Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati

Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Selebrasi pemain Inter Milan usai mengalahkan Parma dan memastikan Scudetto ke 21. (c) AP Photo/Luca Bruno

Nexify - Inter Milan memasuki musim baru dengan tekad mempertahankan dominasi di Serie A setelah melewati periode penuh tekanan. Hakan Calhanoglu menilai mentalitas kuat menjadi alasan timnya mampu bangkit setelah kekalahan telak 0-5 dari PSG di final Liga Champions.

Kegagalan di Eropa sempat membuat banyak pihak meragukan masa depan Nerazzurri. Namun, Calhanoglu menegaskan para pemain memiliki pengalaman dan kebersamaan yang cukup untuk menghadapi situasi sulit serta kembali meraih hasil positif.

Musim lalu, Inter berhasil mengamankan gelar Serie A dan Coppa Italia. Kini, mereka ingin kembali menguasai kompetisi domestik sekaligus mencoba memperbaiki catatan di Liga Champions.

Calhanoglu Bicara Mentalitas Inter

Calhanoglu mengakui banyak pihak mengira Inter akan terpuruk setelah kekalahan dari PSG. “Semua orang berpikir bahwa Inter, katakanlah, sedang sekarat setelah apa yang terjadi,” ujar Calhanoglu kepada beIN Sports Australia.

Gelandang asal Turki itu menegaskan timnya memiliki karakter kuat ketika berada dalam situasi sulit. “Namun, tim ini memiliki mentalitas yang kuat. Setiap kali kami mengalami momen atau situasi sulit, kami merespons,” lanjutnya.

Chivu Jadi Sosok Penting

Cristian Chivu mengambil alih posisi Simone Inzaghi dan langsung memberikan pengaruh besar meski sebelumnya minim pengalaman sebagai pelatih kepala di level senior. Calhanoglu menilai pendekatan Chivu berbeda karena sang pelatih lebih banyak memperhatikan kondisi pribadi pemain.

“Dengan Chivu sekarang, sesuatu yang berbeda, dia lebih peduli kepada pribadi, bukan sepak bola. Yang lebih penting adalah bagaimana perasaan Anda, dan dia terbuka terhadap segala sesuatu,” kata Calhanoglu.

Menurut Calhanoglu, hubungan tersebut membuat pemain lebih mudah berkomunikasi dengan Chivu di luar urusan taktik. “Di luar sepak bola, dia seperti saudara atau teman, Anda selalu bisa berbicara dengannya tentang apa pun,” tuturnya.

Inter Bidik Dominasi Serie A

Calhanoglu menegaskan target Inter tidak berubah setelah keberhasilan meraih dua trofi domestik pada musim sebelumnya. “Tujuannya selalu untuk terus mendominasi liga, saya sudah di sini selama lima tahun, memenangkan delapan trofi dan mencapai dua final Liga Champions,” ujarnya.

Inter juga tetap memiliki ambisi memperkuat posisi Serie A sebagai salah satu kompetisi terbaik Eropa. Calhanoglu menilai kualitas klub-klub Italia terus berkembang dan menempatkan Serie A di tiga besar bersama Premier League serta La Liga.

Bagi Calhanoglu, kegagalan di Liga Champions bukan alasan untuk kehilangan keyakinan terhadap proyek Inter. Dengan Chivu yang semakin dekat dengan para pemain dan mentalitas yang telah teruji, Nerazzurri bertekad kembali mengejar Scudetto sekaligus mencoba melangkah lebih jauh di Eropa.

Sumber: Football Italia