
Nexify - Cesc Fabregas menegaskan kekecewaannya terhadap mantan rekan setim Chelsea, Alvaro Morata, setelah striker itu menerima kartu merah dalam kekalahan Como 1-2 dari Fiorentina. Morata hanya masuk sebagai pengganti babak kedua namun gagal menyelesaikan pertandingan akibat dua kartu kuning dalam satu menit.
Como mengalami kekalahan liga kelima mereka musim ini pada Sabtu (14/2) lalu. Fiorentina sempat unggul 2-0 lewat gol Nicolo Fagioli dan penalti Moise Kean sebelum Como memperkecil skor melalui gol bunuh diri Fabiano Parisi.
Kekalahan ini membuat Como tertahan di peringkat ketujuh Serie A, lima poin dari zona Liga Champions. Sementara Fiorentina tetap di posisi 178 namun hanya terpaut selisih gol dari zona degradasi.
Fabregas tidak menaruh simpati untuk Morata yang terlihat bingung saat kartu merah ditunjukkan. Ia menilai pengalaman Morata seharusnya membuatnya lebih matang dan tidak mudah terpancing provokasi.
Fabregas Sebut Provokasi Bagian dari Sepak Bola
Fabregas menekankan bahwa provokasi adalah bagian dari permainan. Ia menilai pemain yang tidak mampu menghadapi situasi tersebut sebaiknya mempertimbangkan pilihan lain dalam karier.
Morata, mantan striker Real Madrid, menerima kartu kuning pertama setelah bersitegang dengan Luca Ranieri. Kartu kuning kedua kemudian muncul akibat tindakannya sendiri yang tampak memperburuk situasi.
"Provokasi adalah bagian dari sepak bola," kata Fabregas.
"Mereka yang tidak bisa hidup dengan itu sebaiknya ganti karier. Saya menuntut lebih dari pemain berpengalaman sepertinya. Garis antara menang dan kalah sangat tipis, jadi kita tidak boleh mencari alasan dan tidak peduli dengan apa yang dilakukan orang lain di lapangan," tambah Fabregas.
Kekalahan Como Dinilai Fabregas Kurang Motivasi
Fabregas mengaku kesal karena tidak mampu menyampaikan pentingnya pertandingan kepada para pemainnya. Ia menilai Como, sebagai tim muda, kurang menunjukkan motivasi dan energi yang tepat di lapangan.
Meskipun Fabregas sudah membagikan pengalamannya selama sesi latihan, hal itu dirasa belum cukup. Babak kedua khususnya disebutnya hampir tidak menyerupai pertandingan sepak bola.
"Saya kesal karena tidak mampu membantu para pemain memahami pentingnya pertandingan," ujar Fabregas.
"Saya menunjukkan pengalaman saya sebagai pesepak bola selama minggu ini, mungkin terlalu banyak, tapi itu tidak cukup. Kami tim muda. Babak kedua, saya ulang, bukanlah pertandingan sepak bola. Permainan harus dimenangkan dengan motivasi dan energi yang tepat," lanjut Fabregas.
Masa Depan Morata di Como Masih Diragukan
Como sebelumnya berniat menandatangani Morata secara permanen setelah masa pinjamannya berakhir. Namun, performa Morata yang minim gol membuat rencana tersebut bisa berubah.
Striker asal Spanyol ini baru mencetak satu gol untuk Como dan belum mencetak gol di 15 pertandingan liga musim ini. Kekalahan dari Fiorentina menempatkan Como di peringkat ketujuh dengan lima poin dari zona Liga Champions.
Sumber: Metro
Klasemen Serie A
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
-
Liputan6 12 Juni 2026 20:34Mendagri Minta DKPP Cegah Pelanggaran Pemilu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























