
Nexify - Fenomena ngabuburun kini bertransformasi menjadi tren gaya hidup baru yang sangat populer di kalangan masyarakat urban. Aktivitas lari ringan menjelang berbuka puasa ini menjadi cara sederhana untuk tetap aktif tanpa mengganggu ibadah.
Kegiatan fisik seperti fun run 5K biasanya berlangsung dalam durasi singkat dengan intensitas yang tergolong ringan hingga sedang. Pola ini dipilih karena dianggap paling aman bagi kondisi tubuh yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Fenomena ini terlihat dalam kegiatan Pristine8.6+ NgabubuRun 5K Fun Run yang digelar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Event yang diinisiasi oleh Pristine8.6+ ini mengajak masyarakat untuk tetap aktif selama Ramadan melalui kampanye #RamadanAntiMagerRun.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya edukasi mengenai keseimbangan aktivitas fisik dan pemenuhan hidrasi selama Ramadan. Melalui strategi tersebut, pesan mengenai gaya hidup produktif dapat tersampaikan dengan cara yang lebih organik.
Ramadan Tetap Aktif Anti-Mager
Pristine8.6+ menginisiasi kegiatan bertajuk NgabubuRun 5K Fun Run untuk mengajak publik melawan rasa malas saat berpuasa. Agenda ini menjadi wadah bagi masyarakat yang ingin tetap produktif melalui kampanye khusus bertagar #RamadanAntiMagerRun.
"Ngabuburun menjadi salah satu cara menyenangkan untuk tetap aktif selama Ramadan. Melalui kampanye #RamadanAntiMagerRun, kami ingin mengajak masyarakat mengisi waktu menjelang berbuka dengan aktivitas yang lebih produktif seperti olahraga ringan," ujar perwakilan Pristine8.6+.
Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Pristine8.6+ juga memperkenalkan pentingnya hidrasi setelah aktivitas fisik. Air mineral dapat membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang setelah olahraga ringan maupun setelah berpuasa sepanjang hari.
Para ahli juga menyebutkan bahwa olahraga dengan durasi di bawah satu jam seperti fun run 5K masih aman dilakukan saat puasa, selama intensitasnya disesuaikan dengan kondisi tubuh dan kebutuhan cairan tubuh dipenuhi kembali setelah aktivitas selesai.
Pristine8.6+ sendiri diproses dengan teknologi ionisasi No.1 Jepang yang menghasilkan mikromolekul yang lebih mudah diserap tubuh sehingga dapat membantu memberikan hidrasi dengan cepat setelah aktivitas fisik.
Selain berlari bersama, kegiatan Pristine8.6+ NgabubuRun juga diakhiri dengan momen berbuka puasa bersama para peserta, menjadikan acara ini tidak hanya sehat tetapi juga mempererat kebersamaan di bulan Ramadan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tetap dapat menjaga gaya hidup aktif selama Ramadan dengan memilih aktivitas yang ringan, menyenangkan, dan tetap memperhatikan kebutuhan hidrasi tubuh.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
MOST VIEWED
Andalan Pelari dan Pecinta Outdoor, FFAR Sigma Spirit EDP Hadirkan Aroma Tahan Lama
DW dan Vidio Hadirkan The Scene, Serial yang Soroti Tren dan Realita Generasi Muda Asia Tenggara
Nggak Mau Ganti-Ganti Parfum? Wangi Versatile Ini Cocok jadi Signature Scent Baru
Taklukkan First Date! Ini Taktik Jitu Amankan First Impression Terbaik Layaknya Juara Lapangan Hijau
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























