Menpora Apresiasi Bhinneka Run 2026 yang Sukses Digelar Sebagai Perpaduan Olahraga dan Keberagaman Budaya Indonesia

Menpora Apresiasi Bhinneka Run 2026 yang Sukses Digelar Sebagai Perpaduan Olahraga dan Keberagaman Budaya Indonesia
Menpora RI, Erick Thohir saat pengukuhan Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025. (c) Nexify/Bagaskara Lazuardi

Nexify - Bhinneka Run 2026 berlangsung meriah di Plaza Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (4/7). Ajang lari tahunan tersebut diikuti sekitar 3.500 peserta yang ambil bagian dalam kategori 3K, 5K, dan 10K.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir bersama Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat secara resmi melepas para peserta. Kehadiran keduanya menandai dimulainya event yang mengusung tema "Different Stories, One Finish Line" tersebut.

Bhinneka Run 2026 menghadirkan pengalaman berlari yang memadukan olahraga dan keberagaman budaya Indonesia. Para peserta melintasi berbagai anjungan daerah di kawasan TMII dengan suguhan kesenian tradisional di sepanjang lintasan.

Suasana perlombaan semakin semarak dengan hadirnya penampilan tanjidor, angklung, hingga tari Tor-Tor. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.

"Bhinneka Run 2026 adalah bukti nyata bahwa olahraga dapat menjadi perekat bangsa yang paling efektif. Melihat ribuan pelari dari berbagai latar belakang, suku, dan profesi berkumpul di sini dengan satu tujuan adalah kebanggaan luar biasa. Kita membuktikan bahwa di garis finis, kita semua adalah sama: masyarakat Indonesia yang sehat, kuat, dan mencintai keberagaman," ujar Inisiator Bhinneka Run 2026, Rahayu Saraswati.

"Kita memberikan bantuan pembinaan kepada atlet dan peserta disabilitas, serta biaya pendaftaran dikonversi menjadi sumbangan buku dan bantuan lainnya," katanya menambahkan.

Co-Inisiator Bhinneka Run 2026, M. Husein Fadlulloh, menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang perlu terus dirawat. Mereka ingin menyampaikan pesan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk melangkah maju, melainkan kekuatan.

"Sinergi antara kebugaran fisik dan semangat budaya di Bhinneka Run 2026 ini adalah cara kami merawat Indonesia," ucap Husein.

"Kami berharap energi positif hari ini dapat dibawa pulang oleh setiap peserta ke dalam kehidupan sehari-hari mereka," lanjutnya.

Diapresiasi Menpora

Keseruan Bhinneka Run 2026 (c) IstimewaKeseruan Bhinneka Run 2026 (c) Istimewa

Partisipasi penyandang disabilitas dalam Bhinneka Run 2026 turut mendapat apresiasi dari Erick Thohir. Menurutnya, olahraga harus menjadi ruang yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Senang sekali melihat masyarakat begitu antusias mengikuti Bhinneka Run. Lari membuat tubuh sehat, menjaga kebugaran, dan menjadi olahraga yang dapat dinikmati oleh semua kalangan," kata Erick Thohir.

"Kami sangat mengapresiasi event lari yang memberikan ruang bagi masyarakat penyandang disabilitas untuk ikut berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa olahraga adalah milik semua orang tanpa terkecuali," sambungnya.

Ketua Penyelenggara Bhinneka Run 2026, M. Gilang Kartiko, menyampaikan apresiasi atas kelancaran penyelenggaraan acara. Dia bersyukur acara hari ini berjalan dengan sangat lancar dan sesuai harapan.

"Terima kasih kepada seluruh partisipan, sponsor, serta tim medis yang telah sigap menjaga keamanan peserta," tutur Gilang.

"Melihat senyum para pelari saat melewati garis finis dan menyaksikan kemeriahan di race village merupakan bayaran setimpal atas kerja keras seluruh panitia selama berbulan-bulan. Kami sudah tidak sabar untuk menghadirkan Bhinneka Run dengan kejutan yang lebih besar tahun depan," imbuhnya.