
Nexify - FIA dan Formula 1 akhirnya resmi mengumumkan bahwa Grand Prix Australia di Sirkuit Albert Park, Melbourne, pada 13-15 Maret benar-benar dibatalkan akibat wabah virus corona (Covid-19). Hal ini diumumkan pada Jumat (13/3/2020) pagi, ketika seharusnya sesi latihan digelar.
Keputusan tersebut diambil oleh F1 dan FIA setelah salah satu anggota McLaren F1 Team dinyatakan positif terjangkit virus corona pada Kamis (12/3/2020), usai menjalani tes Rabu (10/3/2020) akibat menunjukkan gejala Covid-19.
Atas alasan ini pula, McLaren memutuskan mengundurkan diri dari sisa pekan balap. Sembilan tim peserta F1 lainnya pun menggelar rapat dengan FIA dan meyakini bahwa balapan tak seharusnya tetap digelar.
Gelaran Kontroversial
Menjelang penyelenggaraan GP Australia akhir pekan ini, F1 memang banjir kecaman dari banyak orang, baik dari masyarakat Australia, komunitas balap, maupun para pebalapnya sendiri, mengingat gelaran-gelaran lain telah dibatalkan atau ditunda.
Pada Kamis, pebalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton mengaku kaget pekan balap tetap berjalan. "Saya sungguh-sungguh kaget melihat kita semua ada di sini. Berkompetisi memang menyenangkan, tapi bagi saya sungguh mengejutkan bahwa kita semua duduk bersama di ruangan ini. Uang memang segalanya," sindirnya.
Berikut pernyataan resmi F1 dan FIA yang dirilis di situs resmi kejuaraan.
Pernyataan Resmi Formula 1 dan FIA
View this post on Instagram
"Menyusul konfirmasi bahwa seorang anggota McLaren Racing Team telah dinyatakan positif Covid-19 dan keputusan tim untuk mundur dari Grand Prix Australia, Formula 1 dan F1 menggelar rapat dengan sembilan team principal lainnya pada Kamis malam. Diskusi ini diakhiri dengan mayoritas pendapat tim bahwa balapan tak seharusnya digelar.
"Formula 1 dan FIA, dengan dukungan penuh dari Australian Grand Prix Corporation (AGPC) pada akhirnya mengambil keputusan bahwa semua aktivitas Grand Prix Australia dibatalkan.
"Kami memahami bahwa ini adalah kabar yang sangat mengecewakan bagi ribuan penggemar yang datang demi menonton balapan, dan semua pemegang tiket akan mendapatkan pengembalian dana secara penuh dan pengumuman lebih jauh akan dirilis segera.
"Semua pihak dilibatkan dalam pertimbangan ini, yakni usaha besar AGPC, Motorsport Australia, staf dan sukarelawan untuk menggelar seri pembuka Formula 1 2020 di Melbourne, meski pada akhirnya keselamatan semua anggota keluarga Formula 1 dan komunitas luas, termasuk keadilan kompetisi, dijadikan prioritas."
Baca Juga:
- Satu Kru Positif Corona, McLaren Mundur dari Formula 1 GP Australia
- Valentino Rossi Sumbang Dana Besar untuk Penanganan Wabah Virus Corona
- Kimi Raikkonen: Gelar F1 GP Australia Mungkin Tak Tepat
- MotoGP Qatar Bisa Digelar di Trek Lain, Dorna Tanggapi Isu Soal Sepang
- 'Berkat Valentino Rossi, Banyak Orang Suka MotoGP'
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 15 Juni 2026 16:06Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 Juli 2026 21:41RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juli 2026 22:04Sempat Viral, Pelaku Pemukulan Pemotor di Jagakarsa Ditangkap
-
Liputan6 5 Juli 2026 21:55KA Bandara Tertemper Motor, KRL Bekasi/Cikarang Sempat Terlambat
-
Liputan6 5 Juli 2026 21:30Selamatkan Teman di Sungai Way Sekampung, 2 Remaja Tenggelam
-
Liputan6 5 Juli 2026 20:53Kebakaran Rumah di Palmerah Jakarta Barat, 20 Unit Damkar Dikerahkan
-
Liputan6 5 Juli 2026 20:3325 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas Ekstrem di AS
-
Liputan6 5 Juli 2026 20:30Tegur Mobil Halangi Jalan, Pengemudi Ojol Dibacok
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























