
Nexify - Puma baru saja meluncurkan varian terbaru untuk sepatu sepak bola, yaitu Puma Ultra, yang dirilis pada Senin (11/1/2021). Mengandalkan kecepatan sebagai DNA dari Puma, sepatu Ultra sudah diuji coba oleh pesepak bola top dunia, Sergio Aguero, Antonine Griezmann, dan Nikita Parri.
Puma kembali menegaskan bahwa kecepatan merupakan DNA dari produk mereka. Untuk itu, Puma memperkenalkan generasi baru dari sebuah kecepatan dengan melengkapi Sepatu Ultra menggunakan teknologi Matryxevo yang memberikan stabilitas, ketahanan, dan traksi.
Puma Ultra dirancang untuk menjadi sepatu sepak bola paling ringan yang ada di dunia. Memadukan siluet dinamis yang menggunakan bagian atas Matryxevo ringan yang berteknologi canggih, dengan sol luar yang naluriah, sepatu ini menjadi andalan bagi para pesepak bola yang mengandalkan kecepatan.
Striker Manchester City, Sergio Aguero, memperlihatkan sepatu Puma Ultra yang sudah diuji coba olehnya.
"Fitur utama dari materiao Matryxevo yang baru adalah hanya terdiri dari satu lapisan. Kami ingin menyematkan semua fungsionalitas ke dalam satu bahan bagian atas untuk membuatnya semudah mungkin. Ini membantu kami untuk menciptakan kenyamanan yang superior tanpa melubangi bahan agar tetap ringan, kuat, dan tahan lama," ujar Kepala Senior Inovasi Puma, Roman Girard.
Sebagai percobaan, Puma telah menggandeng striker Manchester City, Sergio Aguero, penyerang Barcelona, Antoine Griezmann, dan pemain putri Manchester City, Nikita Parris. "Respons dari para pemain profesional kami dan beberapa konsumen yang ikut uji coba sepatu ini sangat bagus," lanjut Girard.
Puma Ultra tersedia dengan warna kombinasi oranye, hitam, dan putih. Sepatu ini sudah bisa didapatkan di gerai resmi Puma di Indonesia dan tentunya melalui marketplace yang ada di Indonesia.
Membuat Sepatu Kecepatan dengan Bobot Optimal
Penyerang Barcelona asal Prancis, Antoine Griezmann, memperlihatkan sepatu Puma Ultra setelah melakukan uji coba.
Bertahun-tahun menguji sifat material, Puma telah bekerja sama dengan mitranya untuk mengembangkan metode untuk melapisi setiap serat individu dan membangun perpaduan sempurna antara benang poliester, benang karbon, dan serat aramid. Sebagaimana diketahui, serat amarid yang sangat kuat mengalir melalui sisi lateral atas.
Respons dari para pemain mengidentifikasi bahwa pemain membutuhkan lebih banyak dukungan di sisi lateral agar mencegah materi meregang. Benang karbon memberikan keringanan yang superior dan dukungan kaki tambahan untuk memicu gerakan maju yang eksplosif.
"Tujuan kami bukan membuat sepatu seringan mungkin, tapi menciptakan sepatu yang memiliki kecepatan dengan bobot optimal untuk memastikan fitur seperti kontrol, traksi, dan kenyamanan tidak terganggu. Kami bukan mengejar bobot sepatu, tapi mengejar adrenalin," ujar Manajer Lini Porduk Puma, Peter Stappen.
"Saat ini kami menggabungkan semua komponen. Sepatu memiliki semua properti penting yang kami inginkan, kenyamanan, stabilitas, dan daya tahan. Namun, mempertahankan bobot yang sangat ringan," lanjutnya.
Disadur dari: Bola.com (Benediktus G.P)
Published: 12/1/2021
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 11 Agustus 2026 15:40FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Kesempatan Timnas Indonesia Kumpulkan Pemain Terbaik
-
Tim Nasional 11 Agustus 2026 15:30Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Terbaiknya di FIFA ASEAN Cup 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 19 Agustus 2026 08:24Guglielmo Vicario Jadi Kiper Juventus, Impian Seumur Hidup pun Terwujud
-
Liga Spanyol 19 Agustus 2026 08:05Lubang 54 Gol di Barcelona: Nomor 9 Baru Saja Tidak Cukup
-
Liga Inggris 19 Agustus 2026 07:14Rodri Kirim Pesan Haru untuk Man City Usai Gabung Barcelona
-
Liga Spanyol 19 Agustus 2026 07:09Rodri Buka Suara Usai Gabung Barcelona
-
Liga Spanyol 19 Agustus 2026 06:53Rodri Resmi Gabung Barcelona dari Manchester City
-
Tim Nasional 18 Agustus 2026 21:59Kalah tapi Menang Agrgegat, Timnas Thailand ke Final Piala AFF 2026
BERITA LAINNYA
-
lain lain 15 Agustus 2026 08:00Biar Pede dari Menit Pertama, Ini Strategi Grooming Simpel buat Pria Aktif
-
lain lain 14 Agustus 2026 15:04Tiktoker Bali Pembajak BYON di Vidio Jadi Tersangka, Vidio Tegaskan Zero Tolerance
-
lain lain 12 Agustus 2026 17:23Hobi Nonton Film Kini Bisa Jadi Konten Kreator lewat Moviefluencer
-
lain lain 11 Agustus 2026 15:15Sport Enthusiast Wajib Tahu, Begini Cara Tetap Fresh Setelah Main Bola dan Futsal
SOROT
-
Liputan6 19 Agustus 2026 08:19Prabowo Direncanakan Tinjau Penanganan Gempa di NTT
-
Liputan6 19 Agustus 2026 07:39Istana Ungkap Alasan Baliho Prabowo Berkibar di Udara Saat HUT ke-81 RI
-
Liputan6 19 Agustus 2026 06:00Menyoal Etika Mereka yang Pasang Badan Biar Parkiran Tak Diserobot Orang
-
Liputan6 19 Agustus 2026 05:00Ribuan Gempa Susulan dan Kecemasan Warga NTT yang Belum Usai
-
Liputan6 19 Agustus 2026 00:33Jumhur Dorong Kearifan Lokal Jadi Solusi Krisis Iklim di BRICS
-
Liputan6 19 Agustus 2026 00:003 Gunung Api Erupsi Beruntun Selasa Malam, Satu di NTT
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
























