
Nexify - - Regulasi baru soal uji coba MotoGP akan digulirkan tahun depan, dan Yamaha Motor Racing (YMR) pun lega tak harus membentuk tim uji coba khusus di Eropa, meski kedua ridernya Valentino Rossi dan Maverick Vinales menuntut mereka menggaet test rider berpengalaman agar lebih intensif mengembangkan YZR-M1.
Aturan yang lebih diperketat ini pun dibuat untuk membatasi Ducati Corse yang selama ini dikenal kerap menjalani uji coba beberapa pekan sebelum balapan digelar di sirkuit yang bersangkutan. Ducati memang cukup diuntungkan oleh regulasi lama, mengingat mereka bermarkas di Eropa. Bagi pabrikan-pabrikan Jepang, tentu hal ini membutuhkan biaya tinggi.
"Ada perdebatan soal aturan baru uji coba. Ducati ingin mempertahankan regulasi yang ada, tapi kami menginginkan situasi yang adil, karena bagi pabrikan Jepang, tim uji coba di Eropa butuh biaya sangat mahal. Ducati sering menjalani uji coba di Mugello karena test rider tak terikat aturan ketat seperti para rider reguler," ujar Managing Director YMR, Lin Jarvis kepada Speedweek.
Michele Pirro (c) Ducati
Mulai musim depan, tim uji coba setiap pabrikan hanya boleh menjalani uji coba di tiga sirkuit, sementara pada 2019, aturannya lebih ketat lagi, di mana para rider pabrikan hanya boleh menjalani uji coba lima hari, di mana dua di antaranya digunakan di uji coba pascamusim dan tiga di antaranya saat musim berjalan.
"Aturan uji coba yang baru jauh lebih adil, karena tak lagi menguntungkan Ducati. Sejauh ini, situasi kami tak setara karena bagi pabrikan Jepang, tim uji coba di Eropa bakal butuh biaya tinggi dan menghabiskan waktu. Tahun depan, aturan uji coba lebih adil bagi peserta. Ducati juga harus membatasi uji coba dengan Michele Pirro di masa depan," tutur Jarvis.
Sejak 2013, Pirro memang dikenal sebagai salah satu test rider terkuat di MotoGP, terbukti dari kontribusinya dalam kebangkitan Ducati Desmosedici. Rossi sendiri tertarik Yamaha menggaet rider Italia tersebut, namun Ducati telah menegaskan telah memperpanjang kontrak Pirro sampai akhir 2020.
"Saya tak tahu banyak soal ketertarikan Yamaha pada Michele. Tapi Michele bakal jadi gagasan bagus, karena ia sangat kuat. Jika ia menjalani uji coba, catatan waktunya tak terlalu jauh dari Jorge dan Dovi. Ia juga bisa memberi data-data bagus bagi Yamaha. Tapi saya dengar tak memungkinkan menggaetnya ke Yamaha," pungkas The Doctor.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 5 Agustus 2026 23:37Balsa Sekulic Bidik Gelar Perdana di Final Piala Presiden 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 01:05BGN Buka Peluang Libatkan Polisi Tangani Kasus Keracunan MBG
-
Liputan6 5 Agustus 2026 23:00Menkes dan BGN Duduk Bareng Ahli Gizi, Bahas Perbaikan MBG
-
Liputan6 5 Agustus 2026 20:39Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























