan bola-bola atas. Namun ancaman tim dari League Two itu ini masih mudah dihalau para pemain United.
Sementara itu, United juga menciptakan kemelut di gawang Cambridge pada akhir pertandingan. Beberapa tembakan United masih bisa dihentikan Cambridge yang bertahan mati-matian. Hingga laga berakhir, kedua tim tetap tak mampu memecah kebuntuan.
Hasil imbang ini membuat pemenang putaran keempat harus ditentukan lewat pertandingan kedua di Old Trafford. Man United pantas kecewa dengan hasil ini karena mereka sebenarnya tampil sangat dominan dan mampu menciptakan lebih banyak peluang sepanjang pertandingan.
Statistik Cambridge - Manchester United
Penguasaan bola: 25% - 75%
Shot (on goal): 5 (0) - 16 (6)
Corner: 4 - 7
Pelanggaran: 6 - 13
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Cambridge: Dunn; Tait, Nelson, Coulson, Taylor; Kaikai (Dunk, 53'), Champion, Hughes (Chadwick, 76'), Donaldson; McGeehan, Elliot.
Susunan pemain Manchester United: De Gea; Valencia, Jones, Rojo, Blind (Shaw, 86'); Carrick; Fellaini (Herrera, 67'), Di Maria, Januzaj; Wilson (Van Persie, 67'), Falcao. (bola/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 14:15Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 11:15Michael Carrick Ungkap Dampak Positif Piala Dunia bagi Kobbie Mainoo
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 10:45Michael Carrick Kirim Pesan Tegas ke Man United: Masih Butuh Tambahan Pemain
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 14 Agustus 2026 16:25Marselino Ferdinan Fokus Rehabilitasi usai Operasi Lutut di Sevilla
-
Lain Lain 14 Agustus 2026 15:04Tiktoker Bali Pembajak BYON di Vidio Jadi Tersangka, Vidio Tegaskan Zero Tolerance
BERITA LAINNYA
-
inggris 14 Agustus 2026 16:28Kepleset Lidah, Youri Tielemans Minta Maaf: Saya Bukannya Mau Menyenggol Aston Villa!
-
inggris 14 Agustus 2026 14:15Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
-
inggris 14 Agustus 2026 13:44Prediksi Arsenal vs Man City 16 Agustus 2026
-
inggris 14 Agustus 2026 13:15Alexis Mac Allister Tak Akan Tinggalkan Liverpool, Manchester City Gigit Jari?
-
inggris 14 Agustus 2026 11:45Tottenham Tertarik Cody Gakpo, Liverpool Hadapi Masalah Kedalaman Skuad
-
inggris 14 Agustus 2026 11:15Michael Carrick Ungkap Dampak Positif Piala Dunia bagi Kobbie Mainoo
SOROT
-
Liputan6 14 Agustus 2026 16:25Prabowo: Kita Punya Barang, Jangan Orang Lain yang Tentukan Harganya
-
Liputan6 14 Agustus 2026 16:18Prabowo Bentuk Bursa Mineral dan Komoditas, Beroperasi 1 Januari 2027
-
Liputan6 14 Agustus 2026 16:06Prabowo Bidik Defisit RAPBN 2027 Turun Jadi 2,4%
-
Liputan6 14 Agustus 2026 16:05Puan Soroti DPR Banyak Diserang Hoaks di Medsos
-
Liputan6 14 Agustus 2026 16:00Prabowo Janjikan Ambulans Udara dan Tim Dokter Terbang
-
Liputan6 14 Agustus 2026 15:56Renovasi 83.907 Rumah, Prabowo Sebut Capaian Masih Jauh dari Sasaran
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
























