
Nexify - Memilih raket badminton atau bulutangkis yang cocok dengan karakteristik bermain tidak bisa sembarangan. Buat pemain yang suka bermain netting, raket Yonex Astrox 88 S bisa jadi pertimbangan.
Raket Yonex sudah dikenal lama dan sering dipakai oleh atlet profesional. Tidak heran, sebab raket badminton ini memiliki teknologi canggih dan mampu menyesuaikan kebutuhan penggunanya.
Khusus raket Yonex Astrox 88 S, disadur dari situs resminya, materialnya terbuat dari bahan grafit dimensi baru pertama di dunia. Sehingga, mampu meningkatkan daya rekat serat grafit dan resin.
Raket ini mengadopsi material Namd di seluruh body raket, termasuk frame. Pengaruhnya bisa membuat smash menjadi sangat kuat karena posisi raket bisa langsung lurus usai diayunkan.
Dilansir dari Badmintonbay.com, raket Yonex Astrox 88 S berbahan Namd menghasilkan kecepatan kok bertambah up to 7,1 persen. Menariknya, bobotnya bisa 60 persen lebih ringan dari raket 'premium' pada umumnya.
Selain itu, keberadaan Tri-Voltage System pada raket ini juga cukup unik. Alih-alih menambah beban ekstra pada bagian atas, raket Yonex Astrox S justru mengurangi beban pada area tersebut sehingga ada kombinasi smash keras dan handling atau grip istimewa.
Dipakai Kevin Sanjaya dan Marcus Gideon
Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya (kedua kanan) dan Marcus Fernaldi (kanan) berpose sambil memegang piala usai mengalahkan pebulutangkis Denmark Mathias Boe dan Carsten Mogensen di final All England, Birmingham, Inggris (18/3). (c) AFP Photo/Paul Ellis
Dalam satu sesi tanya jawab, Kevin Sanjaya mengaku tidak bisa memberikan raketnya jika ada penggemar yang minta. Bukan karena pelit, tapi karena jumlahnya terbatas.
Selain itu, karena kaitannya dengan sponsor, Kevin Sanjaya menuturkan, untuk memiliki raket tersebut, ia sampai harus menunggu dbuatkan khusus.
Adapun raket yang dipakai Kevin Sanjaya adalah raket Yonex Astrox 88 S. Sementara partnernya, Marcus Gideon, menggunakan Astrox 88 D.
Mengenai perbedaan tersebut, memang kebutuhan raket disesuaikan dengan cara bermain. Sebab grip dan panjang raket juga menentukan gaya permainan.
Raket Yonex Astrox 88 S tersedia dalam enam jenis. Harganya mulai Rp3 jutaan.
Disadur dari: Bolacom (Gregah Nurikhsani) | Dipublikasi: 8 Maret 2021
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 22 Juli 2026 08:01Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
BERITA LAINNYA
-
lain lain 10 Juli 2026 09:21Dari Lapangan Sampai Nongkrong, Ini Cara Tetap Segar Setelah Main Bola
SOROT
-
Liputan6 22 Juli 2026 09:41Mundur dari Kepala BGN, Nanik Sebut MBG Program Mulia
-
Liputan6 22 Juli 2026 09:10Mundur dari Kepala BGN, Nanik Dapat Tugas Baru jadi Ketua Dewan Pengawas
-
Liputan6 22 Juli 2026 08:49Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri Lulusan 2026
-
Liputan6 22 Juli 2026 08:23Nanik S Deyang Bocorkan Calon Kepala BGN Baru: Insyallah "Adik Saya"
-
Liputan6 22 Juli 2026 08:07Alasan Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























