
Nexify - Ruben Amorim akhirnya memberikan penjelasan terkait keputusannya tidak memainkan Benjamin Sesko sejak awal dalam pertandingan krusial melawan Liverpool di Anfield. Pilihan tersebut sempat menuai reaksi keras dari suporter yang mempertanyakan alasan penyerang Slovenia itu harus duduk di bangku cadangan.
Sesko sebelumnya tampil impresif dengan mencetak gol di dua laga beruntun. Namun, manajer Manchester United justru memilih menempatkannya sebagai pemain pengganti dalam duel penting tersebut.
Keputusan kontroversial itu akhirnya terbayar dengan hasil mengejutkan. United berhasil mengalahkan juara bertahan Premier League dengan skor 2-1 di kandang mereka sendiri.
Kemenangan tersebut mengakhiri puasa panjang Setan Merah yang tak pernah menang di Anfield sejak 2016. Bagi Amorim, ini juga menjadi pencapaian pertamanya meraih dua kemenangan berturut-turut di liga sejak menangani United.
Di tengah perayaan hasil positif, Amorim masih harus menjawab berbagai pertanyaan seputar keputusan taktisnya. Sesko baru diturunkan pada 30 menit akhir pertandingan.
Banyak pihak penasaran dengan alasan di balik strategi yang tampak berisiko tersebut. Namun, sang pelatih tetap tenang dan yakin dengan pilihannya.
Amorim: Kadang Anda Harus Ikuti Insting
Amorim menanggapi pertanyaan dengan sikap tenang dan percaya diri. Ia menyatakan bahwa dalam laga besar seperti ini, naluri seorang pelatih menjadi elemen krusial.
"Khususnya di momen-momen sulit, Anda perlu mengikuti insting," ungkap Amorim usai laga. "Terkadang karakter pertandingan mengubah pendekatan kami."
Ia menjelaskan bahwa memainkan Matheus Cunha sebagai penyerang tengah memberikan dinamika berbeda. "Jika kami turunkan Ben, bek tengah lawan akan lebih mudah mengendalikan striker kami," tambahnya.
Keputusan taktis tersebut membuahkan hasil sesuai harapan. Meskipun Cunha tidak mencetak gol, perannya sangat vital dalam mengacak-acak pertahanan Liverpool.
Pergerakan pemain Brasil itu membuka celah bagi rekan-rekannya untuk menyerang. Strategi ini memungkinkan United menekan sejak menit awal dan memanfaatkan peluang secara efisien.
Kemenangan ini lebih dari sekadar tiga angka. Hasil tersebut menjadi pembuktian bahwa pendekatan taktis Amorim yang sering dipertanyakan sebenarnya efektif.
"Setiap detail dalam pertandingan ini berjalan sempurna," kata Amorim. "Semangat tim ketika harus menderita, cara kami bertahan, semua hal kecil itu sangat penting."
Ia menambahkan bahwa tantangan berikutnya adalah mengulangi performa serupa. "Sekarang kami harus mencoba melakukannya lagi minggu depan," pungkasnya.
United Hentikan Kutukan Anfield

Jalannya pertandingan di Anfield berlangsung penuh drama. Bryan Mbeumo langsung memberikan keunggulan bagi United pada menit kedua setelah memanfaatkan blunder pertahanan tuan rumah.
Gol tersebut sempat memicu protes dari kubu Liverpool. Alex Mac Allister mengalami cedera kepala saat serangan dimulai, namun wasit Michael Oliver memutuskan tidak menghentikan permainan.
Liverpool mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan. Beberapa kali bola mereka menghantam mistar gawang United.
Cody Gakpo akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-78. Namun kegembiraan tuan rumah tidak berlangsung lama.
Harry Maguire muncul sebagai pahlawan dengan sundulan presisi enam menit kemudian. Bek Inggris itu menyambut umpan silang Bruno Fernandes untuk memastikan kemenangan 2-1 bagi tim tamu.
Hasil ini mencatat kemenangan tandang perdana United di Anfield sejak 2016. Sementara bagi Liverpool, ini menjadi kekalahan keempat beruntun di seluruh kompetisi, catatan terburuk mereka sejak November 2014.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Catatkan Kemenangan Bersejarah atas Liverpool, Ruben Amorim Pilih Tetap Membumi
- Striker Haus Gol Manchester United itu Bernama Harry Maguire!
- Setelah Sekian Purnama, Ruben Amorim Akhirnya Raih Dua Kemenangan Beruntun di MU
- Malam Kelam Liverpool di Anfield: Salah dan Isak yang Tak Berdaya
- Main Apik dan Menang di Anfield: Awal Kebangkitan Manchester United?
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 11 Juni 2026 19:45Satu Faktor X yang Bisa Bikin Kacau Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 05:40Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 04:30Link Live Streaming Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:24TNI Jelaskan Peran Pengerahan Prajurit Saat Demo di Bundaran HI
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
MOST VIEWED
Manchester United Siapkan Kejutan dengan Coba Rekrut Cristian Romero dari Tottenham
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Akhir Kisah Mahal Jadon Sancho di Manchester United: Dibeli Rp1,6 Triliun Dilepas Gratis
Drama Transfer Marcus Rashford: Bayern Munchen Siap Bayar 26 Juta Pounds, Tapi Sang Pemain Cuma Mau Barcelona
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...





















