
Nexify - PSG kalah dari Rennes pada pekan ke-9 Ligue 1. Situasi lantas memburuk karena terjadi bentrokan suporter. Lionel Messi dan kolega pun tertahan di tempat parkir untuk waktu yang cukup lama.
PSG berjumpa Rennes pada laga Minggu (3/10/2021) malam WIB. Pada duel yang digelar di Stadion Roazhon Park, PSG kalah dengan skor 2-0. Dua gol Rennes dicetak Gaetan Laborde dan Flavien Tait.
Bagi PSG, ini adalah kekalahan pertama mereka musim ini. Bukan hanya kalah, PSG juga gagal mencetak gol untuk pertama kalinya. Tapi, PSG masih kokoh di puncak klasemen Ligue 1 dengan 24 poin.
Tertahan di Tempat Parkir
Laga Rennes vs PSG bukan hanya berjalan panas di lapangan, tapi juga di luar lapangan. Fans tuan rumah dan fans PSG terlibat bentrok. Situasi yang terjadi di luar stadion disebut cukup kacau.
Dikutip dari The Mirror, kekacauan di luar stadion membuat pemain kedua tim sulit keluar dari stadion. Lionel Messi dan pemain PSG lain harus menunggu di area parkir untuk waktu yang cukup lama sebelum situasi terkendali.
Sementara, seorang pemain Rennes harus bersembunyi karena terjebak dalam tempat yang salah. Dia harus bersembunyi untuk menghindari hal-hal buruk yang mungkin dialami. Tapi, tidak ada laporan pemain yang terluka.
Bukan yang Pertama
Keributan suporter belakangan sering terjadi di Prancis. Musim lalu, ada keributan besar usai laga PSG melawan Marseille. Musim, ini beberapa kejadian buruk lainnya terjadi.
22 Agustus lalu, terjadi keributan pada laga Marseille melawan Nice. Dimitry Payet mendapat lemparan botol. Laga ini tidak bisa dilanjutkan karena keributan suporter. Nice mendapat hukuman pengurangan satu poin dan tiga laga tanpa penonton.
Bukan hanya pada level domestik, saat Marseille menjamu Galatasaray di Liga Europa, suporter kedua tim juga ribut. Kedua suporter saling lempar suar dari tribune.
Respon Pemerintah Prancis
Jean-Michel Blanquer, Menteri Pendidikan Nasional, Pemuda dan Olahraga Prancis, tentu sangat geram dengan situasi yang terjadi. Blanquer pun mewacanakan bakal adanya hukuman larangan masuk stadion bagi suporter yang terlibat kericuhan.
"Di masa lalu, beberapa klub berhasil mengakhiri hooliganisme yang tidak dapat diterima ini. Ada orang-orang yang perlu dilarang masuk ke stadion di masa depan karena perilaku ini," kata Blanquer.
"Kita harus tegas. Orang-orang ini merusak citra olahraga," ucap Blanquer.
Klasemen Ligue 1
Sumber: The Mirror
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
liga eropa lain 14 Mei 2026 05:21Selamat! PSG Juara Ligue 1 untuk Kelima Kali Beruntun
-
liga eropa lain 12 Mei 2026 19:37Prediksi Lens vs PSG 14 Mei 2025
SOROT
-
Liputan6 16 Juni 2026 16:19Warga Serbu SPBU Usai Gempa Palu, Polisi Batasi Pembelian BBM
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:55Jembatan III Palu Ditutup Sementara Imbas Gempa M 6,7
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:18Kantor Bupati Sigi Rusak Akibat Gempa Palu
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:05Xbox Tutup Ninja Theory, Nasib Dua Studio Game Ikonik di Ujung Tanduk
-
Liputan6 16 Juni 2026 14:40Wagub Sulteng Sebut Ada Warga Jatuh dari Tangga saat Evakuasi Gempa Palu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























