Ketika Ing Asavanund Mengguncang Yamaha Sunday Race di Mandalika, Kerumunan Fans Lebih Meriah dari Marc Marquez

Nexify - Tak semua pemenang ditentukan oleh posisi finis. Di Yamaha Sunday Race 2026 yang digelar di Sirkuit Internasional Mandalika, 17-19 Juli, nama yang paling sering diteriakkan penonton justru bukan pembalap yang berdiri di podium.
Sosok itu adalah Ing Asavanund. Pembalap asal Thailand yang juga dikenal sebagai aktor di bawah naungan GMMTV tersebut menghadirkan fenomena yang jarang terjadi dalam sebuah ajang balap nasional maupun regional.
Ketika sesi pitwalk dibuka, arus manusia langsung bergerak menuju paddock tempat Ing berada. Ribuan penggemar memenuhi pitlane, mengangkat telepon genggam, membawa hadiah, hingga berebut kesempatan untuk berfoto dengan idolanya.
Atmosfer itu bahkan mengingatkan pada euforia MotoGP Mandalika. Jika dibandingkan dengan sesi pitwalk MotoGP Mandalika 2025, kerumunan yang mengelilingi paddock Ing Asavanund terasa lebih padat dan lebih lama bertahan, menjadikannya salah satu pemandangan paling mencolok sepanjang Yamaha Sunday Race 2026.
Start dari Belakang, Pulang Membawa Kepuasan

Ing Asavanund datang ke Mandalika bukan hanya untuk memenuhi jadwal sebagai figur publik. Pembalap berusia 20 tahun itu benar-benar ingin menguji kemampuannya menghadapi lintasan baru dan bersaing dengan para rider terbaik Asia-Pasifik.
Hasil akhirnya memang belum membawanya naik podium. Namun, finis di posisi ketujuh pada race pertama dan peringkat kedelapan pada race kedua menjadi pencapaian yang membuatnya puas, mengingat ia harus memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan.
"Saya rasa hasilnya lebih baik dari yang saya bayangkan. Untuk balapan hari ini dan kemarin, saya sangat senang dengan hasilnya," ucap Ing Asavanund.
"Saat sesi kualifikasi saya tampil kurang baik sehingga harus start dari posisi P17 dan P16. Namun saat balapan saya bisa memperbaiki posisi cukup banyak. Karena itu saya sangat puas dengan hasil yang saya dapatkan," sambungnya.
Belajar Menaklukkan Mandalika yang Cepat

Mandalika menjadi pengalaman baru bagi Ing. Selama ini ia lebih sering membalap di Buriram, Bangkok, dan Pattaya, sehingga karakter sirkuit di Lombok memberikan tantangan yang berbeda.
"Bagi saya ini juga menjadi kesempatan besar untuk keluar dari Bangkok, Thailand, dan mencoba balapan di lintasan baru."
Ia mengaku karakter Mandalika memaksanya beradaptasi dalam waktu singkat. Kesempatan mengenal motor dan lintasan juga sangat terbatas karena seluruh rangkaian hanya terdiri dari dua sesi latihan bebas, satu sesi kualifikasi, dan dua balapan.
"Lintasannya sangat menyenangkan. Banyak penonton yang datang sehingga membuat saya semakin termotivasi."
"Mandalika adalah sirkuit yang sangat cepat. Tikungan stop-and-go tidak terlalu banyak. Biasanya saya lebih menyukai karakter lintasan dengan banyak tikungan stop-and-go, jadi di sini saya harus belajar lebih banyak. Tapi saya sangat menikmati pengalaman ini," kata Ing Asavanund.
Balap Lebih Dulu, Baru Aktor

Di luar lintasan, Ing menjalani kehidupan yang jauh dari kata sederhana. Ia masih berstatus mahasiswa di Thailand, aktif sebagai aktor, dan tetap mengejar mimpinya menjadi pembalap profesional.
"Sekarang saya masih kuliah di Thailand dan juga bekerja sebagai aktor. Jadi memang tidak mudah membagi waktunya. Tapi saya ingin terus mencoba memberikan yang terbaik karena saya sangat menyukai balap motor," kata Ing Asavanund.
"Saya senang melakukan banyak hal, bepergian, bekerja, meskipun saya tidak terlalu suka belajar, tapi itu tetap harus saya jalani."
Meski dikenal luas lewat dunia hiburan, balap justru menjadi cinta pertamanya. Ia mulai mengenal dunia balap sejak usia 12 tahun, jauh sebelum memasuki industri akting.
"Betul (saya memulai balap lebih dulu sebelum jadi aktor). Saya mulai balapan sejak berusia 12 tahun."
Akhir pekan di Mandalika pun menjadi pengalaman yang tidak akan mudah dilupakan. Bukan hanya karena berhasil memperbaiki posisi saat balapan, tetapi juga karena sambutan luar biasa dari para penggemar Indonesia yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
"Sangat berbeda. Ini pertama kalinya saya balapan dengan atmosfer seperti ini dan saya benar-benar terkejut. Saya belum pernah merasakan dukungan penonton sebesar ini di Thailand," tutup Ing Asavanund.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 19 Juli 2026 06:03Jadwal Yamaha Sunday Race Hari Kedua, Minggu 19 Juli 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 19 Juli 2026 23:04Spanyol, Akankah Juara Eropa Kembali Menaklukkan Dunia?
-
Piala Dunia 19 Juli 2026 22:26Racikan Taktik Lionel Scaloni yang Bisa Berubah Sesuai Karakter Lawan
-
Piala Dunia 19 Juli 2026 22:19Adu Ketangguhan Unai Simon dan Emiliano Martinez
-
Piala Dunia 19 Juli 2026 22:04Argentina dan Seni Mengubah Berbagai Situasi Sulit Menjadi Kemenangan
BERITA LAINNYA
-
otomotif 19 Juli 2026 06:03Jadwal Yamaha Sunday Race Hari Kedua, Minggu 19 Juli 2026
-
otomotif 18 Juli 2026 20:47Rekap Hasil Hari Pertama Yamaha Sunday Race 2926 di Mandalika
SOROT
-
Liputan6 19 Juli 2026 13:00Kumpulan Hoaks Seret Nama Presiden Prabowo Subianto, Simak Faktanya
-
Liputan6 18 Juli 2026 18:49Detik-detik Tabrakan Beruntun Enam Kendaraan di Tol JORR
-
Liputan6 18 Juli 2026 18:44Kekeringan Landa Kabupaten Bekasi, Ribuan KK Terdampak
-
Liputan6 18 Juli 2026 17:37Dosen UGM Mengaku Diintimidasi Usai Kritik Mutasi Kementerian PU
-
Liputan6 18 Juli 2026 16:32Disdik Jelaskan Alasan Siswa Dekat Sekolah Bisa Gagal Lolos SPMB
MOST VIEWED
Trio Rider Yamaha Racing Indonesia Siap Unjuk Gigi di Mandalika, Bidik Prestasi pada Seri 3 R3 BLU CRU Asia-Pacific 2026
Ketika Polisi Naik Podium di Yamaha Sunday Race 2026: Bawa Pesan Berhenti Balap Liar dan Jauhi Narkoba
Aktor Thailand Ing Asavanund Ramaikan Persaingan di Yamaha Sunder Race 2026, Turun pada Kelas R3 BLU CRU Asia-Pacific
Yamaha Racing Indonesia Kuasai Latihan Perdana R3 BLU CRU Asia Pacific 2026: Abid Tercepat, Ditempel Sabian
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

























