
Nexify - Ultras Milan baru saja melontarkan pernyataan yang meminta Adriano Galliani didepak dari AC Milan karena menilai bahwa keterpurukan Rossoneri disebabkan oleh kesalahan strategi transfer CEO tersebut.
Musim ini, Milan tampil tak stabil walau sebelumnya diberi target masuk kembali ke zona tiga besar Serie A. Rossoneri kini pun dianggap mengalami krisis setelah hanya bisa mendapatkan satu poin dari empat laga perdana di tahun 2015 ini. Akhirnya, muncul kabar bahwa Filippo Inzaghi akan diganti pelatih yang lebih berpengalaman.
Namun, para tifosi garis keras penghuni Curva Sud di San Siro itu menilai Inzaghi sebenarnya tak bersalah.
"Kegagalan Milan diciptakan oleh strategi transfer yang mendatangkan para pemain free agent yang dibayar secara berlebihan namun hanya bisa memberikan sedikit atau bahkan tak memberikan sumbangsih apa-apa pada Milan. Kami membaca bahwa ajang Coppa Italia adalah kesempatan terakhir bagi Inzaghi, yang sebenarnya adalah pelatih lain yang diberi tim berisikan pemain-pemain rendahan, namun diperlakukan layaknya tim terbaik di dunia. Klub ini menempatkan semua hal di belakang Inzaghi, tanpa menyadari bahwa ini adalah pengalaman pertamanya (menjadi pelatih tim senior) dan atas alasan itulah ia semestinya dibantu, didukung dan dilindungi dari serangan-serangan pihak luar selama masa-masa sulit ini," demikian pernyataan yang dibuat para suporter tersebut seperti dilansir Football Italia.
Para suporter itu mengatakan, orang yang semestinya dipecat adalah Galliani. Sebab, ia disebut telah melakukan kesalahan dalam strategi transfernya.
"Arsitek dari pembangunan tim ini adalah sang General Manager, yang walaupun dipaksa bekerja dengan kondisi ekonomi yang terbatas, justru tak bertindak apa-apa terhadap proyek tersebut. Ia membayar gaji sangat tinggi kepada pemain yang tak jelas kualitasnya dan juga membuang-buang anggaran transfer yang memang kecil kepada pemain yang buruk seperti (Alessandro) Matri (dibayar tinggi selevel dengan bayaran Tevez di Juventus), (Fernando) Torres, atau pemain-pemain palsu lainnya yang dipersembahkan pada kami layaknya para pemain juara."
"Di titik ini, kami meminta Presiden Milan untuk melakukan investasi lagi pada tim Milan, namun juga melakukan apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan bagus lainnya dan menyingkirkan orang yang benar-benar bertanggung jawab atas situasi ini. Terlalu banyak kegagalan di tim ini sekarang dan sudah terlalu jelas sekarang bahwa para fans semakin menjauh dari Milan." [initial]
(foti/dim)
Musim ini, Milan tampil tak stabil walau sebelumnya diberi target masuk kembali ke zona tiga besar Serie A. Rossoneri kini pun dianggap mengalami krisis setelah hanya bisa mendapatkan satu poin dari empat laga perdana di tahun 2015 ini. Akhirnya, muncul kabar bahwa Filippo Inzaghi akan diganti pelatih yang lebih berpengalaman.
Namun, para tifosi garis keras penghuni Curva Sud di San Siro itu menilai Inzaghi sebenarnya tak bersalah.
"Kegagalan Milan diciptakan oleh strategi transfer yang mendatangkan para pemain free agent yang dibayar secara berlebihan namun hanya bisa memberikan sedikit atau bahkan tak memberikan sumbangsih apa-apa pada Milan. Kami membaca bahwa ajang Coppa Italia adalah kesempatan terakhir bagi Inzaghi, yang sebenarnya adalah pelatih lain yang diberi tim berisikan pemain-pemain rendahan, namun diperlakukan layaknya tim terbaik di dunia. Klub ini menempatkan semua hal di belakang Inzaghi, tanpa menyadari bahwa ini adalah pengalaman pertamanya (menjadi pelatih tim senior) dan atas alasan itulah ia semestinya dibantu, didukung dan dilindungi dari serangan-serangan pihak luar selama masa-masa sulit ini," demikian pernyataan yang dibuat para suporter tersebut seperti dilansir Football Italia.
Para suporter itu mengatakan, orang yang semestinya dipecat adalah Galliani. Sebab, ia disebut telah melakukan kesalahan dalam strategi transfernya.
