
Nexify - Manchester United berhasil memperbaiki posisi di klasemen sejak ditangani Michael Carrick hingga akhir musim. Meski demikian, sejumlah statistik menunjukkan performa tim justru menurun dibanding era Ruben Amorim.
Saat Amorim dipecat pada Januari, United berada di peringkat keenam klasemen. Kini, di bawah Carrick, mereka naik ke posisi ketiga dengan perolehan poin yang lebih baik.
Dalam 12 pertandingan awalnya di Premier League, Carrick mengumpulkan 26 poin. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan 18 poin yang diraih Amorim dalam 12 laga terakhirnya.
Namun, data performa mendalam menunjukkan cerita berbeda. Sejumlah indikator utama justru memperlihatkan penurunan kualitas permainan Manchester United.
Berikut enam statistik yang membandingkan era Carrick dan Amorim.
1. Rata-rata Expected Goals per Pertandingan

Expected goals atau xG digunakan untuk mengukur kualitas peluang yang diciptakan tim. Statistik ini memberikan gambaran efektivitas serangan.
Di bawah Carrick, Manchester United mencatat rata-rata xG sebesar 1,37 per pertandingan. Angka ini menunjukkan peluang yang tercipta masih terbatas.
Pada era Amorim, rata-rata xG mencapai 1,70 per laga. Hal ini menandakan serangan tim sebelumnya lebih berbahaya.
2. Rata-rata Expected Goals Lawan per Pertandingan

Statistik ini mengukur kualitas peluang yang diberikan kepada lawan. Semakin rendah angkanya, semakin baik pertahanan tim.
Manchester United mencatat rata-rata xG lawan sebesar 1,30 di era Carrick. Ini menunjukkan lawan mendapatkan peluang lebih berbahaya.
Sementara itu, pada masa Amorim, angka tersebut hanya 1,16. Pertahanan tim terlihat lebih solid pada periode tersebut.
3. Rata-rata Gol per Pertandingan

Jumlah gol tetap menjadi indikator utama dalam menilai performa tim. Data ini menunjukkan efektivitas dalam mencetak gol.
Manchester United mencetak 22 gol dalam 12 pertandingan bersama Carrick. Rata-rata gol mereka berada di angka 1,83 per laga.
Pada era Amorim, tim mencetak 23 gol dalam jumlah pertandingan yang sama. Rata-rata gol mencapai 1,92 per pertandingan.
4. Rata-rata Peluang Besar yang Diciptakan

Peluang besar menjadi indikator penting dalam kualitas serangan. Semakin banyak peluang besar, semakin tinggi potensi mencetak gol.
Di bawah Carrick, tim menciptakan rata-rata 2,58 peluang besar per pertandingan. Angka ini cukup baik namun masih bisa ditingkatkan.
Pada masa Amorim, rata-rata peluang besar mencapai 2,75. Hal ini menunjukkan serangan lebih produktif sebelumnya.
5. Rata-rata Penguasaan Bola

Penguasaan bola tidak selalu menentukan kemenangan. Namun, dominasi permainan sering kali berawal dari statistik ini.
Manchester United mencatat rata-rata penguasaan bola 50,58 persen bersama Carrick. Angka ini menunjukkan keseimbangan dengan lawan.
Sementara itu, pada era Amorim, penguasaan bola mencapai 55 persen. Tim terlihat lebih dominan dalam mengontrol permainan.
6. Rata-rata Sentuhan di Kotak Penalti Lawan

Jumlah sentuhan di kotak penalti lawan menunjukkan intensitas serangan. Semakin tinggi angka, semakin besar tekanan yang diberikan.
Manchester United mencatat rata-rata 24,17 sentuhan per pertandingan di era Carrick. Angka ini menunjukkan aktivitas serangan yang cukup aktif.
Namun, pada masa Amorim, angka tersebut mencapai 29,25. Ini menandakan tim lebih sering mengancam di area berbahaya.
Sumber: Planet Football
Klasemen Premier League
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 19:15Tempat Menonton Kanada vs Bosnia dan Herzegovia: Kick Off Jam Berapa?
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 18:45Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 19:40Hasil Temuan Kejagung soal Mark Up Motor Listrik BGN
-
Liputan6 12 Juni 2026 19:16Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:51Polisi Tangkap 2 Pria Bawa Molotov Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:30Deretan Hoaks yang Mencatut Presiden, dari Prabowo sampai Putin
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:16Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Maut di Tempat Hiburan Grogol
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:05Sempat Bentrok, Demo BEM UI dan KM IPB Suarakan 5 Tuntutan
MOST VIEWED
Manchester United Siapkan Kejutan dengan Coba Rekrut Cristian Romero dari Tottenham
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Akhir Kisah Mahal Jadon Sancho di Manchester United: Dibeli Rp1,6 Triliun Dilepas Gratis
Drama Transfer Marcus Rashford: Bayern Munchen Siap Bayar 26 Juta Pounds, Tapi Sang Pemain Cuma Mau Barcelona
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















