
Nexify - Mantan pemain Juventus, Michele Padovano, membeberkan analisis tajamnya usai laga panas Derby d'Italia melawan Inter Milan, Sabtu (13/9/2025) malam WIB. Laga tersebut berakhir dengan kemenangan dramatis 4-3 untuk Bianconeri.
Menurutnya, kemenangan Juventus atas Inter Milan ditentukan oleh satu faktor non-teknis yang sangat krusial. Faktor pembeda itu adalah keyakinan untuk menang yang sedikit lebih besar dari para pemain Juventus.
Laga itu sendiri berjalan sangat sengit dengan kedua tim saling jual beli serangan tanpa henti. Namun, keberanian taktik Igor Tudor dan mentalitas Juventus terbukti menjadi penentu di menit-menit akhir.
Tak hanya mengupas kemenangan Juve, Padovano juga memberikan sebuah peringatan serius bagi Inter Milan. Ia menyoroti potensi krisis yang bisa menimpa Nerazzurri dalam waktu dekat jika tidak segera berbenah.
Peringatan Keras untuk Inter Milan
Setelah memuji mentalitas Juventus, analisis Padovano beralih menjadi sebuah peringatan yang sangat serius untuk Inter Milan. Kekalahan kedua secara beruntun ini dinilai bisa menjadi awal dari sebuah masalah yang lebih besar.
Ia secara khusus menyoroti laga Liga Champions melawan Ajax yang akan segera dihadapi Inter. Menurutnya, hasil di pertandingan tersebut akan menjadi penentu krusial bagi kondisi psikologis tim ke depannya.
"Tetapi saya harus mengatakan bahwa setelah dua kekalahan ini, Inter menghadapi masalah karena jika pertandingan Liga Champions melawan Ajax tidak berjalan baik, itu akan membuka sudut yang gelap," tegasnya.
Laga Hebat yang Diwarnai Banyak Kesalahan
Michele Padovano tanpa ragu menyebut duel Derby d'Italia kali ini sebagai sebuah pertandingan yang hebat. Akan tetapi, ia juga menyoroti bahwa laga ini diwarnai oleh banyak kesalahan fatal dari kedua tim.
Menurutnya, baik Inter maupun Juventus sejatinya sama-sama memiliki peluang emas untuk memenangkan pertandingan. Keseimbangan kekuatan di atas lapangan membuat laga berjalan sangat ketat dan sulit ditebak.
"Itu adalah pertandingan yang hebat, ada beberapa permainan bagus tetapi juga beberapa kesalahan besar. Inter bisa saja menang, Juventus bisa saja menang," kata Michele Padovano di studio Sky Sports Italia, seperti dikutip oleh Tuttojuve.
Keberanian Taktik Tudor
Kemenangan dramatis Juventus memang tidak bisa dilepaskan dari peran dan keberanian sang pelatih, Igor Tudor. Keputusan-keputusan taktinya di penghujung laga terbukti sangat jitu dan efektif.
Tudor sama sekali tidak ragu untuk memasukkan lebih banyak pemain dengan karakter menyerang saat pertandingan memasuki fase paling krusial. Keberanian ini pada akhirnya terbayar lunas dengan gol kemenangan di menit akhir.
Bagi Juventus, kemenangan ini tidak hanya bernilai tiga poin semata. Hasil ini semakin memperkuat keyakinan internal tim bahwa mereka benar-benar bisa meraih kesuksesan besar pada musim ini.
Laga Hebat yang Diwarnai Banyak Kesalahan
Michele Padovano tanpa ragu menyebut duel Derby d'Italia kali ini sebagai sebuah pertandingan yang hebat. Akan tetapi, ia juga menyoroti bahwa laga ini diwarnai oleh banyak kesalahan fatal dari kedua tim.
Menurutnya, baik Inter maupun Juventus sejatinya sama-sama memiliki peluang emas untuk memenangkan pertandingan. Keseimbangan kekuatan di atas lapangan membuat laga berjalan sangat ketat dan sulit ditebak.
"Itu adalah pertandingan yang hebat, ada beberapa permainan bagus tetapi juga beberapa kesalahan besar. Inter bisa saja menang, Juventus bisa saja menang," kata Michele Padovano di studio Sky Sports Italia, seperti dikutip oleh Tuttojuve.
Keberanian Taktik Tudor
Kemenangan dramatis Juventus memang tidak bisa dilepaskan dari peran dan keberanian sang pelatih, Igor Tudor. Keputusan-keputusan taktinya di penghujung laga terbukti sangat jitu dan efektif.
Tudor sama sekali tidak ragu untuk memasukkan lebih banyak pemain dengan karakter menyerang saat pertandingan memasuki fase paling krusial. Keberanian ini pada akhirnya terbayar lunas dengan gol kemenangan di menit akhir.
Bagi Juventus, kemenangan ini tidak hanya bernilai tiga poin semata. Hasil ini semakin memperkuat keyakinan internal tim bahwa mereka benar-benar bisa meraih kesuksesan besar pada musim ini.
Faktor 'Keyakinan' Jadi Pembeda Utama
Di tengah permainan yang tampak seimbang, Padovano menunjuk satu faktor kunci yang menjadi pembeda akhir. Faktor krusial tersebut bukanlah soal kehebatan taktik, melainkan soal kekuatan mentalitas.
