
Nexify - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, tak malu-malu mengakui proses adaptasinya Ducati Desmosedici GP23 berjalan lamban menjelang MotoGP 2024. Ia yakin ia butuh waktu lebih, tetapi tetap optimistis, apalagi jika mengingat-ingat apa yang terjadi pada Jorge Lorenzo dan Alex Marquez.
Hari-hari Marquez dalam tes pramusim di Sepang, Malaysia, 6-8 Februari 2024, memang penuh lika-liku. Pada hari pertama, ia tiga kali mengalami kendala teknis, sehingga harus menjalani begitu banyak lap pada hari kedua demi mengejar ketertinggalan. Pada hari ketiga, progresnya pun membaik.
Delapan kali juara dunia ini mengakhiri tes di posisi 6 dengan margin 0,588 detik dari Pecco Bagnaia (Ducati Lenovo Team), yang mencatat 1'56,682. Marquez pun masih berusaha mencari gaya balap yang alami dalam mengendarai GP23, dan harus melupakan gaya balapnya di Honda selama 11 tahun.
Jorge Lorenzo Butuh 1,5 Tahun Adaptasi di Ducati

Di lain sisi, Marquez merasa dirinya harus tetap telaten dan sabar dalam menjalani proses adaptasi ini. Ia teringat Lorenzo, yang membela Ducati Team pada 2017 usai sembilan musim membela Yamaha. Lorenzo diketahui butuh 1,5 tahun beradaptasi sebelum menang dengan Ducati.
"Saya harap bisa mengendarai Ducati dengan insting, tetapi ini butuh waktu. Saat Jorge Lorenzo naik Ducati, semua orang bilang ia takkan bisa beradaptasi. Namun, kemudian ia mulai menang pada pertengahan musim berikutnya," ungkap Marquez kepada Crash.net pada Kamis (8/2/2024).
"Tahun lalu, adik saya memulai musim tidak terlalu baik, lalu membaik pada tengah musim. Jadi, kita lihat nanti apakah saya bisa mencapai level yang tinggi. Tentu saja level saya sudah baik, tetapi tidak cukup. Agar lebih cepat, Anda harus terus berada di trek," lanjutnya.
Bisa Jadi Masalah saat Pekan Balap

Pembalap berusia 30 tahun asal Spanyol ini juga menyatakan dirinya masih belum tahu cara ideal untuk mencari catatan waktu yang menjanjikan bersama GP23, yang karakternya jauh berbeda dari Honda RC213V. Menurutnya, jika ia tak segera mencari tahu, maka akan jadi masalah ketika balapan dimulai.
"Bersama Honda, usai dua run, saya sudah bisa meraih catatan yang baik. Di sini, dalam tiga hari, saya butuh banyak waktu untuk meraih lap yang baik. Dalam sebuah tes, ini bisa diterima, tetapi tidak saat pekan balap. Saya harus memahami cara melaju lebih cepat demi meraih catatan yang baik," tutupnya.
Marquez dan para pembalap MotoGP lainnya akan kembali turun lintasan dalam tes pramusim Lusail, Qatar, pada 19-20 Februari 2024. Sebagai catatan, trek ini merupakan kekuasaan Gresini Racing, yang meraih kemenangan bersama Enea Bastianini dan Fabio di Giannantonio dalam dua musim terakhir.
Sumber: Crashnet
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 11:00Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 11:00Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
-
Liga Inggris 11 Juli 2026 09:30Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
BERITA LAINNYA
-
otomotif 7 Juli 2026 19:017 Pembalap Yamaha Borong IMI Awards 2026
SOROT
-
Liputan6 11 Juli 2026 10:45KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka Pemerasan
-
Liputan6 11 Juli 2026 09:38Bupati Gowa Pastikan Hadiri Sidang Pansus Hak Angket
-
Liputan6 11 Juli 2026 00:40Prabowo: Hukum Bukan Untuk Orang Kuat dan Kaya Saja
-
Liputan6 11 Juli 2026 00:33Polri Periksa 15 Saksi Kasus Korupsi, 2 Orang dari Rumah Jampidsus
-
Liputan6 10 Juli 2026 23:06Daftar Barang Bukti Disita Polisi dari 12 Lokasi Penggeledahan
-
Liputan6 10 Juli 2026 22:27Polisi Tak Tampilkan Foto Hasil Geledah Rumah Sentul, Ini Alasannya
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























