
Nexify - Federasi Balap Mobil Internasional (FIA) memutuskan tak menjatuhkan sanksi kepada para pembalap Rusia yang turun dalam kejuaraan-kejuaraan yang mereka naungi. Keputusan ini mereka ambil dalam rapat darurat World Motor Sport Council (WMSC), Selasa (1/3/2022) menyusul invasi Rusia kepada Ukraina sepekan belakangan.
Dengan keputusan ini, maka pembalap Rusia, Nikita Mazepin, dipastikan tetap bisa berkompetisi di Formula 1 2022 bersama Haas F1 Team. Seperti yang diketahui, Rusia melakukan invasi militer kepada Ukraina sejak Kamis (24/2/2022) lalu, dan mendapatkan berbagai jenis sanksi dari banyak negara serta badan-badan internasional.
F1 sendiri telah membatalkan Grand Prix Rusia di Sirkuit Sochi, yang semestinya digelar pada 23-25 September nanti. Selain itu, Haas F1 Team juga telah mencopot logo sponsor mereka yang berasal dari Rusia, Uralkali, dari seluruh perlengkapan tim sejak hari kedua tes pramusim di Barcelona-Catalunya, Spanyol, Jumat (25/2/2022).
Boleh Berkompetisi, Asal Netral
View this post on Instagram
Meski begitu, FIA merasa tak perlu melarang pembalap Rusia berkompetisi di ajang-ajang balap mobil dunia yang mereka bawahi, termasuk F1. Sebagai catatan, Komite Olimpiade Internasional (IOC) sudah melarang atlet Rusia dan Belarusia untuk berlaga di ajang internasional sejak Senin (28/2/2022).
Tak hanya IOC, FIFA dan UEFA juga melarang keikutsertaan klub dan tim nasional sepak bola Rusia dari berbagai kompetisi. World Athletics juga mengambil langkah serupa, melarang partisipasi atlet Rusia dari cabang olahraga ski, voli, dayung, dan bulu tangkis.
Meski begitu, mengingat FIA tak menghalangi partisipasi pembalap mobil asal Rusia, maka Mazepin dan pembalap Rusia lainnya seperti Daniil Kvyat, bisa berlaga di level internasional, namun dengan syarat tampil 'hanya dengan kapasitas netral mereka dan di bawah bendera FIA'. Demikian yang dilansir oleh Crash.net.
Masa Depan Mazepin Tetap Tak Menentu
Pembalap Haas F1 Team, Nikita Mazepin (c) AP Photo
Meski begitu, masa depan Mazepin di F1 juga tetap terombang-ambing mengingat logo Uralkali yang dicopot oleh Haas F1 Team. Seperti yang diketahui, ayah Mazepin, Dmitry Mazepin, merupakan salah satu pemilik Uralkali dan memiliki ikatan erat dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Hingga kini, Haas F1 Team belum mau berkomentar soal situasi skuad mereka.
Usai rapat WMSC digelar, Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem pun menyatakan, "Seperti yang Anda tahu, FIA mengamati perkembangan di Ukraina dengan kesedihan dan syok. Saya mengharapkan adanya resolusi yang cepat dan damai untuk mengatasi situasi ini. Kami mengutuk invasi Rusia pada Ukraina, dan perhatian kami tertuju pada orang-orang yang terdampak," ungkapnya.
Dalam pengumumannya, FIA juga mengonfirmasi bahwa simbol nasional, warna, bendera Rusia dan Belarusia dilarang untuk ditunjukkan. Lagu kebangsaan kedua negara juga dilarang dimainkan dalam kompetisi sampai pemberitahuan yang berikutnya.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Yamaha Targetkan Franco Morbidelli Garang Seperti Sediakala di MotoGP 2022
- Marc Marquez: Saya Memang Cedera Melulu, Tapi Tak Pernah Lupa Gelar ke-9
- Tak Lagi Jadi Acuan Utama Honda, Marc Marquez Justru Bersyukur
- Fakta Unik Seputar MotoGP 2022: 24 Rider, Satu Belum Pernah Menang
- Dream Grid: MotoGP 2022 Diramaikan 14 Juara Dunia, Siapa Jagoanmu?
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 5 Agustus 2026 17:07Ketika Aremania Memindahkan Tribun Piala Presiden 2026 ke Angkringan
-
Liga Spanyol 5 Agustus 2026 13:13Vinicius Junior Fokus Bersinar di Bawah Jose Mourinho, Abaikan Rumor Arsenal
-
Editorial 5 Agustus 2026 10:596 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
-
Liga Italia 5 Agustus 2026 10:43Galatasaray Gencar Rayu Rafael Leao, Victor Osimhen Ikut Bantu
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 Agustus 2026 19:26Lamine Yamal Beri Sinyal Dukung Barcelona Rekrut Julian Alvarez
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 5 Agustus 2026 20:39Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:58Diberhentikan Sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji 50 Persen
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:47Awal Mula Penemuan Mayat Korban Mutilasi dalam Karung di Depok
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