Keberanian pelatih Igor Tudor untuk menambah daya gedor di akhir laga menjadi sinyal yang sangat jelas. Hal itu menunjukkan bahwa Juventus sama sekali tidak puas dengan hasil imbang dan terus berjuang untuk tiga poin.
"Tetapi Juventus menang karena mereka percaya sedikit lebih banyak," lanjut Padovano.
Faktor 'Keyakinan' Jadi Pembeda Utama
Di tengah permainan yang tampak seimbang, Padovano menunjuk satu faktor kunci yang menjadi pembeda akhir. Faktor krusial tersebut bukanlah soal kehebatan taktik, melainkan soal kekuatan mentalitas.
Keberanian pelatih Igor Tudor untuk menambah daya gedor di akhir laga menjadi sinyal yang sangat jelas. Hal itu menunjukkan bahwa Juventus sama sekali tidak puas dengan hasil imbang dan terus berjuang untuk tiga poin.
"Tetapi Juventus menang karena mereka percaya sedikit lebih banyak," lanjut Padovano.
Peringatan Keras untuk Inter Milan
Setelah memuji mentalitas Juventus, analisis Padovano beralih menjadi sebuah peringatan yang sangat serius untuk Inter Milan. Kekalahan kedua secara beruntun ini dinilai bisa menjadi awal dari sebuah masalah yang lebih besar.
Ia secara khusus menyoroti laga Liga Champions melawan Ajax yang akan segera dihadapi Inter. Menurutnya, hasil di pertandingan tersebut akan menjadi penentu krusial bagi kondisi psikologis tim ke depannya.
"Tetapi saya harus mengatakan bahwa setelah dua kekalahan ini, Inter menghadapi masalah karena jika pertandingan Liga Champions melawan Ajax tidak berjalan baik, itu akan membuka sudut yang gelap," tegasnya.
Peringatan Keras untuk Inter Milan
Setelah memuji mentalitas Juventus, analisis Padovano beralih menjadi sebuah peringatan yang sangat serius untuk Inter Milan. Kekalahan kedua secara beruntun ini dinilai bisa menjadi awal dari sebuah masalah yang lebih besar.
Ia secara khusus menyoroti laga Liga Champions melawan Ajax yang akan segera dihadapi Inter. Menurutnya, hasil di pertandingan tersebut akan menjadi penentu krusial bagi kondisi psikologis tim ke depannya.
"Tetapi saya harus mengatakan bahwa setelah dua kekalahan ini, Inter menghadapi masalah karena jika pertandingan Liga Champions melawan Ajax tidak berjalan baik, itu akan membuka sudut yang gelap," tegasnya.
Keberanian Taktik Tudor
Kemenangan dramatis Juventus memang tidak bisa dilepaskan dari peran dan keberanian sang pelatih, Igor Tudor. Keputusan-keputusan taktinya di penghujung laga terbukti sangat jitu dan efektif.
Tudor sama sekali tidak ragu untuk memasukkan lebih banyak pemain dengan karakter menyerang saat pertandingan memasuki fase paling krusial. Keberanian ini pada akhirnya terbayar lunas dengan gol kemenangan di menit akhir.
Bagi Juventus, kemenangan ini tidak hanya bernilai tiga poin semata. Hasil ini semakin memperkuat keyakinan internal tim bahwa mereka benar-benar bisa meraih kesuksesan besar pada musim ini.
Keberanian Taktik Tudor
Kemenangan dramatis Juventus memang tidak bisa dilepaskan dari peran dan keberanian sang pelatih, Igor Tudor. Keputusan-keputusan taktinya di penghujung laga terbukti sangat jitu dan efektif.
Tudor sama sekali tidak ragu untuk memasukkan lebih banyak pemain dengan karakter menyerang saat pertandingan memasuki fase paling krusial. Keberanian ini pada akhirnya terbayar lunas dengan gol kemenangan di menit akhir.
Bagi Juventus, kemenangan ini tidak hanya bernilai tiga poin semata. Hasil ini semakin memperkuat keyakinan internal tim bahwa mereka benar-benar bisa meraih kesuksesan besar pada musim ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 18:22Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
-
Liga Italia 27 Juli 2026 17:48Juventus Intip Peluang Daratkan Pemain Manchester United Ini
-
Liga Italia 27 Juli 2026 17:23Juventus Inginkan Penyerang Parma, Skema Transfer Jadi Kendala
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 27 Juli 2026 23:28Francesco Camarda Bersinar, Mampukah Jadi 'Pio Esposito' Versi AC Milan?
-
italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
-
italia 27 Juli 2026 18:37AC Milan Masih Cari Wing-back Baru, 2 Nama Ini Masuk Daftar Belanja Amorim
-
italia 27 Juli 2026 18:33Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
-
italia 27 Juli 2026 18:26AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
-
italia 27 Juli 2026 18:22Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
Comeback Lawan Celtic, Ruben Amorim Kurang Puas dengan Penampilan AC Milan
Selamatkan AC Milan dari Kekalahan, Begini Kata Francesco Camarda
AC Milan Siapkan Tawaran Lebih Besar demi Bek Barcelona, Chelsea Jadi Penghalang
Luka Modric Tegaskan Tekad Bangkit Bersama AC Milan, Gagal ke Liga Champions Jadi Motivasi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















