
Nexify - Pebalap nasional, Sean Gelael terhindar dari cedera setelah terjadi kecelakaan pada race terakhir Kejuaraan FIA Formula 3 Eropa di Hockenheim, Jerman, Minggu (5/5). Akibat kecelakaan itu, kendaraannya rusak berat dan Sean tidak dapat melanjutkan balapan.
Pebalap berusia 16 tahun ini berada di belakang kelompok pebalap yang terlibat insiden. Pebalap asal Israel, Roy Nissany, bersinggungan dengan pesaingnya hingga terlempar ke tembok pengaman, dan ketika Nissany kembali ke lintasan, Sean tidak dapat menghindar.
"Roy menabrak tembok pengaman dan mental lagi ke lintasan," kata Sean. "Mobilnya berputar di depan saya sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Sangat disayangkan."
Pada Race 1 dan Race 2 yang diadakan Sabtu, Sean yang melaju di atas kendaraan Double R Racing Dallara-Mercedes berada di urutan ke-21 dan ke-26.
"Saya mengawali lomba di Hockenheim tanpa modal apapun, karena belum pernah ke sini. Race pertama tidak begitu buruk dan race kedua rasa percaya diri saya meningkat. Setidaknya saya mampu memberikan umpan balik kepada mekanik Double R," kata Sean.
Pemilik Double R Racing, Anthony 'Boyo' Hieatt, yang juga selaku mekanik Sean, mengakui bahwa tidak satu pun dari tiga pebalapnya yang sudah mengenal sirkuit tersebut.
"Perlombaan di Hockenheim merupakan medan lomba yang keras untuk dipelajari. Tapi saya kira Sean melakukan kemajuan yang bagus," tuturnya.
Perlombaan berikutnya diadakan di kandang tim Double R di Inggris, yakni di Sirkuit Brands Hatch, pada 18-19 Mei, dan Sean diharapkan tampil lebih baik di antara para pebalap berpengalaman lainnya. (ant/kny)
Pebalap berusia 16 tahun ini berada di belakang kelompok pebalap yang terlibat insiden. Pebalap asal Israel, Roy Nissany, bersinggungan dengan pesaingnya hingga terlempar ke tembok pengaman, dan ketika Nissany kembali ke lintasan, Sean tidak dapat menghindar.
"Roy menabrak tembok pengaman dan mental lagi ke lintasan," kata Sean. "Mobilnya berputar di depan saya sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Sangat disayangkan."
Pada Race 1 dan Race 2 yang diadakan Sabtu, Sean yang melaju di atas kendaraan Double R Racing Dallara-Mercedes berada di urutan ke-21 dan ke-26.
"Saya mengawali lomba di Hockenheim tanpa modal apapun, karena belum pernah ke sini. Race pertama tidak begitu buruk dan race kedua rasa percaya diri saya meningkat. Setidaknya saya mampu memberikan umpan balik kepada mekanik Double R," kata Sean.
Pemilik Double R Racing, Anthony 'Boyo' Hieatt, yang juga selaku mekanik Sean, mengakui bahwa tidak satu pun dari tiga pebalapnya yang sudah mengenal sirkuit tersebut.
"Perlombaan di Hockenheim merupakan medan lomba yang keras untuk dipelajari. Tapi saya kira Sean melakukan kemajuan yang bagus," tuturnya.
Perlombaan berikutnya diadakan di kandang tim Double R di Inggris, yakni di Sirkuit Brands Hatch, pada 18-19 Mei, dan Sean diharapkan tampil lebih baik di antara para pebalap berpengalaman lainnya. (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 05:24Man of the Match Belanda vs Jepang: Virgil van Dijk
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 05:21Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Tanjung Verde
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 04:21Link Streaming Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia
BERITA LAINNYA
-
otomotif 14 Juni 2026 21:49Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

























