
Nexify - Marcus Thuram angkat bicara usai Inter Milan menelan kekalahan pahit dari AC Milan. Ia menolak panik meski timnya kehilangan poin krusial.
Nerazzurri harus mengakui keunggulan rival sekota dengan skor tipis 0-1, Senin (24/11/2025) dini hari WIB. Gol tunggal Christian Pulisic menjadi pembeda dalam laga panas ini.
Kekalahan ini menambah catatan buruk Inter saat bertemu tim raksasa musim ini. Namun, Thuram menegaskan satu hal penting kepada publik.
Striker Prancis itu memastikan kepercayaan skuad kepada pelatih tetap utuh. Satu hasil minor tidak akan meruntuhkan mental mereka.
Maignan Jadi Tembok Tebal

Inter sebenarnya tampil menekan sepanjang laga. Mereka bahkan dua kali membentur tiang gawang di babak pertama.
Peluang emas sempat didapat Thuram lewat tandukan tajam. Sayang, aksinya digagalkan oleh penyelamatan satu tangan Mike Maignan.
Thuram merasa ia bisa melakukan penyelesaian akhir yang lebih baik. Ia sedikit menyesali keputusannya saat menyundul bola.
"Saya pikir saya seharusnya mengarahkannya ke sisi lain," ujar Thuram kepada DAZN Italia.
"Bola datang dari satu sisi dan saya seharusnya mengembalikannya ke arah berlawanan," lanjutnya menganalisis.
Selain Thuram, Hakan Calhanoglu juga gagal memanfaatkan peluang emas. Eksekusi penaltinya sukses dibaca oleh kiper Milan tersebut.
Kutukan Laga Big Match?

Inter memiliki rekor yang cukup memprihatinkan musim ini. Terutama saat mereka harus meladeni tim-tim papan atas.
Nerazzurri tercatat tumbang di tangan Juventus, Napoli, dan kini AC Milan. Satu-satunya kemenangan besar hanya diraih saat melawan AS Roma.
Situasi ini berbanding terbalik dengan pencapaian sang rival. Milan sukses membungkam Bologna, Napoli, Roma, dan Inter.
Meski rekor head-to-head ini buruk, Thuram enggan menyerah. Ia yakin tim pelatih punya resep untuk bangkit.
"Saya tidak bisa menjelaskannya, tetapi bersama pelatih kami akan mencari solusinya," tegas Thuram.
"Dia adalah pelatih hebat dan memberikan saran bagus tentang cara berkembang," tambahnya.
"Memang benar ini laga besar, tapi ini baru November dan masih banyak pertandingan tersisa," ucapnya optimistis.
Masalah Serangan Balik
Ada sorotan tajam mengenai lini belakang Inter yang sering terbuka. Terutama saat dominasi penguasaan bola gagal berbuah gol.
Gaya main ofensif Inter ternyata menjadi pedang bermata dua. Mereka kerap keteteran saat lawan melakukan transisi cepat.
"Karena kami ingin banyak menguasai bola, benar bahwa saat kehilangan bola, kami jadi rentan serangan balik," aku Thuram.
Thuram bahkan memberikan pujian khusus kepada lawan mereka kali ini. Ia menilai Rossoneri punya senjata mematikan.
"Saya akan bilang Milan dan Real Madrid adalah tim paling berbahaya dalam serangan balik di Eropa," puji Thuram.
Percaya Pada Proses Inter
Meski hasil akhir mengecewakan, Thuram enggan mencari kambing hitam. Ia merasa timnya masih berjalan di koridor yang tepat.
Kekalahan di Derby della Madonnina memang menyakitkan. Namun, hal itu dianggap sebagai bagian dari perjalanan musim yang panjang.
"Saya tahu kami kalah, tapi saya pikir kami berada di jalur yang benar," katanya.
"Kami percaya pada pelatih dan proyek ini, jadi satu kekalahan tidak bisa mengubah pikiran kami soal itu," tegas Thuram.
Thuram menutup pernyataannya dengan ajakan untuk tetap tenang. Evaluasi akan dilakukan tanpa harus merombak total filosofi tim.
"Selalu ada hal yang perlu diperbaiki, tapi kami juga tidak bisa membuang segalanya begitu saja," pungkasnya.
BACA INI JUGA BOLANETERS!
- Inter vs Milan: Rekor 100 Kemenangan Allegri dan Pujian untuk Duet Pulisic-Leao
- Paradoks AC Milan: Garang Lawan Inter, Mengapa Sering Loyo Lawan Tim Kecil?
- Inter vs Milan: Analisis Pemain Terbaik dan Terburuk di Derby della Madonnina
- Man of the Match Inter vs Milan: Mike Maignan
- Hasil Inter vs Milan: Pulisic dan Maignan Jadi Penentu Kemenangan di Derby della Madonnina
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
-
Liga Italia 27 Juli 2026 18:33Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
-
Liga Italia 27 Juli 2026 18:26AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 27 Juli 2026 23:28Francesco Camarda Bersinar, Mampukah Jadi 'Pio Esposito' Versi AC Milan?
-
italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
-
italia 27 Juli 2026 18:37AC Milan Masih Cari Wing-back Baru, 2 Nama Ini Masuk Daftar Belanja Amorim
-
italia 27 Juli 2026 18:33Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
-
italia 27 Juli 2026 18:26AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
-
italia 27 Juli 2026 18:22Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
Comeback Lawan Celtic, Ruben Amorim Kurang Puas dengan Penampilan AC Milan
Selamatkan AC Milan dari Kekalahan, Begini Kata Francesco Camarda
AC Milan Siapkan Tawaran Lebih Besar demi Bek Barcelona, Chelsea Jadi Penghalang
Luka Modric Tegaskan Tekad Bangkit Bersama AC Milan, Gagal ke Liga Champions Jadi Motivasi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