"Arsitek dari pembangunan tim ini adalah sang General Manager, yang walaupun dipaksa bekerja dengan kondisi ekonomi yang terbatas, justru tak bertindak apa-apa terhadap proyek tersebut. Ia membayar gaji sangat tinggi kepada pemain yang tak jelas kualitasnya dan juga membuang-buang anggaran transfer yang memang kecil kepada pemain yang buruk seperti (Alessandro) Matri (dibayar tinggi selevel dengan bayaran Tevez di Juventus), (Fernando) Torres, atau pemain-pemain palsu lainnya yang dipersembahkan pada kami layaknya para pemain juara."
"Di titik ini, kami meminta Presiden Milan untuk melakukan investasi lagi pada tim Milan, namun juga melakukan apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan bagus lainnya dan menyingkirkan orang yang benar-benar bertanggung jawab atas situasi ini. Terlalu banyak kegagalan di tim ini sekarang dan sudah terlalu jelas sekarang bahwa para fans semakin menjauh dari Milan." [initial]
Baca Juga:
- Tak Tanggung-tanggung, Mexes Dihukum Empat Pertandingan
- Allegri Enggan Datangkan Cassano
- Maldini: Pelatih Terbaik Dunia Pun Sulit Selamatkan Milan
- 'Sikap Mexes Perburuk Citra Milan di Mata Dunia'
- Shaarawy Cedera, Milan Lirik Kuyt
- Coppa Italia: Tak Besar Kepala, Pioli Waspadai AC Milan
- Lawan Lazio di Coppa, Inzaghi Coret Mexes
- Metatarsal Retak, El Shaarawy Absen Enam Pekan
- Milan Akan Pulangkan Marcelo Lippi?
- Menez Suka Cetak Gol, Tapi Tak Suka Kalah
- Menez: Milan Kurang Jahat!
- Menez: Para Pemain Dukung Inzaghi
- Ambrosini: Milan Jangan Salahkan Inzaghi
- Mexes: Serang Mauri, Saya Bukan Ayah Yang Patut Dicontoh
- Inzaghi: Milan Memang Tampil Jelek
- Inzaghi Optimis Milan Segera Sembuh
- Milan Jeblok, Inzaghi Tetap Tenang
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 18 Agustus 2026 19:30AS Roma Hubungi Real Madrid, Ingin Boyong Pemain Ini ke Olimpico
-
Liga Italia 18 Agustus 2026 19:00Cabut dari AC Milan, Rafael Leao Merantau ke Arab Saudi?
-
Liga Italia 18 Agustus 2026 17:30Santiago Gimenez Selangkah Lebih Dekat Tinggalkan AC Milan
-
Liga Italia 18 Agustus 2026 15:44Saga Rafael Leao Memanas: AS Roma Muncul sebagai Jalan Keluar
-
Liga Italia 18 Agustus 2026 06:37Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 18 Agustus 2026 21:59Kalah tapi Menang Agrgegat, Timnas Thailand ke Final Piala AFF 2026
-
Bola Indonesia 18 Agustus 2026 21:29Comeback Lawan Bali United, Persib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026
-
Liga Spanyol 18 Agustus 2026 19:45Gavi Pindah ke Manchester United? Begini Sabda Fabrizio Romano
-
Liga Italia 18 Agustus 2026 19:30AS Roma Hubungi Real Madrid, Ingin Boyong Pemain Ini ke Olimpico
BERITA LAINNYA
-
italia 18 Agustus 2026 19:30AS Roma Hubungi Real Madrid, Ingin Boyong Pemain Ini ke Olimpico
-
italia 18 Agustus 2026 19:00Cabut dari AC Milan, Rafael Leao Merantau ke Arab Saudi?
-
italia 18 Agustus 2026 17:30Santiago Gimenez Selangkah Lebih Dekat Tinggalkan AC Milan
-
italia 18 Agustus 2026 15:44Saga Rafael Leao Memanas: AS Roma Muncul sebagai Jalan Keluar
-
italia 18 Agustus 2026 06:37Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
-
italia 18 Agustus 2026 06:32Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
SOROT
-
Liputan6 19 Agustus 2026 00:33Jumhur Dorong Kearifan Lokal Jadi Solusi Krisis Iklim di BRICS
-
Liputan6 19 Agustus 2026 00:003 Gunung Api Erupsi Beruntun Selasa Malam, Satu di NTT
-
Liputan6 18 Agustus 2026 23:46Kejagung Periksa 5 Pegawai Kemenhut Terkait Kasus Transfer Pricing PT TPL
-
Liputan6 18 Agustus 2026 23:111,49 Juta Keluarga Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, Jabar Terbanyak
-
Liputan6 18 Agustus 2026 22:34BNPB Sebut Listrik di NTT Sudah Pulih 99,9%
-
Liputan6 18 Agustus 2026 22:15Infografis Enam Orang Terkaya Pemilik Tim Olahraga
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
























