
Nexify - Rider Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, menegaskan masih ingin mengakhiri kariernya di Ducati meski ia harus jungkir balik memburu hasil baik di MotoGP 2025. Pernyataan ini pun mensinyalir bahwa Bagnaia ingin menepis rumor niatan pindah tim pada 2027.
Bagnaia membela Ducati sejak debutnya di MotoGP pada 2019. Dua tahun pertama ia habiskan di Pramac Racing, sebelum pindah ke skuad pabrikan pada 2021, ketika ia menjadi runner up. Pada 2022 dan 2023, ia pun menjadi juara dunia, sebelum jadi runner up lagi pada 2024.
Musim ini, Bagnaia mengalami penurunan. Ia hanya menduduki peringkat kelima klasemen. Ia 7 podium Sprint termasuk 2 kemenangan, serta 8 podium Grand Prix termasuk 2 kemenangan. Namun, ia juga 10 kali gagal meraih poin di Sprint dan 8 kali gagal meraih poin di Grand Prix.
Merasa Berutang Budi Terhadap Ducati

Usai gagal finis dalam balapan utama Seri Valencia, Minggu (16/11/2025), Bagnaia pun ditanya oleh GPOne kapan ia akan mulai memikirkan masa depannya di Ducati. Bagnaia ogah memberikan jawaban yang terlalu gamblang, tetapi mengakui negosiasi kontrak mungkin akan dimulai pada rehat musim dingin.
"Saya tidak tahu (kapan harus mulai memikirkan masa depan), saya ingin lanjut dengan Ducati, itu ambisi saya. Saya memulai (karier di MotoGP) bersama mereka, mereka memberi saya kesempatan meraih dua gelar," ungkap tiga kali juara dunia ini.
Bangga Lihat Ducati Kompetitif dengan Semua Pembalapnya
Bagnaia pun merasa ingin bertahan di Ducati karena mereka sudah berkolaborasi membuat Desmosedici menjadi motor yang superior dan bisa membuat para pembalap dengan gaya berkendara berbeda-beda bisa tetap kompetitif mengendarainya.
"Bersama-sama, kami meningkatkan motor, kini motor itu bekerja dengan baik untuk semua pembalap, dan saya ingin mengakhiri karier saya bersama mereka. Mungkin kami akan mulai bicara musim dingin ini, tetapi saya tak tahu, saya bukan orang yang tepat untuk menjawab pertanyaan itu," tutup Bagnaia.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Nestapa Pecco Bagnaia, Akui 2025 Musim Terburuknya di MotoGP: Tapi Saya Nggak Boleh Marah!
- Marc Marquez Berharap Kebangkitannya di MotoGP 2025 Jadi Inspirasi Banyak Orang: Jangan Menyerah, Ya!
- Nomor Balap Toprak Razgatlioglu dan Diogo Moreira di MotoGP 2026 'Bocor', Paksa 2 Test Rider Mengalah
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Meski Aprilia Mulai Ancam Dominasi Ducati
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 28 Juli 2026 11:03Ini Calon Nomor Punggung Yan Diomande di Real Madrid
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 10:33Chelsea Mau Datangkan Danny Welbeck, Siapa yang Bakal Tersingkir?
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 28 Juli 2026 11:03Ini Calon Nomor Punggung Yan Diomande di Real Madrid
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 10:33Chelsea Mau Datangkan Danny Welbeck, Siapa yang Bakal Tersingkir?
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 12:16Aturan Tiket Kereta untuk Anak Digugat ke MK
-
Liputan6 28 Juli 2026 12:00Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru, Ini Langkah Kejagung
-
Liputan6 28 Juli 2026 11:17Momen Menteri LH Jumhur Menangis Saat Bela Program MBG
-
Liputan6 28 Juli 2026 11:16Kapolres Luruskan Isu Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Kasus Narkoba
-
Liputan6 28 Juli 2026 09:07KPK Periksa Plt Gubernur Riau soal Uang Hasil Penggeledahan
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























