
Nexify - Hasil imbang 1-1 melawan Genoa di San Siro, Jumat (9/1/2026) dini hari, menyisakan pekerjaan rumah besar bagi AC Milan. Menghadapi tim penghuni peringkat ke-17 Serie A, Rossoneri justru terlihat kehilangan arah dan nyaris dipermalukan di kandang sendiri.
Massimiliano Allegri tak menampik bahwa timnya tampil di bawah standar yang diharapkan. Sang pelatih secara terbuka menyebut laga ini sebagai pelajaran mahal tentang kedewasaan bagi skuadnya yang gagal membongkar pertahanan lawan dengan tenang.
Sempat tertinggal lewat gol Lorenzo Colombo di babak pertama, Milan baru bisa bernapas lega berkat gol penyeimbang Rafael Leao di menit ke-92. Namun, drama sesungguhnya terjadi di detik akhir ketika Genoa mendapatkan hadiah penalti.
Beruntung bagi Milan, eksekusi Stanciu melambung di atas mistar gawang. Kegagalan itu menyelamatkan wajah tuan rumah dari kekalahan memalukan, sekaligus menyadarkan Allegri betapa rapuhnya mentalitas tim saat berada di bawah tekanan.
Terburu-buru Membawa Bencana

Dalam interview pasca-laga kepada DAZN, Allegri menyoroti satu kelemahan fatal anak asuhnya: ketidaksabaran. Milan dinilai terlalu tergesa-gesa saat mencoba menembus blok rendah pertahanan Genoa yang tampil disiplin.
Alih-alih bermain taktis, Rossoneri justru kerap kehilangan bola karena keputusan yang terburu-buru. Hal ini membuat mereka rentan terhadap serangan balik, sebuah skenario yang nyaris membuat mereka kehilangan tiga poin penuh.
"Kami tidak memiliki cukup kesabaran, kami terlalu terburu-buru, dan ketergesaan tidak membawa kita ke mana-mana," ujar Allegri dengan nada kritis.
Ia menekankan bahwa menghadapi tim yang bertahan total membutuhkan ketenangan ekstra. Kecerobohan dalam penguasaan bola justru menjadi bumerang yang menguntungkan lawan.
"Hal yang harus kami perbaiki adalah kesabaran kami melawan tim dengan blok rendah ini, sehingga kami tidak membiarkan diri kami terekspos pada serangan balik, yang merupakan cara kami mengambil risiko kalah dalam permainan ini," tambahnya.
Pelajaran Musim Ini

Hasil ini membuat Milan kini tertinggal tiga poin dari rival sekota mereka, Inter, yang nyaman di puncak klasemen Serie A hingga pekan ke-19 musim 2025-26.
Allegri mengingatkan bahwa target utama tim adalah finis di empat besar, dan hal itu mustahil dicapai jika mentalitas "belum matang" ini terus dipelihara. Ia meminta para pemain untuk mengambil sisi positif namun tetap realistis bahwa mereka beruntung tidak kalah.
"Ini adalah pelajaran tentang kedewasaan jika kami ingin mencapai tujuan kami, yaitu finis di empat besar. Kami harus berbenah," tegas pelatih berpengalaman tersebut.
Mengenai hasil akhir, Allegri mencoba bersikap filosofis meski tak bisa menyembunyikan kekecewaannya gagal menang di kandang.
"Dalam sepak bola, Anda mengambil apa pun hasil yang diberikan kepada Anda," ucapnya. "Sayang sekali kami tidak bisa menang di kandang, kami mencoba menembak berkali-kali, tetapi itu tidak membantu. Faktanya, kami beruntung karena kami bisa saja kalah."
Pujian untuk Rafael Leao

Sorotan khusus juga diberikan kepada Rafael Leao. Sang penyerang sayap menjadi juru selamat lewat gol telatnya, meski secara fisik belum berada dalam kondisi 100 persen.
Allegri mengakui bahwa bintang asal Portugal itu sebenarnya bisa melakukan lebih baik dalam beberapa situasi open play. Namun, insting tajam Leao tetap menjadi pembeda di saat krusial.
"Dia (Leao) tidak dalam kondisi terbaiknya saat ini, tetapi dia selalu ada dalam permainan dan tetap mencetak gol pada akhirnya," puji Allegri.
Kini, Milan harus segera melupakan hasil minor ini dan menatap laga selanjutnya. Allegri memastikan hampir seluruh pemainnya akan tersedia untuk lawatan berat ke Florence menghadapi Fiorentina.
"Kami harus tetap tenang menghadapi siapa pun. Kami akan siap," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
-
Liga Italia 27 Juli 2026 18:33Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
-
Liga Italia 27 Juli 2026 18:26AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 27 Juli 2026 23:28Francesco Camarda Bersinar, Mampukah Jadi 'Pio Esposito' Versi AC Milan?
-
italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
-
italia 27 Juli 2026 18:37AC Milan Masih Cari Wing-back Baru, 2 Nama Ini Masuk Daftar Belanja Amorim
-
italia 27 Juli 2026 18:33Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
-
italia 27 Juli 2026 18:26AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
-
italia 27 Juli 2026 18:22Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
Comeback Lawan Celtic, Ruben Amorim Kurang Puas dengan Penampilan AC Milan
Selamatkan AC Milan dari Kekalahan, Begini Kata Francesco Camarda
AC Milan Siapkan Tawaran Lebih Besar demi Bek Barcelona, Chelsea Jadi Penghalang
Luka Modric Tegaskan Tekad Bangkit Bersama AC Milan, Gagal ke Liga Champions Jadi Motivasi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















