
Nexify - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung layanan kesehatan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, BRI menyalurkan bantuan ambulans untuk dua pondok pesantren besar di Kabupaten Malang, yakni Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 Gondanglegi dan Pondok Pesantren An Nur 2 Bululawang.
Bagi Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 Gondanglegi, dengan 1.200 santri yang sedang menimba ilmu, kendaraan itu bukan sekadar fasilitas baru. Ambulans tersebut menjadi simbol penting hadirnya layanan kesehatan yang lebih cepat dan siap digunakan sewaktu-waktu ketika kondisi darurat datang.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang BRI Kepanjen menyerahkan bantuan satu unit ambulans kepada Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 pada akhir April 2026. Bantuan itu menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan berbasis pesantren.
Di balik penyerahan sederhana tersebut, tersimpan kebutuhan yang selama ini cukup dirasakan pihak pondok. Mobilitas layanan kesehatan menjadi hal penting karena aktivitas ribuan santri berjalan hampir tanpa henti selama 24 jam.
Pemimpin Cabang BRI Kepanjen, Herwansyah, mengatakan bantuan ambulans diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para santri dan masyarakat sekitar pesantren. Menurutnya, keberadaan fasilitas kesehatan yang memadai menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung aktivitas pendidikan.
“Kami berharap bantuan ambulans ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang layanan kesehatan bagi 1.200 santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2. BRI akan terus berkomitmen untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program sosial,” ujar Herwansyah.
Bagi pihak pondok pesantren, bantuan tersebut bukan hanya soal kendaraan operasional. Ambulans dinilai menjadi jawaban atas kebutuhan layanan cepat ketika santri membutuhkan penanganan medis mendesak.
Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2, KH. M. Hamim Kholili, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan BRI. Ia menilai bantuan tersebut akan sangat membantu aktivitas pelayanan kesehatan di lingkungan pondok.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ambulans ini tentu akan sangat membantu dalam memberikan layanan kesehatan yang lebih cepat dan optimal bagi para santri,” ungkapnya.
Ribuan Santri dan Kebutuhan Layanan Darurat

Beberapa kilometer dari Gondanglegi, aktivitas serupa juga berlangsung di Pondok Pesantren An Nur 2 Bululawang. Dengan jumlah santri mencapai sekitar 15 ribu orang, denyut kehidupan di pesantren ini berlangsung sangat dinamis setiap harinya.
Di tengah aktivitas besar tersebut, kebutuhan layanan kesehatan menjadi tantangan tersendiri. Mobilitas santri yang tinggi membuat fasilitas penunjang seperti ambulans menjadi kebutuhan penting, bukan lagi sekadar pelengkap.
Melihat kebutuhan itu, Branch Office BRI Malang Martadinata menyalurkan bantuan satu unit ambulans kepada Pondok Pesantren An Nur 2 Bululawang. Bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah sosial BRI untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Branch Office Head BRI Malang Martadinata, Alde Tio Putra, menegaskan bahwa program sosial menjadi bagian penting dari komitmen perusahaan. Menurutnya, keberadaan ambulans diharapkan mampu membantu kebutuhan kesehatan pesantren dan masyarakat sekitar.
“BRI tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, namun juga terus berupaya memberikan kontribusi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami berharap bantuan ambulance ini dapat mendukung kebutuhan operasional dan pelayanan kesehatan,” ujar Alde.
Pengasuh Pondok Pesantren An Nur 2, Dr. H. Fathul Bari, menyebut bantuan tersebut memiliki arti besar bagi lingkungan pesantren yang dihuni ribuan santri. Ia menilai ambulans akan menjadi fasilitas penting dalam mendukung pelayanan kesehatan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
"Dengan jumlah santri sekitar 15.000 orang, keberadaan ambulance tentu sangat bermanfaat untuk mendukung pelayanan kesehatan, kebutuhan darurat, maupun aktivitas sosial kemasyarakatan di lingkungan pondok pesantren,” ungkap Fathul Bari.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI terus memperluas kontribusinya di berbagai sektor. Dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi, perusahaan berupaya memastikan kehadirannya benar-benar memberi dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 00:30Link Live Streaming Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 23:32Jelang Lawan Kroasia, Skuad Inggris Sempat Dihantui Ancaman Tornado
-
Liga Spanyol 14 Juni 2026 23:15Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
-
Liputan6 14 Juni 2026 23:54Dari Istana ke Istiqlal, Ini Agenda Presiden Jerman di Jakarta
-
Liputan6 14 Juni 2026 23:30Tempat Menonton Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026
-
Liputan6 14 Juni 2026 21:55Presiden Jerman Kunjungi Jakarta Besok, 10 Ruas Jalan Ditutup Sementara
-
Liputan6 14 Juni 2026 21:49Seskab Teddy: Prabowo Minta Rosan Buka Data Investasi ke Publik Besok
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























