
Nexify - Sabian Fathul Ilmi menunjukkan performa apik pada race kedua balapan R3 BLU CRU Asia Pasific Yamaha Sunday Race 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu (19/7) siang WIB. Dia tampil konsisten dan mampu meraih posisi ketiga.
Apa yang dicapai Sabian Fathul Ilmi jadi pembalasan atas apa yang terjadi pada race pertama. Sabian Fathul Ilmi sejatinya mampu mengakhiri balapan dengan finis pertama. Namun, karena track limit, dia dihukum turun tiga peringkat dan harus puas berada di peringkat keempat.
Sabian menunjukkan performa apik dan mampu mengontrol jalannya balapan dengan cukup tenang. Dia terus berada di barisan depan sepanjang balapan. Hanya saja, dia harus finis di belakang Hunter Corney yang meraih podium pertama dan Teeranai Tabtim yang finis kedua.
Bagi Teeranai, capaian ini turun jika dibanding catatannya pada race pertama. Pembalap asal Thailand itu jadi yang tercepat pada race pertama. Namun, setelah bersaing ketat dengan Hunter Corney dan Sabian Fathul Ilmi, dia harus puas di podium kedua.
Strategi Sabian Fathul Ilmi Raih Podium

Sabian Fathul Ilmi menyebut balapan race kedua berjalan sangat sulit. Selain harus bersaing dengan lawan-lawan yang kuat, dia juga harus menjaga irama agar kondisi motornya tetap maksimal di tengah cuaca yang panas.
"Pertama saya mengucapkan terima kasih pada Allah, keluarga, tim saya, dan orang Indonesia yang sudah memberikan dukungan pada saya," ucap Sabian Fathul Ilmi.
"Jalannya race tadi cukup seru dan juga panas sekali tentunya. Jadi harus pintar-pintar menjaga ban agar tidak cepat habis. Apalagi harus melawan Hunter, Tabtim, dan Phoenix O'Brien," sambung pembalap asal Berau tersebut.
Sementara itu, pembalap Indonesia lain pada kelas R3 BLU CRU Asia Pasific, Reynaldi Junior gagal naik podium. Dia gagal mencapai target yang diucapkan setelah meraih podium ketiga pada race pertama.
Setelah finis di posisi bagus pada race pertama, Reynaldi memasang target finis tiga besar pada race kedua. Hanya saja, pada race kedua, dia belum cukup beruntung dan hanya mampu finis di peringkat ke-6 pada balapan di Mandalika itu.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 20 Juli 2026 23:59Spanyol Memang Sebagus Itu
-
Piala Dunia 20 Juli 2026 22:55Bagaimana Spanyol Mencapai Puncak Dunia
BERITA LAINNYA
-
otomotif 19 Juli 2026 06:03Jadwal Yamaha Sunday Race Hari Kedua, Minggu 19 Juli 2026
SOROT
-
Liputan6 20 Juli 2026 22:17Purbaya Buka Suara soal Anggaran MBG Dipotong
-
Liputan6 20 Juli 2026 20:19Prabowo Respons Kritik MBG yang Dinilai Boros dan Ancam Ekonomi
-
Liputan6 20 Juli 2026 19:32Sopan tapi Menohok, Cerita Prabowo Lobi Bos Inpex soal Blok Masela
-
Liputan6 20 Juli 2026 19:30Prabowo di Hadapan Menteri: Tak Ada Masyarakat yang Bertahan Tanpa Makan
-
Liputan6 20 Juli 2026 19:11Prabowo Ingin Kartu Identitas Tunggal Segera Diterapkan
-
Liputan6 20 Juli 2026 18:47Temuan Polisi di Balik Kematian Pengacara di Apartemen Jaksel
MOST VIEWED
Yamaha Racing Indonesia Kuasai Latihan Perdana R3 BLU CRU Asia Pacific 2026: Abid Tercepat, Ditempel Sabian
Aktor Thailand Ing Asavanund Ramaikan Persaingan di Yamaha Sunder Race 2026, Turun pada Kelas R3 BLU CRU Asia-Pacific
Ketika Ing Asavanund Mengguncang Yamaha Sunday Race di Mandalika, Kerumunan Fans Lebih Meriah dari Marc Marquez
Bukan Juara, tetapi Paling Diburu! Ing Asavanund Jadi Magnet Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

























