Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen

Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Pemain Meksiko Santiago Gimenez merayakan kemenangan atas Ekuador di Piala Dunia 2026, Rabu (1/7/2026). (c) AP Photo/Fernando Llano

Nexify - Santiago Gimenez dari AC Milan menjadi target utama Lazio untuk memperkuat lini depan pada bursa transfer musim panas. Pelatih Gennaro Gattuso menilai penyerang asal Meksiko itu memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan timnya.

Lazio sebelumnya mengutamakan John Kennedy sebagai calon penyerang baru. Namun, negosiasi dengan Fluminense belum menghasilkan kesepakatan sehingga klub mulai mengalihkan perhatian kepada opsi lain.

Pilihan akhirnya mengarah kepada Santiago Gimenez yang kini masih berstatus pemain Milan. Meski musim lalu tidak berjalan mulus, kualitas sang penyerang tetap mendapat kepercayaan dari Gattuso.

Lazio kini berupaya mencari formula agar transfer tersebut dapat terealisasi. Kendala terbesar berasal dari kondisi keuangan klub yang mengharuskan pengeluaran tetap seimbang.

Gattuso Yakin Santiago Gimenez Masih Punya Potensi Besar

Santiago Gimenez menjalani musim yang sulit bersama Milan akibat cedera. Ia hanya menghasilkan satu gol di Coppa Italia dan gagal mencetak gol di Serie A.

Penampilannya pada Piala Dunia 2026 bersama Meksiko juga tidak maksimal. Cedera pergelangan kaki membuat turnamennya berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.

Meski demikian, Gattuso tetap yakin kemampuan Santiago Gimenez belum hilang. Rekam jejaknya bersama Feyenoord menjadi alasan utama karena ia mampu membukukan 65 gol dalam 105 pertandingan selama dua setengah musim.

Kemampuan menghubungkan permainan, membaca pergerakan rekan setim, dan melakukan penetrasi ke kotak penalti dinilai cocok dengan skema permainan Gattuso. Faktor itu membuat Lazio tetap menjadikan Santiago Gimenez sebagai target utama.

Milan Lebih Memilih Penjualan Permanen

Lazio hanya memiliki peluang melalui skema peminjaman karena harus menjaga neraca transfer tetap seimbang. Selain itu, gaji bersih Santiago Gimenez sebesar 2,5 juta euro per musim juga menjadi tantangan dalam proses negosiasi.

Nilai gaji tersebut setara sekitar Rp51,3 miliar per musim.

Di sisi lain, Milan lebih menginginkan penjualan permanen. Klub berharap dapat mengembalikan dana lebih dari 30 juta euro, atau sekitar Rp615,3 miliar, yang pernah dikeluarkan saat merekrut Santiago Gimenez dari Feyenoord.

Meski demikian, sikap Milan masih berpeluang berubah apabila bursa transfer mendekati penutupan. Jika itu terjadi, opsi peminjaman dengan hak pembelian dapat menjadi jalan tengah yang membuka peluang Santiago Gimenez bergabung dengan Lazio.

Sumber: Football Italia