
Nexify - Tekuk Lazio, AS Roma Langsung ke Fase Grup Liga Champions 2015-16.
Pertandingan antara dua tim kota Roma di giornata 37 pada hari Senin (25/05) malam berakhir indah bagi AS Roma. Lazio yang berperan sebagai tuan rumah lebih dulu tertinggal melalui gol Juan Iturbe, namun Felipe Dordevic berhasil menyamakan skor hingga akhirnya Mapou Yanga-Mbiwa menjadi penentu hasil akhir.
Berusaha mengulangi pertemuan pertama, Lazio langsung keluar menyerang dan menghasilkan peluang. Sayang dua kesempatan yang didapat Miroslav Klose terbuang begitu saja.
De Sanctis sigap mengamankan gawangnya ketika Felipe Anderson memberi umpan yang diteruskan Lucas Biglia. Roma berusaha membalas dengan serangan balik lewat Florenzi di kanan, tapi Totti datang terlambat.
Pertandingan berlangsung dengan ritme yang bagus pada dua puluh menit pertama. Menyadari kondisi, Roma tak gegabah dan mampu bermain solid di belakang, jebakan offside untuk mengatasi bola panjang ke arah Klose pun berhasil dilakukan.
Menuju interval, Felipe Anderson dua kali mengancam pertahanan Roma. Umpannya diklaim De Sanctis dan tendangannya hanya menghasilkan tendangan sudut.
Tanpa gol dan empat kartu kuning, kedua tim memasuki ruang ganti pemain. Tanpa perubahan di babak kedua, tiba-tiba Dusan Basta muncul dengan tendangan keras yang mengejutkan, sayang bola masih melebar di sisi kiri.
Satu jam pertandingan berlangsung, Rudi Garcia menarik Francesco Totti dan menggantikannya dengan Victor Ibarbo. Ia pun langsung memberi kontribusi di lini belakang dengan mematahkan peluang Cavanda.
Candreva dan Felipe Anderson berulang kali memberi servis untuk Klose, namun striker veteran Jerman itu menjadi semakin frustrasi dengan pertahanan Roma yang juga berusaha mengimbanginya.
Setelah Florenzi dan Ibarbo makin dekat dengan gol pembuka, skor pun berubah di menit 73. Dari jarak dekat Juan Iturbe meneruskan umpan Victor Ibarbo.
Sadar timnya memerlukan finishing touch, Stefano Pioli memainkan Felipe Dordevic yang menggantikan Stefano Mauri dalam kondisi tertinggal satu gol.
Dan benar saja, Felipe Dordevic menyamakan kedudukan dua menit lepas dari menit ke-80. Dari kanan Felipe Anderson mengirim umpan untuk Miroslav Klose, sadar Dordevic berada dalam posisi yang lebih baik, si kulit bundar pun diteruskan ke arah striker Serbia itu yang tanpa kesalahan mengkonversi bola.
Tiga menit berikutnya skor kembali berubah. Tendangan bebas yang dieksekusi Miralem Pjanic berhasil ditanduk bek tengah Mapou Yanga-Mbiwa ke kanan gawang di luar jangkauan Federico Marchetti, Roma kembali unggul.
Lazio bersusah payah untuk mengejar gol tetapi perjuangan Roma dalam mengamankan keunggulan menghasilkan tiga poin. Kemenangan 1-2 ini membuat Roma memastikan posisi runner-up dengan 70 poin yang tak mungkin lagi dikejar Lazio dengan satu giornata tersisa.
Susunan pemain
Pertandingan antara dua tim kota Roma di giornata 37 pada hari Senin (25/05) malam berakhir indah bagi AS Roma. Lazio yang berperan sebagai tuan rumah lebih dulu tertinggal melalui gol Juan Iturbe, namun Felipe Dordevic berhasil menyamakan skor hingga akhirnya Mapou Yanga-Mbiwa menjadi penentu hasil akhir.
Berusaha mengulangi pertemuan pertama, Lazio langsung keluar menyerang dan menghasilkan peluang. Sayang dua kesempatan yang didapat Miroslav Klose terbuang begitu saja.
De Sanctis sigap mengamankan gawangnya ketika Felipe Anderson memberi umpan yang diteruskan Lucas Biglia. Roma berusaha membalas dengan serangan balik lewat Florenzi di kanan, tapi Totti datang terlambat.
Pertandingan berlangsung dengan ritme yang bagus pada dua puluh menit pertama. Menyadari kondisi, Roma tak gegabah dan mampu bermain solid di belakang, jebakan offside untuk mengatasi bola panjang ke arah Klose pun berhasil dilakukan.
