
Nexify - Cesc Fabregas buka-bukaan soal taktik membangun serangan. Pelatih Como yang juga mantan pemain Barcelona itu menyebut anggapan Man City selalu build up dari belakang itu mitos belaka.
Pernyataan ini keluar jelang laga krusial Como kontra Roma. Fabregas memang dikenal sebagai pelatih muda dengan pemikiran taktik yang dalam dan kadang nyeleneh.
Ia sedang mempersiapkan timnya yang kini duduk manis di peringkat empat Serie A. Posisi yang bikin banyak orang melongo, tapi tidak untuk Fabregas.
Saat ditanya soal peluang timnya ke Liga Champions, responsnya dingin. Ia malah mengingatkan semua orang untuk tetap membumi.
"Kalau kami bisa lolos, itu bagus. Kalau tidak, kami tetap berproses," ujar Fabregas dalam konferensi pers jelang laga.
Haram Bahas Liga Champions

Posisi Como di empat besar memicu euforia yang sangat luar biasa. Namun, Fabregas justru melarang keras para pemainnya membahas Liga Champions.
Sang pelatih tidak ingin ambisi tersebut merusak fokus utama tim. Ia menganggap saat ini belum waktunya untuk bermimpi terlalu jauh.
"Jika kami sampai di sana, bagus, jika tidak, kami terus membangun," ujar Cesc Fabregas.
"Saya akan marah jika para pemain saya berbicara tentang Liga Champions saat ini. Bukan karena subjeknya sendiri, tetapi karena ini bukan momen yang tepat," tegasnya.
Pujian Setinggi Langit untuk AS Roma

Menghadapi AS Roma, Fabregas menunjukkan rasa hormat yang sangat tinggi. Ia menyadari sang lawan memiliki kedalaman skuad yang sangat mengerikan.
Menurutnya, pergerakan transfer Roma pada bulan Januari lalu sangat jenius. Hal ini membuat level permainan lawan mereka meningkat secara drastis.
"Mereka memiliki jendela transfer luar biasa, mereka telah meningkatkan level lebih dari siapa pun," puji Fabregas.
Como dituntut menampilkan performa masterclass demi meraih tiga poin mutlak. Fabregas merujuk pada kemenangan sensasional mereka pada beberapa laga sebelumnya.
"Kami membutuhkan permainan yang sempurna, seperti saat menang di Napoli atau melawan Juventus," ungkap mantan gelandang Arsenal ini.
"Kami harus bermain dengan cara kami, dan kemudian lapangan yang akan berbicara," lanjutnya.
Singgung Taktik Manchester City

Fabregas juga membedah potensi perubahan taktis akibat absennya beberapa pilar. Ia menyoroti peran krusial Nico Paz di sektor lini tengah.
Banyak pihak menyarankan agar pemain tersebut bermain lebih ke dalam. Namun, Fabregas menolak mentah-mentah ide eksperimen perubahan formasi taktis tersebut.
"Belum, karena dia adalah seorang trequartista, sosok pemain yang sangat naluriah," jelas sang manajer.
Saat membahas opsi pengganti, Fabregas memberikan sebuah perumpamaan yang menarik. Ia secara lugas membawa nama besar Manchester City asuhan Pep Guardiola.
"Anda pikir Manchester City asuhan Guardiola selalu membangun serangan dari belakang? Tidak," tukas Fabregas.
"Terkadang lawan menekan Anda, terkadang Anda tidak memiliki pemain seperti Busquets atau Pique," terangnya.
"Ketika pelatih tidak mempercayai fase pertamanya, Anda harus bekerja keras dan membangun kepercayaan itu," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 19:15Tempat Menonton Kanada vs Bosnia dan Herzegovia: Kick Off Jam Berapa?
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 18:45Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 19:40Hasil Temuan Kejagung soal Mark Up Motor Listrik BGN
-
Liputan6 12 Juni 2026 19:16Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:51Polisi Tangkap 2 Pria Bawa Molotov Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:30Deretan Hoaks yang Mencatut Presiden, dari Prabowo sampai Putin
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:16Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Maut di Tempat Hiburan Grogol
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:05Sempat Bentrok, Demo BEM UI dan KM IPB Suarakan 5 Tuntutan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















