
Nexify - Masa depan Luciano Spalletti di Juventus mulai diselimuti tanda tanya. Pelatih asal Italia itu disebut siap meninggalkan klub jika gagal membawa Juventus finis di zona Liga Champions musim depan.
Laporan tersebut pertama kali muncul dari media Italia, La Stampa. Situasi ini langsung menambah tekanan di internal Juventus yang sedang berada dalam fase sulit menjelang akhir musim.
Posisi Bianconeri memburuk setelah kalah 0-2 dari Fiorentina. Hasil itu membuat mereka tertahan di peringkat kelima klasemen Liga Italia bersama Como dan kehilangan kendali penuh atas nasib sendiri.
Padahal sebelumnya Juventus sempat diprediksi bisa mengamankan tiket empat besar tanpa terlalu banyak masalah. Kini, semuanya harus ditentukan pada pekan terakhir Serie A.
Skenario Rumit di Pekan Pamungkas Serie A

Juventus wajib menang saat menghadapi Torino di laga derbi terakhir musim ini. Tidak ada pilihan lain jika mereka masih ingin menjaga peluang tampil di Liga Champions.
Namun kemenangan saja belum tentu cukup. Juventus juga harus berharap AC Milan atau AS Roma gagal meraih hasil maksimal pada pertandingan mereka masing-masing.
Jika salah satu pesaing terpeleset, jalan Juventus bisa kembali terbuka. Di tengah situasi itu, Spalletti disebut siap mundur bila target utama klub tidak tercapai musim ini.
Keputusan tersebut kabarnya dipandang sebagai bentuk tanggung jawab pribadi sang pelatih. Tekanan besar sepanjang beberapa pekan terakhir membuat posisinya semakin tidak nyaman di Turin.
Keretakan Internal Manajemen

Masalah Juventus rupanya tidak hanya terjadi di atas lapangan. Hubungan antara Spalletti dan direktur klub, Damien Comolli, disebut mulai memanas dalam beberapa waktu terakhir.
Situasi ini membuat pemilik klub, John Elkann, dikabarkan harus turun tangan langsung. Pewaris keluarga Agnelli itu disebut perlu menentukan arah proyek klub dan memilih figur yang akan memimpin Juventus ke depan.
Ketegangan internal itu terasa ironis karena Spalletti sebenarnya baru bergabung pada 30 Oktober 2025. Bahkan, ia juga baru menandatangani kontrak baru hingga Juni 2028 beberapa pekan lalu.
Meski isu pengunduran diri mulai beredar, Juventus diyakini belum tentu menerima keputusan tersebut begitu saja. Manajemen kabarnya masih ingin mempertahankan Spalletti dan memberi ruang lebih besar baginya untuk membentuk skuad musim depan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
Liga Italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
Liga Italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 18:45Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:30Deretan Hoaks yang Mencatut Presiden, dari Prabowo sampai Putin
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:16Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Maut di Tempat Hiburan Grogol
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:05Sempat Bentrok, Demo BEM UI dan KM IPB Suarakan 5 Tuntutan
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:38Maling di Mojokerto Tinggalkan Surat, Janji Ganti Uang Usai Gajian
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:36Anggaran Mulai Cair, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:25Jalan Layang Semanggi Ditutup Imbas Demo, Ini Rute Alternatifnya
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























