
Nexify - ONE Championship merilis lima laga MMA terbaik sepanjang pertengahan 2022. Satu di antaranya, duel antara Elipitua Siregar versus Senzo Ikeda di ONE: HEAVY HITTERS pada 14 Januari 2022.
Senzo Ikeda adalah mantan petinju profesional. Sementara Elipitua Siregar merupakan Juara Gulat Indonesia. Namun, keduanya menunjukkan berbagai elemen dari kemampuan mereka saat beraksi di atas arena.
Pada ronde pembuka, Senzo Ikeda mengincar pukulan kuat di belakang pergerakannya yang tak lazim. Namun, Elipitua Siregar tetap tenang dan menyerang balik sampai lawannya mendekat.
Dari titik itu, The Magician, julukan Elipitua Siregar, secara konstan mengincar takedown keras dan menyarangkan ground-and-pound di atas kanvas. Namun, Senzo Ikeda tak berhenti bergerak dan berjuang untuk kembali berdiri.
Saat ronde-ronde itu berlanjut, Senzo Ikeda terus menemukan ruang untuk serangannya. Di satu sisi, Elipitua Siregar juga mencetak poin via pukulannya.
Pertarungan keras yang sangat menghibur ini mencapai puncak pada ronde terakhir, khususnya saat Senzo Ikeda menyerang seluruh tubuh rivalnya. Di akhir, The Magician berusaha dengan kemampuan terbaiknya untuk bertahan.
Tapi, akumulasi dari pukulan keras Senzo Ikeda terlalu sulit diatasi. Pada akhirnya, veteran Jepang itu meraih kemenangan technical knock out (TKO) setelah aksi jual beli serangan selama 12 menit.
Lantas, empat duel mana lagi yang masuk lima besar laga MMA terbaik di ONE Championship? Berikut ulasannya.
1. John Lineker Vs Bibiano Fernandes
Laga keras terjadi saat dua petarung Brasil, John Lineker dan Bibiano Fernandes bertarung demi gelar Juara Dunia ONE Bantamweight. Momen itu terjadi di ONE: LIGHTS OUT pada 11 Maret 2022.
Sebelum pertarungan digelar, John Lineker banyak melayangkan tantangan lewat media sosial kepada Bibiano Fernandes. Alhasil, laga ini jadi sarat dengan aksi keras.
Setelah jual beli serangan sejak ronde pertama dimulai, sebuah pukulan keras dari John Lineker memberinya kemenangan KO luar biasa sekaligus gelar juara dunia pertamanya.
2. Angela Lee Vs Stamp Fairtex
Sebagai penguasa divisi atomweight, Angela Lee kerap masuk dalam daftar pertarungan terbaik di ONE Championship. Bahkan usai masa istirahat panjang setelah melahirkan, ia tetap mampu menampilkan aksi terbaik dan mempertahankan gelar.
Atlet berjuluk Unstoppable ini tampil impresif dengan mengalahkan Stamp Fairtex, yang merupakan pemenang ONE Women’s Atomweight World Grand Prix. Istimewanya lagi, Angela Lee mampu mengunci lawan setelah mendapat pukulan telak.
Pertarungan dramatis ini berakhir saat Angelar Lee mengeksekusi kuncian rear-naked choke dengan 10 detik tersisa pada ronde kedua yang membuat Stamp Fairtex menyerah.
3. Yoshihiro Akiyama Vs Shinya Aoki
Rivalitas lama antara dua legenda Jepang, Yoshihiro Akiyama dan Shinya Aoki akhirnya terselesaikan dalam laga luar biasa di ONE X pada 26 Maret 2022. Duel ini berjalan dramatis dari satu titik ke titik lainnya saat mereka berhadapan.
Shinya Aoki menutup jarak dengan
Yoshihiro Akiyama di awal, dan mendesak lawannya itu ke dinding circle lalu naik ke punggungnya. Pemilik kuncian maut itu tampak dominan sepanjang ronde dan Yoshihiro Akiyama hanya bisa bertahan.
Kemenangan sepertinya hanya tinggal menunggu waktu bagi Shinya Aoki. Terlena dengan apa yang terjadi di ronde pertama, ia lalu memberi Yoshihiro Akiyama peluang untuk membalikkan keadaan pada ronde kedua.
Sang rival kemudian mulai menyarangkan pukulan ke wajah Shinya Aoki hingga memberinya perluang untuk unggul dari posisi tertinggal. Lewat pukulan bertubi-tubi dan serangan lutut pamungkas, Yoshihiro Akiyama menang TKO pada awal ronde kedua.
4. Danial Williams Vs Namiki Kawahara
Setelah menjajal ONE Super Series, Danial Williams kembali ke MMA. Mantan Juara Dunia WMC Muay Thai itu menang KO atas Dejdamrong Sor Amnuaysirichoke pada Februari lalu sebelum beraksi selama tiga ronde penuh melawan Juara DEEP Strawweight, Namiki Kawahara di ONE 156 dua bulan kemudian.
Sejak awal, Danial Williams menggunakan senjata stand-up kuatnya selama ronde pembuka, ia mengenai Namiki Kawahara dengan tendangan rendah, hook kiri dan straight kanan. Di satu titik, ia bahkan menyapu grappler asal Jepang ini.
Di ronde akhir, sebuah pertukaran liar pun terjadi. Namiki Kawahara bahkan mendaratkan sebuah takedown terakhir, tapi Danial Williams tak ingin mengalah dan akhirnya meninggalkan circle dengan sebuah kemenangan lewat putusan mutlak.
(Nexify/Fitri Apriani)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 10 Juli 2026 01:45Tempat Menonton Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026, 10 Juli 2026
-
Piala Dunia 9 Juli 2026 23:30Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
-
Piala Dunia 9 Juli 2026 23:08Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 10 Juli 2026 00:23Begini Situasi Terkini Rumah Jampidsus di Kramat Pela Tengah Malam
-
Liputan6 10 Juli 2026 00:05Kortastipidkor Kembali Geledah Tengah Malam, Kali Ini Ruko di Cipete
-
Liputan6 9 Juli 2026 21:21Petugas Pertamina Bangga Jadi Saksi Sejarah Peluncuran B50
-
Liputan6 9 Juli 2026 21:19Viral Pengendara Ngamuk di Sunter
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















