
Nexify - Duel Juventus vs Napoli akan tersaji pada pekan ke-22 Serie A 2025-2026 di Allianz Stadium. Laga Liga Italia ini bakal kick-off Senin, 26 Januari 2026, pukul 00.00 WIB.
Pertemuan dua tim papan atas ini hadir setelah Juventus meraih hasil positif di Liga Champions pada pertengahan pekan. Napoli datang dengan modal posisi lebih baik di klasemen sementara.
Juventus berada di peringkat kelima dengan 39 poin, sementara Napoli menempati urutan ketiga dengan koleksi 43 poin. Kedua tim membawa ambisi besar untuk memperkuat posisi mereka di persaingan papan atas.
Rekor Pertemuan yang Berpihak ke Juventus

Juventus menjadi lawan yang paling sering membuat Napoli kalah di Serie A dengan total 71 kekalahan dari 159 pertemuan. Di kandang Juventus, Napoli juga hanya meraih sembilan kemenangan dan menelan 48 kekalahan.
Catatan tersebut menunjukkan betapa sulitnya Napoli mencuri poin di Allianz Stadium. Akan tetapi, performa musim ini membuat duel Juventus vs Napoli tetap terbuka untuk berbagai kemungkinan.
Sejak kedatangan Luciano Spalletti (yang merupakan eks Napoli) sebagai pelatih, Juventus mengumpulkan 24 poin di Serie A. Jumlah itu lebih tinggi dibanding Napoli yang meraih 22 poin dalam periode yang sama.
Hanya AC Milan dan Inter Milan yang mengoleksi poin lebih banyak dari Juventus sejak era tersebut dimulai. Konsistensi ini menjadi modal penting bagi tuan rumah.
Pertahanan Solid dan Produktivitas Pemain Juventus

Juventus mencatat enam clean sheet dari sembilan laga terakhir dengan hanya kebobolan tiga gol. Mereka tidak pernah kebobolan lebih dari satu gol dalam satu pertandingan selama periode tersebut.
Terakhir kali Juventus kebobolan lebih dari satu gol terjadi saat menghadapi Napoli pada 7 Desember. Fakta ini membuat duel kembali antara kedua tim memiliki nuansa tersendiri.
Kenan Yildiz terlibat dalam 101 percobaan tembakan musim ini, terdiri dari 60 tembakan sendiri dan 41 peluang yang ia ciptakan. Catatan itu hanya kalah dari Nico Paz yang mencatat 117 keterlibatan tembakan.
Yildiz juga menjadi pemain yang paling sering mengenai tiang gawang sebanyak lima kali. Selain itu, ia merupakan pemain yang paling sering dilanggar di sepertiga akhir lapangan.
Manuel Locatelli tinggal satu penampilan lagi untuk mencapai 300 laga di Serie A. Gol penalti pertamanya di kompetisi ini justru tercipta saat melawan Napoli pada 1 November 2020 bersama Sassuolo.
Pierre Kalulu menjadi pemain outfield dengan menit bermain terbanyak musim ini, yakni 2.610 menit atau 100 persen dari total laga Juventus. Kontribusinya menunjukkan peran vital di lini belakang.
Efektivitas Lini Tengah Napoli

Napoli menjadi tim dengan persentase gol dari gelandang tertinggi musim ini, yakni 48 persen atau 15 dari total 31 gol. Distribusi gol ini memperlihatkan kekuatan kolektif lini kedua mereka.
Rasmus Hojlund berpeluang masuk daftar pemain Napoli yang mencetak gol di dua laga liga melawan Juventus dalam satu musim. Sebelumnya, hanya Marek Hamsik dan Lorenzo Insigne yang mampu melakukannya.
Scott McTominay terlibat dalam empat gol dalam enam penampilan terakhir di Serie A. Jumlah ini sama dengan kontribusinya dalam 14 laga sebelumnya.
Sejak bermain di Italia, McTominay menjadi salah satu pemain dengan gol sundulan terbanyak di semua kompetisi. Ia mencatat sembilan gol melalui kepala bersama Matteo Pellegrino dan Marcus Thuram.
Jimat Kemenangan Napoli

Napoli memenangkan 70 persen pertandingan saat David Neres menjadi starter. Rata-rata poin mereka mencapai 2,2 per laga dengan kehadiran pemain tersebut.
Tanpa Neres di susunan awal, Napoli hanya meraih 55 persen kemenangan dengan rata-rata 1,9 poin per pertandingan. Data ini memperlihatkan dampak besar perannya di lini serang.
Romelu Lukaku berpeluang tampil kembali setelah absen panjang sejak 23 Mei 2025. Ia telah mencetak tiga gol ke gawang Juventus di Serie A, dua di antaranya lahir dalam tiga pertemuan terakhir.
Dengan statistik tersebut, laga Juventus vs Napoli tidak hanya menyajikan duel dua tim papan atas, tetapi juga pertarungan catatan individu dan kolektif yang menarik. Laga ini berpotensi menjadi salah satu penentu arah perebutan Scudetto Serie A musim 2025-2026.
Sumber: Juventus
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 27 Juli 2026 23:28Francesco Camarda Bersinar, Mampukah Jadi 'Pio Esposito' Versi AC Milan?
-
italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
-
italia 27 Juli 2026 18:37AC Milan Masih Cari Wing-back Baru, 2 Nama Ini Masuk Daftar Belanja Amorim
-
italia 27 Juli 2026 18:33Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
-
italia 27 Juli 2026 18:26AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
-
italia 27 Juli 2026 18:22Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
Comeback Lawan Celtic, Ruben Amorim Kurang Puas dengan Penampilan AC Milan
Selamatkan AC Milan dari Kekalahan, Begini Kata Francesco Camarda
AC Milan Siapkan Tawaran Lebih Besar demi Bek Barcelona, Chelsea Jadi Penghalang
Luka Modric Tegaskan Tekad Bangkit Bersama AC Milan, Gagal ke Liga Champions Jadi Motivasi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















