
Nexify - Antonio Conte tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat Napoli dihajar Juventus 0-3. Pelatih Partenopei itu melontarkan sindiran pedas kepada wasit di tengah laga.
Momen panas ini terjadi di babak pertama ketika Napoli merasa layak mendapatkan penalti. Conte tertangkap kamera melakukan protes sarkas dari pinggir lapangan.
Ia mempertanyakan keputusan wasit Maurizio Mariani yang mengabaikan potensi pelanggaran di kotak terlarang. Insiden tersebut melibatkan bek Juventus, Gleison Bremer, dan penyerang Napoli, Rasmus Hojlund.
Frustrasi Conte memuncak seiring runtuhnya pertahanan Napoli di Turin. Gol-gol dari Jonathan David, Kenan Yildiz, dan Filip Kostic membuat sang juara bertahan pulang dengan tangan hampa.
Momen Cekikan Bremer
Napoli sempat melancarkan serangan berbahaya dari sisi kanan lewat Gutierrez. Bola kemudian dikirim ke tengah kotak penalti di mana duel fisik terjadi.
| al minuto 39 doppio allaccio in area di rigore bianconera: Bremer su Hojlund prima, Kalulu su Vergara poi (📸 DAZN).
— Denis Errori Arbitrali (@erroriarbitrali)
Non sono stati mostrati replay ravvicinati dei due scontri, ma la retroporta può dare l'idea delle due dinamiche:
❌ l'attitudine di Bremer è quella… pic.twitter.com/TvNTeadQIn
Dalam tayangan ulang, Gleison Bremer terlihat melingkarkan lengannya ke leher Hojlund. Namun, wasit tetap melanjutkan permainan tanpa meninjau monitor VAR.
Melihat hal itu, Conte langsung berteriak ke arah perangkat pertandingan dengan nada tinggi.
"Kalian bahkan tidak akan melihatnya (di layar VAR) lagi, kan? Bahkan tidak mau melihatnya lagi," sindir Conte dengan nada sarkas.
Protes itu tak digubris. Laga terus berjalan dan Juventus justru berhasil mencuri gol pembuka tak lama kemudian.
Analisis Pakar: Harusnya Penalti?
Tindakan Bremer tersebut mendapat sorotan tajam dari pengamat perwasitan DAZN, Luca Marelli. Ia menilai bek asal Brasil itu mengambil risiko yang sangat besar.
Menurut Marelli, gerakan Bremer sama sekali tidak berorientasi pada bola. Fokusnya hanya tertuju untuk menghentikan pergerakan Hojlund secara fisik.
"Bremer memegang leher Hojlund, dan dia (Hojlund) memang jatuh sedikit terlalu mudah," analisis Marelli.
Meski demikian, Marelli menegaskan bahwa kontak tersebut sangat jelas. Bremer melakukan tindakan yang tidak perlu sebelum bola benar-benar sampai.
"Pegangan Bremer sangat di ambang batas, dengan gerakan yang tidak ada hubungannya dengan memainkan bola karena dia memegang leher Hojlund dan hanya melihat lawannya."
"Baru setelah itu dia melihat bola. Dari analisis slow-motion, itu lebih condong ke penalti daripada tidak," tegasnya.
Badai Cedera dan Kekalahan Telak Napoli
Insiden VAR ini menjadi bumbu pahit dalam kekalahan telak Napoli. Skuad asuhan Conte sejatinya datang ke Turin dengan kondisi pincang.
Badai cedera menghantam pilar utama seperti Kevin De Bruyne, Andre Frank Zambo Anguissa, hingga Billy Gilmour. Absennya nama-nama besar ini membuat chemistry tim tamu berantakan.
Sebaliknya, Juventus tampil efektif memanfaatkan kesalahan lini belakang Napoli. Blunder operan Juan Jesus dimanfaatkan dengan sempurna oleh Kenan Yildiz untuk gol kedua.
Kemenangan ini membawa Juventus kembali ke jalur persaingan Scudetto. Sementara bagi Conte, keputusan wasit dan rapuhnya skuad menjadi PR besar yang harus segera dibenahi.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 18:22Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
-
Liga Italia 27 Juli 2026 17:48Juventus Intip Peluang Daratkan Pemain Manchester United Ini
-
Liga Italia 27 Juli 2026 17:23Juventus Inginkan Penyerang Parma, Skema Transfer Jadi Kendala
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 27 Juli 2026 23:28Francesco Camarda Bersinar, Mampukah Jadi 'Pio Esposito' Versi AC Milan?
-
italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
-
italia 27 Juli 2026 18:37AC Milan Masih Cari Wing-back Baru, 2 Nama Ini Masuk Daftar Belanja Amorim
-
italia 27 Juli 2026 18:33Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
-
italia 27 Juli 2026 18:26AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
-
italia 27 Juli 2026 18:22Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
Comeback Lawan Celtic, Ruben Amorim Kurang Puas dengan Penampilan AC Milan
Selamatkan AC Milan dari Kekalahan, Begini Kata Francesco Camarda
AC Milan Siapkan Tawaran Lebih Besar demi Bek Barcelona, Chelsea Jadi Penghalang
Luka Modric Tegaskan Tekad Bangkit Bersama AC Milan, Gagal ke Liga Champions Jadi Motivasi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















