
Nexify - Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai, Rodtang Jitmuangnon sudah jadi ikon ONE Championship. Namanya begitu harum di dunia olahraga tarung dengan rekor 268-42-10.
Sejak gabung ONE Championship pada 2018, petarung asal Thailand ini juga belum terkalahkan. Baik dalam tarung Muay Thai maupun kickboxing.
11 kemenangan berhasil ditorehkannya di ONE Championship. Ia hanya kalah sekali dari petarung Amerika Serikat, Demetrious Johnson dalam laga hibrida Muay Thai-MMA pada Maret 2022.
Apa yang sudah dicapai Rodtang saat ini tak lepas dari perjuangannya ketika belum jadi apa-apa. Lewat Muay Thai, petarung berjuluk The Iron Man ini membangun nama hingga penghidupan yang jauh lebih baik demi keluarganya.
"Saya ingin mengungkapkan rasa terima kasih pada Muay Thai. Tanpa Muay Thai, saya tak akan ada di posisi sekarang," ujar Rodtang, dalam rilis yang diterima Nexify, Minggu (14/8/2022).
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Tinggal di Gubuk
Rodtang lahir dari keluarga sederhana. Ayah dan ibunya adalah petani karet dengan penghasilan tidak menentu.
Ia juga tinggal di sebuah gubuk sederhana bersama 11 anggota keluarganya. Lokasinya di sebuah desa bagian selatan Thailand.
Sejak usia 8 tahun, Rodtang juga sudah mulai bertarung. Tercatat, hingga kini ia sudah menorehkan 268 kemenangan.
Sejak melakoni debut dalam salah satu turnamen yang digelar di kuil setempat, hampir setiap pekan Rodtang bertarung demi mengumpulkan uang saweran. Setiap koin yang ia terima menjadi tambahan berarti bagi penghidupan keluarganya.
Enam tahun setelah menjalani debut Muay Thai, Rodtang merantau ke Bangkok untuk menjajal kompetisi yang lebih tinggi dan berlatih di sasana ternama, Jitmuangnon, yang kini ia sematkan sebagai namanya. Kariernya pun terus berkembang hingga dilirik ONE Championship.
Bisa Beli Rumah
Pada Juni 2022, Rodtang berhasil membelikan rumah baru buat orang tuanya. Ia selalu memberikan kredit pada ayah dan ibunya atas keberhasilan yang telah dicapai.
"Dari seorang anak miskin, sekarang saya bisa membeli rumah untuk kedua orang tua, membeli rumah untuk diri sendiri, serta memiliki uang untuk keluarga," tutur Rodtang.
"Keluarga melakukan segalanya untuk kami anak-anaknya. Mereka selalu pergi meninggalkan rumah di pagi hari dan pulang larut malam."
"Ayah saya sering bekerja jadi kuli proyek sampai menebang pohon karet. Sementara ibu sering jadi tukang cuci piring di acara pemakaman sampai jadi nelayan," imbuh Rodtang.
(Fitri Apriani/Nexify)
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 8 Agustus 2025 14:36Tayangan Siaran Langsung ONE Friday Fights 119 di Vidio
-
Lain Lain 20 Juni 2025 19:36Catat Jadwal Streaming ONE Championship: ONE Friday Fights 113 di Vidio
-
Olahraga Lain-Lain 8 November 2024 14:42Jadwal Siaran Langsung ONE Friday Fights 86 di Vidio
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 10 Juli 2026 01:45Tempat Menonton Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026, 10 Juli 2026
-
Piala Dunia 9 Juli 2026 23:30Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
-
Piala Dunia 9 Juli 2026 23:08Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 10 Juli 2026 00:23Begini Situasi Terkini Rumah Jampidsus di Kramat Pela Tengah Malam
-
Liputan6 10 Juli 2026 00:05Kortastipidkor Kembali Geledah Tengah Malam, Kali Ini Ruko di Cipete
-
Liputan6 9 Juli 2026 21:21Petugas Pertamina Bangga Jadi Saksi Sejarah Peluncuran B50
-
Liputan6 9 Juli 2026 21:19Viral Pengendara Ngamuk di Sunter
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























