
Nexify - Kabar menarik muncul dari Italia, ketika nama Sergio Ramos kembali dikaitkan dengan peluang comeback ke Eropa jelang bursa transfer musim dingin. Bek berusia 39 tahun itu dikabarkan tengah mencari tantangan baru setelah hampir setahun memperkuat Monterrey, dan Juventus muncul sebagai salah satu kandidat yang berpotensi menampungnya. Situasi ini memunculkan diskusi hangat, terutama karena Ramos masih dianggap memiliki pengalaman dan mental juara yang bisa menjadi nilai tambah bagi klub elite.
Ketertarikan terhadap Sergio Ramos bukan tanpa alasan. Juventus sedang menata ulang skuad mereka, khususnya di lini belakang, yang dalam beberapa musim terakhir dihantam cedera beruntun. Ramos, dengan segudang pengalaman dan rekam jejak gemilang di Real Madrid, PSG, hingga Sevilla, dipandang sebagai opsi jangka pendek yang mampu memberi stabilitas serta kepemimpinan instan.
Di sisi lain, Ramos sendiri dikabarkan sangat ingin kembali ke Eropa setelah kontraknya bersama Monterrey habis pada Desember mendatang. Bek tengah Spanyol itu kabarnya terbuka terhadap kontrak jangka pendek selama enam bulan bersama klub top Benua Biru. Kondisi inilah yang membuat Juventus—dan beberapa klub Serie A lainnya—pantas menimbang kemungkinan manuver transfer tersebut.
Sergio Ramos Prioritaskan Eropa, Klub-klub Serie A Pantau Situasi

Sergio Ramos meninggalkan Real Madrid pada 2021 setelah 16 tahun dipenuhi gelar dan cerita sukses. Ia kemudian bergabung dengan Paris Saint-Germain bersama Lionel Messi dan Neymar. Setelah dua tahun di Paris, Ramos kembali ke Sevilla untuk menjalani periode singkat sebelum pindah ke Monterrey pada Februari 2024.
Menurut laporan jurnalis Italia, Fabrizio Romano, Ramos sudah memberi tahu manajemen Monterrey bahwa ia tidak akan memperpanjang kontrak. Romano menyampaikan bahwa sang bek ingin kembali merasakan atmosfer sepak bola Eropa. Informasi tersebut memperkuat indikasi bahwa Ramos terbuka bergabung dengan klub mana pun yang memiliki target besar pada paruh kedua musim.
Media Italia, Calciomercato, menambahkan bahwa sejumlah tim Serie A tengah mempertimbangkan peluang memboyong Ramos. Liga Italia memang punya tradisi memanfaatkan tenaga pemain senior bertalenta sehingga kemungkinan ini tidak sepenuhnya mengejutkan.
Juventus pun termasuk dalam deretan klub yang dikaitkan dengan sang legenda Spanyol. Musim lalu, mereka sempat menimbang opsi mendatangkan Ramos setelah Gleison Bremer mengalami cedera ACL. Akan tetapi, rencana itu urung terwujud. Kini, kondisi pertahanan Juve memang tidak separah musim sebelumnya, tetapi Luciano Spalletti tetap membutuhkan kedalaman skuad yang lebih baik, terutama setelah beberapa pemain harus menjalani adaptasi posisi seperti Teun Koopmeiners.
Apakah Juventus Realistis Memburu Sergio Ramos?

Meski peluangnya ada, keputusan Juventus untuk benar-benar merekrut Sergio Ramos tetap akan bergantung pada kebijakan internal klub. Sejak kedatangan Damien Comolli sebagai figur penting dalam struktur manajemen, Juventus mulai menerapkan parameter baru dalam perekrutan pemain. Mereka kini lebih berhati-hati dalam memilih pemain berusia senja meski Ramos jelas memiliki nilai positif secara taktik dan pengalaman.
Kontrak jangka pendek selama enam bulan mungkin menjadi opsi paling realistis jika Juventus serius mempertimbangkannya. Dari sisi finansial, gaji Ramos di Monterrey diyakini berada di kisaran 3 juta euro per musim (sekitar Rp52,5 miliar). Angka itu masih berada dalam batas yang mungkin dinegosiasikan Juventus, terlebih jika sang pemain memang ingin kembali berkompetisi di level tertinggi.
Dengan berbagai faktor tersebut, peluang kedatangan Sergio Ramos ke Turin belum dapat dipastikan. Namun, yang jelas, pengalaman, mentalitas juara, dan fleksibilitas kontrak membuat Ramos menjadi opsi menarik bagi Juventus yang sedang menata ulang ambisi mereka di Serie A dan kompetisi Eropa.
Sumber: Calciomercato, juvefc
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Hasil Juventus vs Cagliari: Kenan Yildiz Bersinar, Bianconeri Balikkan Keadaan
- Man of the Match Juventus vs Cagliari: Kenan Yildiz
- Pemain Terbaik dan Terburuk Juventus 2-1 Cagliari: Yildiz Bersinar di Allianz Stadium
- Luciano Spalletti Kritik Start Lambat Juventus dan Puji Peran Kenan Yildiz
- Raih Nilai Sempurna 10/10, Juventus Sabet 'Scudetto Sosial' dalam Misi Menyelamatkan Bumi
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
-
Editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 14:25Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Maroko 14 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
-
Otomotif 12 Juni 2026 16:46Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 16:455 Hal yang Mungkin Anda Lewatkan dari Hari Pertama Piala Dunia 2026
-
Otomotif 12 Juni 2026 16:45Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 16:52
Prabowo: Saya Menyambut Kritik
-
Liputan6 12 Juni 2026 16:20Prabowo: Kebijakan Kami Bukan Berdasarkan Teori Ekonomi Abstrak
-
Liputan6 12 Juni 2026 14:28Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:58Teka Teki Lansia 70 Tahun jadi Target Penculik di PIK
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















