
Nexify - Pertarungan sengit memperebutkan Scudetto kembali tersaji di Giuseppe Meazza, Senin (12/1/2026) dini hari WIB. Inter Milan harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 2-2 oleh Napoli dalam laga yang menguras emosi hingga detik terakhir.
Drama saling berbalas gol mewarnai jalannya pertandingan. Tembakan terukur Federico Dimarco sempat membuka keunggulan tuan rumah, sebelum Scott McTominay membalas untuk membayar kesalahannya dalam proses gol pertama Inter.
Hakan Calhanoglu kemudian membawa Inter kembali memimpin lewat titik putih yang sempat memicu amarah Antonio Conte. Namun, McTominay lagi-lagi menjadi mimpi buruk pertahanan Inter dengan gol penyeimbang dari jarak dekat.
Kemenangan sebenarnya sudah di depan mata Inter pada masa injury time. Sayangnya, tiang gawang menjadi penghalang terakhir yang menggagalkan peluang emas Henrikh Mkhitaryan.
Merespons hasil yang campur aduk ini, bek andalan Inter, Alessandro Bastoni, memilih untuk tidak tenggelam dalam kekecewaan. Ia justru melihat sisi terang dari performa timnya.
Mentalitas Inter Milan
Bastoni tak menampik bahwa lini pertahanan Inter melakukan kesalahan fatal pada dua gol Napoli. Namun, ia menekankan bahwa secara psikologis, timnya menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding awal musim.
"Ada beberapa detail yang tentu saja perlu kami perbaiki, tetapi saya melihat langkah maju yang pasti hari ini dalam hal mentalitas dan ketajaman," ujar Bastoni kepada DAZN Italia.
Sang bek menyadari ekspektasi publik terhadap Inter sangat tinggi. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa tim sedang dalam fase transisi atau "reboot" yang tidak mudah, namun tetap berhasil menutup paruh pertama musim dengan baik.
"Kami seharusnya bisa melakukan lebih baik pada gol-gol itu, tetapi kami juga harus mengakui kualitas lawan yang memiliki pemain-pemain level tertinggi. Saya tetap percaya kami menjalani paruh pertama musim yang sangat baik," tambahnya.
Kutukan Laga Besar dan Logika Sepak Bola
Hasil imbang ini memperpanjang catatan kurang memuaskan Inter saat menghadapi tim raksasa. Fakta menunjukkan Inter belum pernah menang dalam 14 pertemuan terakhir melawan Napoli, AC Milan, atau Juventus di semua kompetisi—dengan rincian tujuh kali seri dan tujuh kali kalah.
Meski statistik tersebut membayangi, Bastoni enggan mencari kambing hitam tunggal. Menurutnya, kebobolan adalah akumulasi dari berbagai faktor di lapangan, bukan kesalahan satu orang semata.
"Sayangnya, ketika Anda kebobolan gol, ada banyak kesalahan yang mengarah ke sana. Napoli adalah tim yang kuat, jadi terlepas dari segalanya, saya melihat pertandingan malam ini dari sisi positif," tegas Bastoni.
Ia pun memberikan pembelaan realistis mengenai dinamika permainan sepak bola yang mustahil sempurna tanpa celah.
"Gol pertama adalah pergerakan tim yang hebat dari Napoli, kami tahu mereka bermain seperti itu, semuanya dilakukan dengan kecepatan. Detail-lah yang membuat perbedaan, semua gol bisa dihindari, tetapi jika tidak pernah ada kesalahan, setiap pertandingan akan berakhir 0-0," pungkasnya.
Peta Persaingan Papan Atas
Hasil imbang ini membuat konstelasi di papan atas klasemen Serie A tidak berubah. Inter Milan tetap bertengger di puncak dengan raihan 43 poin.
Di bawah mereka, AC Milan mengintai dengan 40 poin, disusul Napoli dan AS Roma yang sama-sama mengoleksi 39 poin. Juventus berpotensi menyamai poin Napoli dan Roma jika menang dalam laga esok hari, namun persaingan masih sangat terbuka mengingat tiga tim teratas masih memiliki satu laga tunda.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 17:48Juventus Intip Peluang Daratkan Pemain Manchester United Ini
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 27 Juli 2026 23:28Francesco Camarda Bersinar, Mampukah Jadi 'Pio Esposito' Versi AC Milan?
-
italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
-
italia 27 Juli 2026 18:37AC Milan Masih Cari Wing-back Baru, 2 Nama Ini Masuk Daftar Belanja Amorim
-
italia 27 Juli 2026 18:33Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
-
italia 27 Juli 2026 18:26AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
-
italia 27 Juli 2026 18:22Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
Comeback Lawan Celtic, Ruben Amorim Kurang Puas dengan Penampilan AC Milan
Selamatkan AC Milan dari Kekalahan, Begini Kata Francesco Camarda
AC Milan Siapkan Tawaran Lebih Besar demi Bek Barcelona, Chelsea Jadi Penghalang
Luka Modric Tegaskan Tekad Bangkit Bersama AC Milan, Gagal ke Liga Champions Jadi Motivasi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















