
Nexify - Dalam lima laga terakhir di semua kompetisi, Juventus kebobolan delapan gol. Pertahanan Juventus menjadi bocor seperti ini sejak ditinggal bek Gleison Bremer yang dihantam cedera.
Juventus menghadapi tuan rumah Inter Milan pada pekan ke-9 Serie A 2024/2025, Senin (28/10/2024). Tim asuhan Thiago Motta mencetak empat gol, tapi juga kemasukan empat. Duel mereka berakhir imbang dengan skor 4-4.
Empat gol Inter diciptakan oleh Piotr Zielinski menit 15 (penalti) dan menit 37 (penalti), Henrikh Mkhitaryan menit 35, serta Denzel Dumfries menit 53. Empat gol Juventus disarangkan oleh Dusan Vlahovic menit 20, Timothy Weah menit 26, serta Kenan Yildiz menit 71 dan 82.
Dalam tujuh laga pertamanya di semua kompetisi musim ini, Juventus cuma kebobolan total satu gol. Namun, dalam lima laga berikitnya, sampai melawan Inter, Juventus kebobolan delapan gol.
Cederanya Bremer di Laga vs RB Leipzig Jadi Titik Balik

Bremer mengalami cedera ligamen pada 3 Oktober, di menit-menit awal pertandingan Liga Champions melawan RB Leipzig. Itu seolah menjadi titik balik.
Sebelum itu, Juventus hanya kebobolan satu gol dalam tujuh laga. Meskipun berhasil mengalahkan RB Leipzig 3-2, Juventus tampak kehilangan soliditas pertahanan setelah malam tersebut.
Setelah cedera Bremer, Juventus kebobolan delapan gol dalam lima pertandingan berikutnya, termasuk pertandingan melawan Leipzig. Yang paling mencolok adalah hasil imbang spektakuler 4-4 melawan Inter.
Berikutnya: Juventus vs Parma

20/08/24 Juventus 3-0 Como (Serie A)
27/08/24 Verona 0-3 Juventus (Serie A)
02/09/24 Juventus 0-0 AS Roma (Serie A)
14/09/24 Empoli 0-0 Juventus (Serie A)
17/09/24 Juventus 3-1 PSV (Liga Champions)
21/09/24 Juventus 0-0 Napoli (Serie A)
28/09/24 Genoa 0-3 Juventus (Serie A)
03/10/24 RB Leipzig 2-3 Juventus (Liga Champions)
06/10/24 Juventus 1-1 Cagliari (Serie A)
20/10/24 Juventus 1-0 Lazio (Serie A)
23/10/24 Juventus 0-1 Stuttgart (Liga Champions)
28/10/24 Inter Milan 4-4 Juventus (Serie A)
31/10/24 Juventus vs Parma (Serie A).
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, pelatih Thiago Motta menolak untuk menyalahkan pemain tertentu. Dia mengakui bahwa dia harus "mempelajari" permainan untuk memahami "naik turunnya" performa timnya.
Pertandingan Serie A berikutnya bagi Juventus adalah melawan Parma di Allianz Stadium.
Sumber: Football Italia
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 04:58Man of the Match Meksiko vs Afrika Selatan: Julian Quinones
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:16Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Maut di Tempat Hiburan Grogol
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:05Sempat Bentrok, Demo BEM UI dan KM IPB Suarakan 5 Tuntutan
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:38Maling di Mojokerto Tinggalkan Surat, Janji Ganti Uang Usai Gajian
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:36Anggaran Mulai Cair, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:25Jalan Layang Semanggi Ditutup Imbas Demo, Ini Rute Alternatifnya
-
Liputan6 12 Juni 2026 16:52
Prabowo: Saya Menyambut Kritik
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















