
Nexify - Lautaro Martinez baru saja mengukir sejarah emas bersama Inter Milan. Sang kapten mencetak satu gol dalam kemenangan telak 5-0 atas Sassuolo, Minggu (8/2/2026) malam.
Kemenangan ini semakin mengokohkan posisi Nerazzurri di puncak klasemen sementara Serie A. Mereka kini unggul delapan poin dari para pesaingnya.
Skuad asuhan Cristian Chivu tampil begitu dominan di markas lawan. Lima gol tercipta dari lima pemain berbeda, yakni Yann Bisseck, Marcus Thuram, Lautaro, Manuel Akanji, dan Luis Henrique.
Namun, sorotan utama bukan hanya pada skor mencolok tersebut. Lautaro justru memberikan apresiasi tinggi kepada rekan setimnya usai laga.
Masuk Jajaran Legenda Klub
Satu gol ke gawang Sassuolo memiliki makna spesial bagi penyerang asal Argentina tersebut. Lautaro kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak ketiga dalam sejarah Inter dengan 171 gol.
Torehan ini membuatnya sejajar dengan legenda Roberto Boninsegna. Hanya Giuseppe Meazza dan Alessandro Altobelli yang kini berada di atasnya dalam daftar top skor sepanjang masa klub.
Meski begitu, Lautaro menolak besar kepala atas pencapaian individunya. Ia menegaskan bahwa kemenangan tim jauh lebih berharga daripada rekor pribadi.
"Hal yang penting, selalu, adalah mencapai tujuan kolektif kami," ujar Lautaro kepada DAZN usai pertandingan.
"Itu adalah gol yang hebat bagi kami dan untuk semua yang saya lalui sebagai seorang anak, untuk semua orang yang membantu saya," lanjutnya.
"Ini sangat berarti bagi saya dan karier saya," tegas sang kapten.
Masterclass Federico Dimarco
Selain merayakan rekornya, Lautaro tak lupa memberikan kredit khusus kepada Federico Dimarco. Bek sayap kiri itu tampil fenomenal dengan kontribusi besarnya dalam serangan Inter.
Dimarco tercatat telah mengemas 11 assist di liga sejauh musim ini berjalan. Tidak ada pemain bertahan lain yang mampu mencatat lebih dari delapan assist pada tahap ini.
Performa impresif Dimarco dinilai menjadi kunci permainan Inter saat ini. Lautaro bahkan tak ragu menyebut rekannya itu sebagai penentu hasil pertandingan.
"Dia adalah salah satu yang terbaik. Dia sedang menentukan hasil pertandingan saat ini," puji Lautaro.
"Tim adalah hal yang paling penting, tetapi level individu juga penting," tambahnya.
Waspada Jadwal Neraka
Kemenangan telak ini tidak membuat Lautaro dan kawan-kawan terlena. Mereka sadar bahwa ujian sesungguhnya baru akan dimulai pada bulan Februari ini.
Inter Milan akan menghadapi jadwal "neraka" yang sangat krusial. Mereka harus meladeni Juventus dan AC Milan dalam laga derby, serta laga play-off Liga Champions melawan Bodo/Glimt.
Lautaro mengingatkan timnya untuk memperbaiki detail-detail kecil agar tidak terpeleset. Konsistensi menjadi harga mati jika ingin mempertahankan posisi puncak.
"Kami telah kehilangan poin di pertandingan-pertandingan besar, kami harus membenahi beberapa detail dan mendapatkan hasil yang tepat di pihak kami," kata Lautaro mengingatkan.
"Kami harus bekerja keras dengan kepala tertunduk, kami sedang dalam momen yang hebat dan kami senang dengan musim kami sejauh ini," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 17:48Juventus Intip Peluang Daratkan Pemain Manchester United Ini
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 27 Juli 2026 23:28Francesco Camarda Bersinar, Mampukah Jadi 'Pio Esposito' Versi AC Milan?
-
italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
-
italia 27 Juli 2026 18:37AC Milan Masih Cari Wing-back Baru, 2 Nama Ini Masuk Daftar Belanja Amorim
-
italia 27 Juli 2026 18:33Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
-
italia 27 Juli 2026 18:26AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
-
italia 27 Juli 2026 18:22Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
Comeback Lawan Celtic, Ruben Amorim Kurang Puas dengan Penampilan AC Milan
Selamatkan AC Milan dari Kekalahan, Begini Kata Francesco Camarda
AC Milan Siapkan Tawaran Lebih Besar demi Bek Barcelona, Chelsea Jadi Penghalang
Luka Modric Tegaskan Tekad Bangkit Bersama AC Milan, Gagal ke Liga Champions Jadi Motivasi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















