
Nexify - Langkah Juventus di Coppa Italia harus terhenti dengan cara yang cukup menyakitkan. Bianconeri kalah telak tiga gol tanpa balas dari Atalanta, Jumat (6/2/2026) dini hari tadi WIB.
Gleison Bremer menjadi sorotan utama dalam laga perempat final di Bergamo tersebut. Sang bek terlibat dalam insiden penalti yang sangat kontroversial.
Wasit Michael Fabbri menunjuk titik putih setelah meninjau tayangan VAR di pinggir lapangan. Bola terlihat mengenai tangan Bremer dari umpan silang Ederson.
Pemain asal Brasil itu mengaku pasrah dengan keputusan sang pengadil lapangan. Ia menyadari aturan main yang berlaku memang sangatlah ketat.
Terpaksa Telan Pil Pahit

Bremer mengakui bahwa insiden tersebut sulit diterima oleh nalurinya sebagai seorang bek. Namun ia tidak bisa membantah aturan tertulis yang ada.
Ia memilih untuk bersikap jantan dan menerima hukuman tersebut dengan lapang dada. Keputusan wasit adalah hal mutlak yang tidak bisa diganggu gugat.
"Jujur sulit membicarakan ini, karena ini adalah penalti menurut aturan tertulis," buka Bremer kepada Sport Mediaset.
"Sebagai seorang bek, saya secara alami akan mengatakan itu bukan penalti, tetapi wasit memberikannya dan kami harus menerimanya," lanjutnya.
Momen yang Mengubah Segalanya
Juventus sejatinya tampil cukup solid sebelum insiden penalti itu terjadi. Francisco Conceicao bahkan sempat membuat peluang emas yang mengenai mistar gawang.
Namun keputusan penalti itu meruntuhkan mentalitas dan ritme permainan tim tamu. Atalanta kemudian mengambil alih kendali dan tampil lebih percaya diri.
"Ini adalah keputusan yang mengubah permainan, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa soal itu," tegas Bremer.
"Bagaimanapun, itu terjadi di babak pertama, kami sebenarnya punya waktu satu jam tersisa untuk membalikkan keadaan," tambahnya.
Sorotan 'Anti-Sepak Bola'
Mantan wasit Graziano Cesari turut memberikan pandangannya terkait insiden kontroversial tersebut. Ia menilai gerakan tangan Bremer sebenarnya sangat alami saat berlari.
Cesari bahkan menyebut jenis penalti seperti ini sebagai bentuk 'anti-sepak bola'. Namun Bremer enggan mencari kambing hitam atas kekalahan timnya.
Bek asal Brasil tersebut lebih memilih fokus pada evaluasi kinerja tim yang membuang banyak peluang. Masalah penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah yang sangat serius.
Atalanta justru tampil sangat klinis di sisa pertandingan babak kedua. Kamaldeen Sulemana dan Mario Pasalic sukses menambah penderitaan Si Nyonya Tua.
Janji Bangkit dan Minta Maaf
Kekalahan ini menambah deretan hasil kurang maksimal Juventus dalam beberapa pekan terakhir. Mereka sering gagal memanfaatkan peluang emas di depan gawang lawan.
Bremer mengingatkan rekannya untuk segera memperbaiki aspek klinis di lini depan. Pasalnya kesalahan serupa juga terjadi saat melawan Cagliari dan Lecce.
"Ini terjadi juga lawan Cagliari dan Lecce, jadi kami harus lebih baik dalam memanfaatkan peluang kami," tutur sang bek.
"Kami baru saja memulai era baru dengan pelatih, jadi kami berada di jalur yang benar, bahkan jika kami membuat kesalahan hari ini," sambungnya.
Skor akhir 3-0 tentu menjadi pukulan telak bagi para pendukung setia Juventus. Bremer pun meluapkan rasa bersalahnya kepada para fans.
"Kami juga harus meminta maaf kepada fans, karena hasil 3-0 itu terlalu berlebihan, tapi kami harus segera kembali ke jalur yang benar mulai pertandingan berikutnya," tutup Bremer.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 18:22Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
-
Liga Italia 27 Juli 2026 17:48Juventus Intip Peluang Daratkan Pemain Manchester United Ini
-
Liga Italia 27 Juli 2026 17:23Juventus Inginkan Penyerang Parma, Skema Transfer Jadi Kendala
-
Liga Inggris 24 Juli 2026 09:39Juventus Selangkah Lagi Lepas Lois Openda ke Lyon
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 27 Juli 2026 23:28Francesco Camarda Bersinar, Mampukah Jadi 'Pio Esposito' Versi AC Milan?
-
italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
-
italia 27 Juli 2026 18:37AC Milan Masih Cari Wing-back Baru, 2 Nama Ini Masuk Daftar Belanja Amorim
-
italia 27 Juli 2026 18:33Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
-
italia 27 Juli 2026 18:26AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
-
italia 27 Juli 2026 18:22Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
Comeback Lawan Celtic, Ruben Amorim Kurang Puas dengan Penampilan AC Milan
Selamatkan AC Milan dari Kekalahan, Begini Kata Francesco Camarda
AC Milan Siapkan Tawaran Lebih Besar demi Bek Barcelona, Chelsea Jadi Penghalang
Luka Modric Tegaskan Tekad Bangkit Bersama AC Milan, Gagal ke Liga Champions Jadi Motivasi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















