
Nexify - Perjalanan Michael Carrick bersama Manchester United memasuki babak baru yang menarik perhatian banyak pihak. Ditunjuk sebagai pelatih interim usai pemecatan Ruben Amorim pada Januari lalu, Carrick perlahan mengubah arah tim. Sentuhan taktisnya mulai terlihat jelas dalam beberapa laga krusial.
Dalam waktu singkat, Carrick mampu membawa stabilitas yang sempat hilang di ruang ganti Setan Merah. Hasilnya pun langsung terasa, termasuk kemenangan penting 1-0 atas Chelsea di Stamford Bridge. Kemenangan tersebut menjaga asa United untuk finis di zona Liga Champions.
Saat ini, Manchester United menempati posisi ketiga klasemen sementara Premier League. Mereka mengoleksi 58 poin dari 33 pertandingan dan berada di jalur yang cukup aman untuk mengamankan tiket ke kompetisi elit Eropa musim depan.
Situasi ini membuat banyak pihak mulai makin serius mempertimbangkan Carrick sebagai kandidat kuat manajer permanen. Dukungan pun datang dari legenda klub, Ryan Giggs, yang melihat dampak nyata dari kepemimpinan mantan rekannya tersebut.
Sentuhan Carrick Hidupkan Lagi DNA Permainan Klasik United

Ryan Giggs melihat perubahan signifikan dalam gaya bermain Manchester United sejak ditangani Carrick. Ia menilai tim kembali memainkan sepak bola khas yang dulu menjadi identitas MU. Pergerakan tanpa bola dan umpan cepat kembali menjadi senjata utama.
Dalam laga besar melawan Manchester City contohnya, Giggs menyoroti bagaimana pola permainan United terlihat lebih cair. Para pemain mampu membangun serangan dengan kombinasi umpan pendek yang efektif. Hal ini menurutnya menjadi sinyal kebangkitan filosofi lama klub.
Carrick dinilai berhasil mengembalikan prinsip dasar permainan menyerang yang selama ini melekat pada United. Transisi cepat dan keberanian mengambil risiko juga mulai terlihat kembali di lapangan. Ini menjadi pembeda dibanding era sebelumnya yang cenderung kurang konsisten.
"Saya pikir kepribadian yang kuat dan cara tenang yang dia terapkan. Cara kami bermain melawan Manchester City, itu adalah cara United, umpan dan pergerakan, umpan dan pergerakan. Ketika Anda mendapatkan bola untuk para pemain yang menggiring bola, Anda dapat menciptakan peluang, saat itulah Anda dapat mengambil risiko," ucapnya pada kanal Youtube Rio Ferdinand Presents, via Goal.
Tanpa Pemain Baru, Carrick Tetap Mampu Angkat Level Tim

Salah satu hal yang juga diapresiasi Giggs adalah kemampuan Carrick meningkatkan performa tim tanpa tambahan pemain baru. Dalam bursa transfer musim dingin, United tidak melakukan perekrutan pemain namun performa tim bisa menunjukkan peningkatan signifikan.
Kemenangan beruntun atas tim besar seperti Manchester City dan Arsenal menjadi bukti nyata. Para pemain yang sebelumnya tampil inkonsisten mulai menunjukkan performa terbaiknya. Carrick mampu memaksimalkan potensi skuad yang ada.
Giggs menilai pendekatan taktis Carrick sangat efektif dalam waktu singkat dan hal ini menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih yang memahami DNA klub. Pria asal Wales itu pun tak sabar melihat bagaimana performa MU jika Carrick mendapat pemain yang sesuai dengan keinginannya musim depan.
"Manchester United selalu mengutamakan pemain yang tidak lebih cepat dari bola, Anda melihat itu dalam formasi segitiga kecil di pertandingan melawan City dan itu setelah hanya beberapa hari latihan. Mari kita lihat apa yang bisa ia lakukan dengan pramusim dan mendapatkan pemain yang ia inginkan," serunya.
Klasemen Liga Inggris
(Goal)
Baca Juga:
- Statistik Bongkar Fakta: Manchester United Ternyata Menurun di Era Carrick Dibanding Amorim
- Penyesalan Gary Neville: Harusnya Declan Rice Main di Manchester United, Bukan Arsenal
- Unai Emery Diidamkan Manchester United dan Real Madrid
- Goda Eli Junior Kroupi, Manchester United Diminta Siapkan Dana 60 Juta Poundsterling
- Statistik Lini Serang Man United: Trio Matheus Cunha - Bryan Mbeumo - Benjamin Sesko Mulai Menjanjikan
- Berapa Poin Lagi yang Dibutuhkan Manchester United untuk Amankan Tiket Liga Champions?
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 19:15Tempat Menonton Kanada vs Bosnia dan Herzegovia: Kick Off Jam Berapa?
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 18:45Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 19:40Hasil Temuan Kejagung soal Mark Up Motor Listrik BGN
-
Liputan6 12 Juni 2026 19:16Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:51Polisi Tangkap 2 Pria Bawa Molotov Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:30Deretan Hoaks yang Mencatut Presiden, dari Prabowo sampai Putin
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:16Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Maut di Tempat Hiburan Grogol
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:05Sempat Bentrok, Demo BEM UI dan KM IPB Suarakan 5 Tuntutan
MOST VIEWED
Manchester United Siapkan Kejutan dengan Coba Rekrut Cristian Romero dari Tottenham
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Akhir Kisah Mahal Jadon Sancho di Manchester United: Dibeli Rp1,6 Triliun Dilepas Gratis
Drama Transfer Marcus Rashford: Bayern Munchen Siap Bayar 26 Juta Pounds, Tapi Sang Pemain Cuma Mau Barcelona
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