Menuju interval, Felipe Anderson dua kali mengancam pertahanan Roma. Umpannya diklaim De Sanctis dan tendangannya hanya menghasilkan tendangan sudut.
Tanpa gol dan empat kartu kuning, kedua tim memasuki ruang ganti pemain. Tanpa perubahan di babak kedua, tiba-tiba Dusan Basta muncul dengan tendangan keras yang mengejutkan, sayang bola masih melebar di sisi kiri.
Satu jam pertandingan berlangsung, Rudi Garcia menarik Francesco Totti dan menggantikannya dengan Victor Ibarbo. Ia pun langsung memberi kontribusi di lini belakang dengan mematahkan peluang Cavanda.
Candreva dan Felipe Anderson berulang kali memberi servis untuk Klose, namun striker veteran Jerman itu menjadi semakin frustrasi dengan pertahanan Roma yang juga berusaha mengimbanginya.
Setelah Florenzi dan Ibarbo makin dekat dengan gol pembuka, skor pun berubah di menit 73. Dari jarak dekat Juan Iturbe meneruskan umpan Victor Ibarbo.
Sadar timnya memerlukan finishing touch, Stefano Pioli memainkan Felipe Dordevic yang menggantikan Stefano Mauri dalam kondisi tertinggal satu gol.
Dan benar saja, Felipe Dordevic menyamakan kedudukan dua menit lepas dari menit ke-80. Dari kanan Felipe Anderson mengirim umpan untuk Miroslav Klose, sadar Dordevic berada dalam posisi yang lebih baik, si kulit bundar pun diteruskan ke arah striker Serbia itu yang tanpa kesalahan mengkonversi bola.
Tiga menit berikutnya skor kembali berubah. Tendangan bebas yang dieksekusi Miralem Pjanic berhasil ditanduk bek tengah Mapou Yanga-Mbiwa ke kanan gawang di luar jangkauan Federico Marchetti, Roma kembali unggul.
Lazio bersusah payah untuk mengejar gol tetapi perjuangan Roma dalam mengamankan keunggulan menghasilkan tiga poin. Kemenangan 1-2 ini membuat Roma memastikan posisi runner-up dengan 70 poin yang tak mungkin lagi dikejar Lazio dengan satu giornata tersisa.
Susunan pemain
Lazio : Marchetti; Basta, De Vrij, Gentiletti, Lulic (Cavanda 55); Parolo, Biglia (Cataldi 78); Candreva, Mauri (Djordjevic 76), Felipe Anderson; Klose
AS Roma : De Sanctis; Torosidis, Manolas, Yanga-Mbiwa, Holebas; Keita (Pjanic 68), De Rossi, Nainggolan; Florenzi, Totti (Ibarbo 61), Iturbe (Doumbia 84).
Statistik pertandingan
Shots (on target) : 16 (3) - 6 (2)
Tendangan sudut : 4 - 8
Pelanggaran : 16 - 12
Ball poss : 63 - 37. (bola/dct)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 24 Juni 2026 14:07De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 25 Juni 2026 07:28Man of the Match Maroko vs Haiti: Achraf Hakimi
-
Piala Dunia 25 Juni 2026 07:18Man of the Match Skotlandia vs Brasil: Vinicius Junior
BERITA LAINNYA
-
italia 24 Juni 2026 14:07De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
SOROT
-
Liputan6 25 Juni 2026 07:45KUR BRI Menjaga Roda Usaha Helm Hendra Tetap Berputar
-
Liputan6 24 Juni 2026 20:28Reaksi Prabowo Saat Warga Gorontalo Bersorak Sambut Sherly Tjoanda
-
Liputan6 24 Juni 2026 19:30Diplomasi Jadi Senjata Indonesia Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
-
Liputan6 24 Juni 2026 19:29Prabowo: B50 Meluncur Juli 2026, Kita Tak Akan Impor Solar Lagi
-
Liputan6 24 Juni 2026 19:09Prabowo Ungkap Kunci Indonesia Jadi Kekuatan Pangan Dunia
-
Liputan6 24 Juni 2026 19:00Respons Pabrikan Otomotif Hengkang, Kemlu Bocorkan Investasi Baru
MOST VIEWED
Giovanni Malago Resmi Jadi Presiden Baru FIGC, Era Baru Sepak Bola Italia Dimulai
Aston Villa Tetapkan Harga Emi Martinez 10 Juta Euro, dan Bagi Juventus Masih Kemahalan
Juventus Minta Diskon untuk Randal Kolo Muani, PSG Bertahan di Harga 35 Juta
Bila Ruben Amorim jadi Pelatih AC Milan, Mungkin Rafael Leao Akan Bertahan?
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























