
Nexify - Inter vs Juventus akan tersaji pada pekan ke-25 Serie A 2025-2026 di Stadio Giuseppe Meazza, Minggu, 15 Februari 2026, pukul 02.45 WIB. Laga ini hadir lima bulan setelah pertemuan dramatis di Turin yang berakhir dengan skor 4-3.
Pertandingan tersebut menjadi salah satu malam paling kacau di awal masa kepelatihan Cristian Chivu bersama Inter Milan. Kini, sang pelatih menilai situasi sudah jauh berbeda, terutama pada kubu Juventus yang berkembang pesat.
Chivu membawa Inter dengan identitas yang lebih jelas dan keyakinan lebih kuat terhadap skuadnya. Akan tetapi, ia mengingatkan bahwa Juventus di bawah Luciano Spalletti telah berubah menjadi tim yang lebih matang dan sulit dikendalikan.
Juventus dengan Identitas Baru

“Mereka adalah tim yang meningkat sejak kedatangan Luciano,” ujar Chivu. “Ia memberi mereka identitas dalam waktu singkat dan Anda bisa melihat ide-ide pelatihnya.”
Chivu menilai perkembangan individu pemain Juventus membuat mereka mampu menyulitkan siapa pun. Ia menegaskan Inter harus berada pada level yang sama untuk menghadapi tantangan tersebut.
“Kami berharap performa tetap berada pada level tinggi,” katanya. “Kami harus menunjukkan determinasi yang sama seperti dua bulan terakhir.”
Keseimbangan Emosi Jadi Kunci

Chivu menilai Derby d'Italia selalu membawa motivasi tambahan bagi para pemain. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan emosi agar tidak terbawa tekanan.
“Ada motivasi ekstra, tetapi tantangannya adalah menemukan motivasi yang sama saat melawan tim yang lebih kecil,” ujarnya. “Ini adalah laga penting secara global karena makna dua klub ini.”
Ia juga menolak anggapan bahwa tekanan derby harus mengubah persiapan tim. “Rahasia utamanya adalah tidak menciptakan tekanan untuk diri sendiri,” katanya.
Kesiapan Skuad dan Pertarungan Taktik

Chivu memastikan Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu siap dimainkan setelah berlatih penuh sejak Senin. Keduanya tidak mengalami masalah dan masuk dalam daftar pemain tersedia.
Pelatih Inter ini memprediksi duel taktik akan berjalan intens sejak awal laga. “Juventus adalah tim hibrida dengan mobilitas tinggi dan memiliki banyak cara untuk melukai lawan,” ujarnya.
Ia menambahkan Inter harus siap menerima perubahan dominasi permainan. “Kami harus menerima bahwa terkadang kendali berpindah dari satu tim ke tim lain karena Juventus memiliki level tinggi,” katanya.
Kenangan 4-3 dan Cerita Keluarga Thuram

Chivu mengaitkan perkembangan Inter dengan respons tim setelah kekalahan 4-3 di Turin. “Setelah itu, kami harus pergi ke Amsterdam dan mulai membangun rangkaian hasil positif,” ujarnya.
Ia menilai para pemain menunjukkan kebanggaan dan pertumbuhan mental yang jelas. “Keseimbangan adalah hal mendasar dalam sepak bola dan Anda harus mengontrol emosi setiap hari,” katanya.
Laga ini juga mempertemukan Marcus Thuram dengan adiknya, Khephren Thuram, yang membela Juventus. “Ini cerita indah karena ada nilai keluarga di balik rivalitas,” ujar Chivu.
Meski sarat gengsi, Chivu tidak menganggap derby ini sebagai penentu musim. “Liga masih panjang dan hasil sekarang lebih berdampak secara psikologis daripada di klasemen,” katanya.
Duel Inter vs Juventus kali ini menjadi ujian kedewasaan bagi Nerazzurri sekaligus tolok ukur kebangkitan Bianconeri. Lima bulan setelah duel 4-3 yang penuh kekacauan, kedua tim datang dengan wajah baru dan ambisi yang sama besar.
Sumber: Sempre Inter
Klasemen

Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Inter vs Juventus: Saatnya Lautaro Martinez Hentikan Puasa Gol di Laga Besar
- Prediksi Arsenal vs Wigan Athletic 15 Februari 2026
- Inter vs Juventus: 3 Pemain Bianconeri yang Harus Diwaspadai Nerazzurri
- Rekor dan Nyanyian untuk Luka Modric
- Penegasan Daya Saing AC Milan dalam Perburuan Scudetto Serie A
- Pisa 2 Kali Lengah dan Milan Menghukum Mereka
- Semua Pemain AC Milan Perlu Belajar dari Karakter Luar Biasa Luka Modric
- Rating Pemain Hull City vs Chelsea: Pedro Neto Hat-trick Gol, Liam Delap Hat-trick Assist
- Rating Pemain Pisa vs Milan: Luka Modric sang Pembeda
- Man of the Match Hull City vs Chelsea: Pedro Neto
- Man of the Match Pisa vs Milan: Luka Modric
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 27 Juli 2026 23:28Francesco Camarda Bersinar, Mampukah Jadi 'Pio Esposito' Versi AC Milan?
-
italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
-
italia 27 Juli 2026 18:37AC Milan Masih Cari Wing-back Baru, 2 Nama Ini Masuk Daftar Belanja Amorim
-
italia 27 Juli 2026 18:33Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
-
italia 27 Juli 2026 18:26AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
-
italia 27 Juli 2026 18:22Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
Comeback Lawan Celtic, Ruben Amorim Kurang Puas dengan Penampilan AC Milan
Selamatkan AC Milan dari Kekalahan, Begini Kata Francesco Camarda
AC Milan Siapkan Tawaran Lebih Besar demi Bek Barcelona, Chelsea Jadi Penghalang
Luka Modric Tegaskan Tekad Bangkit Bersama AC Milan, Gagal ke Liga Champions Jadi Motivasi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















