
Nexify - Legenda Inter Milan Giuseppe Bergomi mengungkapkan ia sempat terinfeksi virus corona saat bekerja sebagai pandit dan mengakui ia sempat meremehkan virus tersebut.
Bergomi mengakui bahwa ia mulai merasakan dirinya sakit sejak bulan Maret. Saat itu tubuhnya menunjukkan sejumlah gejala yang menunjukkan tanda ia terinfeksi virus covid-19 tersebut.
Bergomi pun melakukan tes corona. Hasilnya ternyata memang positif. Namun ia termasuk orang yang beruntung memiliki antibodi yang cukup kuat untuk membendung serangan yang lebih brutal dari covid-19 tersebut.
“Saya melakukan tes serologis dan hasil saya kembali positif untuk IgG dan negatif untuk IgM. Pada awal Maret, saya sakit. Saya memiliki masalah dengan indera penciuman dan punggung saya, tetapi tidak dengan paru-paru saya,” katanya kepada Ciccio Valenti di Instagram, menurut Corriere dello Sport, via Football Italia.
“Sekarang, keberuntungan ingin saya memiliki antibodi, tetapi mereka menjelaskan kepada saya bahwa antibodi itu tidak akan melindungi saya 100 persen karena virusnya berubah."
Nyeri Sebulan
Giuseppe Bergomi mengaku saat itu ia tidak merasakan takut atau apa pun. Namun ia mengaku terus merasa tidak enak badan.
Ia pun merasakan nyeri selama hampir satu bulan. Namun ia sangat beruntung karena pada akhirnya ia baik-baik saja.
“Saya tidak takut, tetapi saya selalu merasa kedinginan, saya harus menggunakan dua pemanas. Saya pikir itu flu saja, sebaliknya saya bersikap tetap positif," serunya.
“Teman-teman saya mengolok-olok saya dan mengatakan bahwa saya terlalu banyak memikirkannya, tetapi saya tidak sehat, saya selalu kesakitan, saya lemah. Saya tidak bisa duduk karena sakit di punggung, saya selalu berdiri," ungkapnya.
“Mereka mengatakan kepada saya bahwa saya sebaiknya tidak mengkonsumsi obat anti-inflamasi. Setelah beberapa saat, rasa sakitnya hilang, tetapi semuanya berlangsung selama 20 hingga 25 hari. Sekarang, saya baik-baik saja, saya mulai berlari lagi. Saya hanya melakukan tes serologis, saya mencoba melakukan tes swab, tetapi mereka mengatakan kepada saya bahwa setelah 30 hari saya harusnya baik-baik saja," tuturnya.
Remehkan Sang Virus Corona
Namun demikian Giuseppe Bergomi mengaku ia sempat tidak bertindak dengan tidak benar selama sakit. Ia mengaku masih tetap keluyuran untuk melakukan sejumlah aktivitas.
Di antaranya adalah melakukan tugasnya sebagai pelatih di akademi Inter Milan. Ia juga mengaku masih menjalankan rutinitasnya sebagai pandit televisi. Ia pun merasa menyesal karena aksinya itu dirasanya bisa menulari banyak orang lain.
“Saya bodoh, saya meremehkannya. Pada 21 Februari, saya menjalani sesi latihan terakhir dan salah satu pemain menderita pneumonia, sejak saat itu kami tidak bermain lagi," tuturnya.
"Pada 26 Februari, saya berada di Naples untuk mengomentari pertandingan melawan Barcelona. Kemudian saya berada di Perugia untuk menonton pertandingan melawan Benevento," ungkapnya.
"Menurut pendapat saya, saya pernah meremehkannya sebelumnya. Saya sudah terlalu banyak berhubungan dengan orang-orang," ujarnya penuh penyesalan.
(football italia)
Baca Juga:
- Untuk Maksimalkan Eriksen, Conte Diminta Ubah Formasi
- Inter Milan Tolak Tawaran Uang dan Pemain dari Barcelona untuk Lautaro Martinez
- Digoda Barcelona, Inter Tak Akan Mudah Pertahankan Lautaro Martinez
- Giorgio Chiellini Mengenang Kebaikan Legenda Inter Milan, Javier Zanetti
- Kerap Dapat Kritikan, Cambiasso Bela Godin
- 19 Tahun Lalu: Ketika AC Milan Membantai Inter 6 Gol Tanpa Balas
- Tentang Barcelona, Klub Besar yang Kesulitan Jual Pemain
- Yang Pertama dari 142 Gol Christian Vieri di Serie A
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
Liga Italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 07:25Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 07:09Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:24TNI Jelaskan Peran Pengerahan Prajurit Saat Demo di Bundaran HI
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















